Prabowo Sebut Ada Penolakan B50 karena Kepentingan Impor BBM
Prabowo mengungkap ada pihak yang menolak B50 karena dinilai ingin Indonesia tetap impor BBM. B50 disebut hemat devisa hingga Rp170 triliun.
Sandyakala Ratu Malang/Harian Jogja-Hengki Irawan
Lurah Sandika menjatuhkan diri berlutut menyembah, lalu menangis.
“Prajurit macam apa ini? Tidak sepatutnya seorang penggawa menangis!” bentak Ki Juru Martani. “Seka air matamu. Bicara yang jelas.”
Raden Rangga tertawa.
“Lurah itu suruh pakai kemban saja,” ujarnya tersenyum, tapi anak muda bengal itu buru-buru menundukkan muka ketika ayahandanya menengok ke arahnya dengan dahi berkerut.
“Ampun beribu ampun, sinuhun. Hamba tidak mampu menahan runtuhnya waspa karena kesedihan yang tidak tertahankan. Hamba diutus Demang Ki Suradipa untuk menyampaikan berita duka, gusti sinuhun,” ujar Lurah Sandika sambil menyusut air mata.
“Katakanlah apa yang menjadi tugasmu.” Panembahan Senopati berkata lembut.
Lurah Sandika kembali hatur sungkem.
“Terjadi peristiwa mengenaskan di dalam gedung kademangan, gusti sinuhun. Di Langen Sari, Demang Suradipa sedang menjamu dua tamu agung, tiba-tiba datang gerombolan penyamun di bawah pimpinan seorang pemuda sakti bernama Damar. Mereka berteriak-teriak dengan kasar kemudian menyerang Gusti Pangeran Arumbinang dan Ki Ageng Permana yang bersama ki demang dan garwanya sedang menikmati andrawina,” tutur Lurah Sandika.
“Hm anak ringkih,” sela Raden Rangga yang langsung menunduk karena Ki Juru Martani dan Panembahan Senopati memandang marah.
“Teruskan laporanmu.”
“Gusti Pangeran Arumbinang dan Ki Ageng Permana tewas oleh kekejaman Damar, dan gusti demang sendiri terluka lengannya.”
“Ya Jagat Dewa Batara,” seru Panembahan Senopati sambil menggunakan tangan kanan menyentuh dada kirinya untuk menenteramkan hati. Benar gusti prabu kesaktiannya seolah tidak tepermanai;- benar pengampu Mataram Baru itu menep batinnya; Namun demi mendengar putra kesayangannya, walau lahir dari seorang selir, Pangeran Arumbinang tewas mengenaskan, duka dan murka membuat dadanya sesak.
“Coba tuturkan lebih jelas,” ujar sareh Ki Juru Martani.
Lurah Sandika menyembah.
“Kemaren malam, Demang Suradipa duduk berempat di taman, dengan Nimas Lembah, Gusti Pangeran Arumbinang dan Ki Ageng Permana. Di seputar Langen Sari tidak ada sesuatu yang mencurigakan. Para pengawal duduk di pos penjagaan. Sekonyong-konyong pemberontak Damar beserta kawan-kawannya datang menyerbu. Kedua tamu agung maju membantu, namun keduanya terbunuh di ujung keris Damar, dan..”
“Begitu saktikah Damar?” sergah Raden Rangga dengan sorot matanya yang aneh. Anak muda itu tidak begitu peduli akan kematian Pangeran Arumbinang yang dianggapnya rapuh. Ia justru tertarik sekali dengan kadigdayan seorang pemuda yang mampu membunuh dua orang dan melukai Ki Suradipa yang sakti.
“Benar,” tandas Lurah Sandika.
“Ramanda prabu, perkenankan hamba pergi menangkap Damar,” Raden Rangga berujar dengan muka merah. Ki Juru Martani memandang muridnya dengan sorot mata menegur. Benar Rangga murid kinasihnya, tapi tokoh sepuh yang waskita itu menangkap “nada gembira” dalam ucapan Rangga. Ia paham, muridnya bukan berniat membalas dendam kematian saudara tirinya. Anak nakal yang hobi berkelahi itu tujuannya satu: mengadu kasekten.
BERSAMBUNG: Sandyakala Ratu Malang-Bagian 047
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prabowo mengungkap ada pihak yang menolak B50 karena dinilai ingin Indonesia tetap impor BBM. B50 disebut hemat devisa hingga Rp170 triliun.
Kepala BGN Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis dijalankan secara transparan tanpa rapat rahasia dan konflik kepentingan.
Danantara membuka pendaftaran Lenders Panel untuk pembiayaan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik hingga 28 Juli 2026.
Dinsos Bantul memperkuat pengawasan dan pembinaan anak jalanan untuk mencegah eksploitasi anak di sejumlah titik rawan.
Pemerintah menyiapkan akses tol untuk Kawasan Industri Kendaraan Nasional di Subang guna mendukung manufaktur kendaraan listrik nasional.
BI dan pemerintah memperkuat GPIPS untuk mengendalikan inflasi pangan dan mengantisipasi dampak El Nino di berbagai wilayah Indonesia.