Advertisement

Air Putih Tidak Selalu Menyehatkan, Kenali Bahayanya

Chelin Indra Sushmita
Selasa, 19 Maret 2019 - 23:37 WIB
Nina Atmasari
Air Putih Tidak Selalu Menyehatkan, Kenali Bahayanya Ilustrasi minum air putih (Pictagram)

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA – Air merupakan komponen utama dalam tubuh. Bukan hanya memaksimalkan kerja organ vital, air juga bermanfaat menyeimbangkan cairan di dalam tubuh agar terhindar dari risiko dehidrasi. Namun, kurang atau kebanyakan minum air putih sama-sama berakibat buruk bagi tubuh, khususnya ginjal.

Konsumsi air putih harus benar-benar diperhatikan. Guna memenuhi cairan tubuh, manusia membutuhkan 1,5 sampai 2,5 liter air setiap hari. Tapi, bila dikonsumsi berlebihan, cairan yang menumpuk di dalam tubuh menyebabkan keracunan cairan alias hyponatremia yang mengakibatkan gangguan kesehatan. Selain itu, apa saja dampak buruk dari konsumsi air putih berlebihan? Simak ulasan yang dihimpun dari NDTV, Jumat (15/3/2019), berikut:

Advertisement

Gangguan jantung

Jantung merupakan organ vital yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Namun, konsumsi air berlebihan menyebabkan volume darah meningkat sehingga memberatkan kerja jantung. Hal ini berdampak buruk pada peningkatan tekanan pada pembuluh darah yang bisa berakibat gangguan jantung serius.

Pembengkakan sel tubuh

Asupan air yang terlalu banyak menyebabkan pengenceran darah sehingga kadar elektrolit lebih rendah dari yang ada di dinding sel. Guna mengembalikan keseimbangannya, air akan mengisi sel tubuh sehingga menyebabkan pembengkakan. Dalam kondisi terburuk, hal ini mengakibatkan masalah serius, seperti kejang dan mual.

Gangguan ginjal

Minum terlalu banyak air memicu gangguan ginjal. Pengenceran darah yang terjadi membuat ginjal tidak mampu menyaring sampah dengan baik untuk menjaga keseimbangan natrium. Hal ini menyebabkan kelelahan, mual, dan sering buang air kecil.

Buang air kecil berlebihan

Terlalu banyak asupan air membuat saluran kencing bekerja lebih keras. Hal ini berdampak pada meningkatnya frekuensi air seni. Selain itu, hal ini berdampak pada dehidrasi karena terlalu banyak cairan yang terbuang bersama urine.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Solopos.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Rest Area Tol Akan Ditata Ulang Setelah Lebaran

Rest Area Tol Akan Ditata Ulang Setelah Lebaran

News
| Sabtu, 28 Maret 2026, 13:17 WIB

Advertisement

Dua Restoran Indonesia Tembus 50 Daftar Terbaik Asia

Dua Restoran Indonesia Tembus 50 Daftar Terbaik Asia

Wisata
| Sabtu, 28 Maret 2026, 12:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement