Advertisement
Mana yang Lebih Sehat, Daging Asli atau Daging Nabati?
Pedagang memotong daging ayam di lapaknya di Pasar Kosambi Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/1). - JIBI/Rachman
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Restoran yang menyediakan makanan cepat saji seperti Burger King mulai mengeluarkan menu alternatif untuk para penggemar makanan sehat yaitu dengan nama Impossible Whopper. Sementara KFC juga memperkenalkan produk dengan daging ayam nabati.
Mereka mengklaim penggunaan produk nabati sebagai ganti daging hewan memiliki khasiat yang lebih sehat. Benarkah seperti itu?
Advertisement
Sejauh ini telah banyak penelitian komprehensif berskala besar telah meneliti tentang siapa yang lebih sehat dan memiliki usia lebih panjang antara orang yang lebih banyak mengonsumsi sayuran atau daging.
Dilansir dari Healthline, Rabu (4/9/2019) salah satu penelitian yang dilakukan melibatkan lebih dari 73.000 orang menemukan bahwa diet vegetarian dikaitkan dengan tingkat kematian dini yang lebih rendah.
BACA JUGA
Penelitian lain dari Mercy Medical Center di Baltimore, Amerika Serikat juga menemukan bahwa orang yang makan makanan vegan memiliki risiko semua jenis kanker yang lebih rendah. Sementara, umumnya konsumsi daging dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker.
Selain itu, penelitian tersebut juga menegaskan bahwa orang yang makan makanan nabati memiliki risiko lebih rendah untuk penyakit hipertensi, diaetes, dan penyakit jantung. Mengkonsumsi makanan nabati juga membantu menurunkan berat badan dan mengurangi beberapa penyakit kronis.
Mahmoud Ghannoum, Direktur Center for Medical Mycology di Case Western Reserve University mengatakan pilihan untuk mengonsumsi makanan alternatif seperti daging nabati merupakan upaya penghindaran masyarakat terhadap konsumsi daging yang menimbulkan sejumlah risiko kesehatan.
“Dalam hal ini, makan daging nabati cukup aman dan masuk akal. Akan tetapi, alternatif daging ini merupakan makanan olahan juga, yang tidak sesehat mengonsumsi sayur-sayuran segar,” katanya.
Proses pengolahan makanan alternatif, tak bisa lepaskan dari garam dan lemak yang cukup banyak digunakan. Selain itu, penambahan minyak untuk rasa dan kelembapan juga membuatnya tidak ideal untuk dikonsumsi beberapa orang dengan jenis penyakit tertentu.
Selain itu, beberapa roti nabati juga memiliki lebih banyak natrium daripada daging sapi. Asupan natrium yang tinggi adalah faktor risiko penyakit jantung, stroke, dan penyakit kardiovaskular lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com/Healthline
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
4 Orang Tewas Berjatuhan, Lokasi Proyek Gedung Maut di Jaksel Sepi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
Advertisement
Advertisement








