Wabah Ebola, CDC Afrika Keluarkan Peringatan Dini untuk 10 Negara
Wabah Ebola di Kongo meluas, CDC Afrika keluarkan peringatan dini untuk 10 negara. Simak update status kewaspadaan dan langkah penanganannya di sini.
Baskara Putra atau Hindia/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA — Musisi Baskara Putra, yang lebih dikenal dengan nama panggung Hindia, secara resmi mengumumkan proyek ambisius adaptasi album debut studionya, "Menari dengan Bayangan", ke dalam format film layar lebar. Dalam produksi ini, Baskara sendiri akan mengambil peran sebagai produser eksekutif.
Pengumuman ini disampaikan melalui pernyataan tertulis di Jakarta pada Jumat (3/4/2026). “Perjalanan baru bagi 'Menari dengan Bayangan' yang akan hadir dalam medium baru bersama Palari Films,” ungkap Baskara.
Sentuhan Dingin Sutradara Terbaik FFI
Album yang dirilis pertama kali pada 2019 dan melambungkan hit seperti "Rumah ke Rumah" ini akan mendapat sentuhan sinematik dari sutradara kenamaan, Edwin. Nama Edwin sudah tidak asing di industri film tanah air seusai meraih Piala Citra kategori Sutradara Terbaik lewat film Posesif (2017).
Edwin akan menggarap film ini di bawah bendera Palari Films, rumah produksi yang ia dirikan bersama Meiske Taurisia dan Muhammad Zaidy. Kolaborasi ini dinilai sangat menjanjikan mengingat rekam jejak Edwin yang kerap membawa karya-karyanya ke festival film internasional bergengsi.
Proyeksi Ambisius Satu Dekade Palari Films
Proyek adaptasi ini menjadi bagian penting dari tonggak perjalanan sepuluh tahun Palari Films. Rumah produksi ini dikenal memiliki proyeksi melahirkan 10 karya inovatif selama satu dekade, mulai dari film panjang, serial, hingga antologi film pendek.
Seusai mencatatkan prestasi lewat Aruna dan Lidahnya (2018) di Berlin International Film Festival, Palari Films mencapai puncak prestisius lewat film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021). Film tersebut berhasil memenangi penghargaan utama "Golden Leopard" di Locarno Film Festival, Swiss.
Harapan Penggemar dan Musisi
Baskara Putra mengaku merasa terhormat dapat menjadi bagian dari perjalanan kreatif Palari Films. Ia menilai rumah produksi tersebut selalu mampu menciptakan karya yang relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.
“Bagi saya, Palari Films adalah salah satu rumah produksi yang mampu menciptakan karya-karya yang selalu inovatif, relevan, dan membicarakan apa yang tengah terjadi di masyarakat,” tambah Baskara.
Seusai pengumuman resmi ini, para pecinta musik dan film nasional kini menantikan bagaimana lirik-lirik emosional dalam album tersebut diterjemahkan ke dalam visual. Dengan arahan sutradara berkelas internasional, film ini diharapkan memberikan pengalaman sinematik yang tak kalah menggugah dari versi audionya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wabah Ebola di Kongo meluas, CDC Afrika keluarkan peringatan dini untuk 10 negara. Simak update status kewaspadaan dan langkah penanganannya di sini.
Isu pocong berkeliaran di Kulonprogo viral di media sosial. Polisi memastikan kabar tersebut hoaks dan meminta warga tidak panik.
Bareskrim Polri menyelidiki blackout massal di Sumatera setelah putusnya jaringan SUTET di Jambi memicu gangguan listrik luas.
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Timnas Iran resmi pindahkan markas latihan Piala Dunia 2026 dari Arizona ke Tijuana, Meksiko. Mehdi Taj sebut langkah ini imbas ketegangan geopolitik.
Daftar mobil mesin di bawah 1.400 cc yang irit BBM dan pajak ringan cocok untuk keluarga muda dan pemakaian harian.