Libur Sekolah, Penumpang Whoosh Tembus 573.780 Orang
KCIC mencatat 573.780 penumpang menggunakan Whoosh selama libur sekolah 13 Juni-12 Juli 2026. Volume harian naik 26,5 persen.
Ilustrasi menonton televisi/Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA--Aktivitas menonton di ponsel maupun televisi semakin digemari seiring hadirnya beragam aplikasi streaming yang menawarkan tontonan film dan serial TV. Namun perlu hati-hati karena sebuah studi menunjukkan bahwa menghabiskan lebih dari 3,5 jam sehari untuk menonton TV dapat menyebabkan kepikunan.
Penurunan fungsi memori otak ini bisa terjadi di usia 50-an ke atas. Hal ini diungkapkan peneliti dari University College London yang menganalisis 3.600 responden berusia 50 tahunan selama enam tahun. Peneliti menemukan, menonton TV membuat orang kehilangan waktu untuk melakukan kegiatan yang dapat mengasah otak seperti membaca koran atau mengisi teka teki silang.
Mereka yang menonton televisi diatas 3,5 jam setiap hari selama enam tahun mengalami penurunan memori sebesar 10%. Sementara pada mereka yang menonton kurang dari 3,5 jam setiap hari hanya mengalami penurunan fungsi memori sebesar 5%. Para ahli menyimpulkan bahwa terlalu banyak menonton televisi tampaknya memicu hilangnya kekuatan otak.
"Secara keseluruhan ini menunjukkan bahwa orang dewasa di atas usia 50 harus mengimbangi kegiatan menonton televisi dengan kegiatan lain, seperti membaca koran, mendengarkan musik, atau berinteraksi sosial," ujar Daisy Fancourt selaku peneliti utama.
James Pickett, Kepala Riset di Alzheimer\'s Society, menegaskan kembali bahwa penelitian ini tidak menunjukkan bahwa menonton TV langsung menyebabkan demensia atau kepikunan, namun hanya meningkatkan risikonya.
"Jika Anda ingin menurunkan risiko kepikunan, maka durasi menonton televisi lebih baik digunakan untuk berolahraga, menghabiskan waktu bersama orang-orang yang dicintai, atau belajar hobi baru," tandas Pickett.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
KCIC mencatat 573.780 penumpang menggunakan Whoosh selama libur sekolah 13 Juni-12 Juli 2026. Volume harian naik 26,5 persen.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 16 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
ORI DIY menyoroti penanganan dugaan pelecehan seksual di tiga perguruan tinggi swasta di Jogja dan meminta penguatan sistem pengaduan.
Robert Lewandowski mengungkap alasan memilih bergabung dengan Chicago Fire di MLS setelah meninggalkan Barcelona usai empat musim.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 16 Juli 2026. Tarif tetap Rp8.000 dengan keberangkatan dari Jogja mulai pukul 05.05 WIB hingga 22.35 WIB.
KPK menyambut positif pembentukan tim penyidik Kejagung untuk menangani kasus Febrie Adriansyah yang kini masih berstatus saksi.