Viral 5 Anggota TNI Diserang Massa di Kebun Sawit Sarolangun Jambi, Ini Kronologinya
Lima anggota TNI diserang massa di Sarolangun, Jambi. Danrem 042/Garuda Putih memastikan pelaku diproses sesuai hukum.
Ilustrasi smartphone/Ist
Harianjogja.com, JOGJA- Semakin banyak aplikasi yang bisa diakses menggunakan telepon selular membuat manusia semakin bergantung pada alat komunikasi canggih ini.
Tak heran, orang semakin lama menghabiskan waktu mereka dengan menatap layar ponselnya untuk mengirim pesan kepada teman-teman, mengejar berita, membaca buku, dan bekerja. Tapi apakah Anda tahu bahwa cahaya layar ponsel itu berbahaya untuk kesehatan mata?
Melansir dari Hello Magazine, Senin (14/01/2019). Sebuah penelitian baru yang dilakukan oleh para ilmuan Unversity of Teledo di Amerika, mengungkapkan bahwa cahaya biru dari perangkat elektronik seperti ponsel, laptop, hingga tablet dapat merusak mata Anda.
Hal yang menakukannya lagi bahwa cahaya tertentu dapat menyebabkan sel-sel fotoreseptor di retina mati, atau dikenal sebagai degenerasi makula yang menyebabkan kebutaan loh.
Menurut Dr. Ajith Karunarathne, asisten profesor di Departemen Kimia dan Biokimia UT, Unversity of Teledo , "Kami terpapar cahaya biru terus menerus, kornea mata dan lensa tidak dapat menghalangi atau memantulkannya. Cahaya biru pada perangkat tersebut dapat merusak penglihatan kita dengan merusak retina mata. Eksperimen kami menjelaskan bagaimana ini terjadi, dan kami berharap ini mengarah pada terapi yang memperlambat degenerasi makula, seperti jenis baru tetes mata."
Namun, para ilmuwan menemukan bahwa paparan cahaya biru pada layar seperti ponsel menyebabkan retina rusak dan memicu reaksi yang menghasilkan molekul kimia beracun dalam sel fotoreseptor. Pada dasarnya, cahaya biru membuat retina membunuh sel fotoreseptor yang kita butuhkan untuk penglihatan dan bahkan lebih mengkhawatirkannya lagi, sel tersebut tidak dapat beregenerasi.
Jangan khawatir, para peneliti telah menemukan bahwa molekul \'alpha tocopherol\' yang berasal dari vitamin E, dapat mencegah kematian sel. Dr John Payton, asisten profesor tamu di Departemen Kimia dan Biokimia UT, mengatakan, "Jika Anda melihat jumlah cahaya yang keluar dari ponsel Anda, itu tidak bagus tetapi tampaknya dapat ditoleransi. Beberapa perusahaan telepon seluler menambahkan filter cahaya biru ke layar, dan saya pikir itu ide yang bagus. "
Ajith Karunarathne memiliki beberapa saran lebih lanjut untuk melindungi mata Anda dari cahaya biru pada ponsel. Dia menyarankan memakai kacamata hitam untuk menyaring sinar UV dan cahaya biru di luar dan mencoba untuk tidak melihat layar dalam gelap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Lima anggota TNI diserang massa di Sarolangun, Jambi. Danrem 042/Garuda Putih memastikan pelaku diproses sesuai hukum.
PWI Pusat mendukung pengusulan Udin sebagai Pahlawan Nasional dan siap mengawal proses administratif serta jalur strategis di tingkat pusat.
ARTJOG 2026 Catat Lebih dari 87 Ribu Pengunjung, Heri Pemad Soroti Dampak bagi Ekosistem Seni dan Ekonomi Jogja
Beasiswa Santri Baznas 2026 dibuka untuk 2.500 santri dhuafa berprestasi. Setiap penerima mendapat bantuan Rp4 juta dan pembinaan.
AI makin banyak digunakan di industri gim untuk mempercepat produksi, tetapi kreator tetap dibutuhkan karena hasil AI masih perlu diperiksa dan disempurnakan.
Sembilan ulama terpilih sebagai AHWA Muktamar ke-35 NU bermusyawarah di Ndalem Mbah Wahab untuk menentukan Rais Aam PBNU 2026–2031.