Kebiasaan Manis Berlebihan Bisa Ganggu Kinerja Otak
Konsumsi gula dan karbohidrat berlebih bisa ganggu otak dan picu masalah mental, ini penjelasannya.
Jogging - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Olahraga yang dilakukan pada pagi hari disebut memiliki dampak lebih nyata terhadap penurunan berat badan dibandingkan waktu lainnya. Temuan ini muncul dari penelitian yang menunjukkan perbedaan indeks massa tubuh dan lingkar pinggang pada pelaku olahraga di waktu berbeda.
Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Obesity dan dikutip dari Medical Daily, Kamis (26/3/2026) ini menyoroti bahwa rutinitas latihan di pagi hari, terutama antara pukul 07.00 hingga 09.00, berkaitan dengan hasil kebugaran yang lebih optimal dibandingkan olahraga siang atau malam.
Data Penelitian dan Hasilnya
Penelitian ini menganalisis data dari 5.285 peserta dalam Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional yang dilakukan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) pada periode 2003 hingga 2006.
Para peserta diminta menggunakan pelacak aktivitas selama sepuluh jam atau lebih setiap hari dalam rentang empat hingga tujuh hari. Peneliti kemudian membandingkan indeks massa tubuh (IMT) dan lingkar pinggang berdasarkan waktu olahraga.
Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok yang berolahraga di pagi hari memiliki rata-rata IMT sebesar 27,5. Sementara itu, kelompok yang berolahraga pada siang hingga sore hari mencatat rata-rata IMT lebih tinggi, yakni 28,3.
Temuan ini tetap konsisten tanpa dipengaruhi faktor lain seperti jenis kelamin, etnis, tingkat pendidikan, hingga kebiasaan merokok atau konsumsi alkohol.
Waktu Latihan dan Pola Hidup
Penulis utama penelitian, Tongyu Ma yang merupakan asisten profesor ilmu rehabilitasi di Universitas Politeknik Hong Kong, menyebutkan bahwa temuan ini masih akan dikaji lebih lanjut untuk memahami hubungan langsung antara waktu olahraga dan penurunan berat badan.
Di sisi lain, psikolog klinis Rebecca Krukowski menilai olahraga pagi memiliki keuntungan dari sisi konsistensi. Jadwal pagi dinilai lebih minim gangguan dibandingkan waktu lain dalam sehari.
Menurutnya, aktivitas seperti email, panggilan telepon, atau rapat kerap menjadi faktor yang mengganggu rutinitas olahraga jika dilakukan di siang atau malam hari.
Dampak bagi Kebiasaan Sehari-hari
Dengan temuan ini, olahraga pagi menjadi pilihan yang dinilai lebih efektif bagi mereka yang ingin menjaga berat badan. Selain berdampak pada hasil fisik, waktu latihan juga memengaruhi konsistensi seseorang dalam menjalani rutinitas sehat.
Meski demikian, para peneliti menekankan bahwa faktor lain seperti pola makan dan gaya hidup tetap berperan penting dalam menentukan hasil akhir dari program penurunan berat badan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Medical Daily
Konsumsi gula dan karbohidrat berlebih bisa ganggu otak dan picu masalah mental, ini penjelasannya.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.
Jadwal misa dan ibadah Kenaikan Yesus 2026 di Jogja lengkap dari Kotabaru, Ganjuran hingga GKJ Ambarrukmo.