Band Modern Rock 24 Degrees Rilis EP Perjalanan
Band modern rock asal Jogja, 24 Degrees, meluncurkan minialbum atau extended play (EP) berjudul Perjalanan yang bermaterikan lima lagu.
Der Jager.-Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Der Jager segera memasuki babak baru sebagai sebuah band heavy metal. Band cadas asal Jogja itu akan merilis album perdana mereka, Rocktuary, dalam sebuah konser khusus di Kedai Kebun Forum, Tirtodipuran, Jogja, pada Senin (4/3/2019).
Selama lima tahun berkarya dan melewati pergantian personel, Der Jager kini berformasikan Dendi Satriyo di vokal, Leokunto gitar, Yadi Darmawan bass dan Dany Pangarso sebagai penggebuk dram. Selama setahun digarap, Rocktuary akan dikenalkan dalam konser khusus itu.
Kunto menuturkan dalam konser khusus itu, Der Jager bakal merilis album fisik berupa cakram padat. “Cuma rilisnya terbatas, sekitar 100 keping cakram padat,” ungkapnya kepada Harian Jogja, Kamis (28/9).
Rencananya, Der Jager bakal menghadirkan bintang tamu Hendi Something Wrong, Blangkon Sangkakala dan Amar JB Blues, untuk bermusik bersama di panggung. “Tidak dipungut biaya untuk bisa menonton konser rilis album kami,” papar Kunto.
Di Kedai Kebun, Der Jager bakal menampilkan seluruh lagu yang ada di album Rocktuary. Lagu-lagu yang mereka hadirkan bertemakan kritik sosial, kehidupan sehari-hari, kemanusiaan sampai pesta-pesta yang para personel lewati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuding Rusia berencana mendatangkan 30.000 tentara Korea Utara dan menambah kerja sama militer dengan Pyongyang.
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.