Terungkap! Motif Bayi Ditinggal di KA Sancaka Solo, Ini Kronologinya
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
Ilustrasi makan/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Anda merasa sering kali lapar dan tak terkendali? Penyebabnya bisa macam-macam.
Mulai dari stres, kurang minum air, kurang tidur hingga masalah kesehatan lain. Namun, makan yang berlebihan juga bisa menimbulkan penyakit.
Rasa lapar dikendalikan oleh tiga hormon yakni insulin, ghrelin dan leptin. Saat Anda tidak makan selama lebih dari tiga hingga empat jam, tingkat insulin menurun karena tidak ada glukosa. Saat ini terjadi, ghrelin akan disekresikan di dalam tubuh untuk memicu rasa lapar. Setelah kita makan, kadar gula dalam tubuh memicu hormon leptin yang menahan rasa lapar. Hormon leptin berperan dalam menghentikan rasa lapar dan mengendalikan massa tubuh, tetapi jika Anda makan berlebihan, itu mengarah ke resistensi leptin dan Anda terus makan berlebihan.
Lapar ada dua jenis, yaitu fisik dan mental. Ketika Anda merasa lapar karena kurangnya gula darah, itu disebut rasa lapar fisik, tetapi ketika Anda masih merasa lapar meski makan dengan baik karena faktor emosional, itu disebut lapar mental. Yang terakhir membuat Anda makan berlebihan dan memicu masalah seperti obesitas dan penyakit yang terkait dengannya.
Untuk itu, Anda perlu mengontrol rasa lapar, seperti dilansir Boldsky, berikut ini kiatnya:
Saat berencana untuk hidup sehat, Anda harus benar-benar fokus dan disiplin. Anda harus memiliki target dan juga beri tenggat waktu agar selalu termotivasi.
Sangat penting untuk merasa kenyang dengan makanan dan minuman yang sehat agar tidak makan berlebihan atau merasa lapar. Secangkir teh hijau atau kopi hitam membantu dalam menahan rasa lapar. Anda juga dapat memilih kopi tanpa kafein untuk membuatnya lebih sehat.
Protein sangat bagus untuk membuat Anda kenyang. Melakukan hal itu juga akan membantu Anda kenyang lebih lama. Protein membutuhkan waktu untuk dicerna, itu berguna dalam membangun otot-otot tanpa lemak dan juga meningkatkan tingkat metabolisme. Kacang-kacangan, tahu, dada ayam adalah beberapa makanan kaya protein yang dapat Anda masukkan ke dalam menu.
Sarapan akan membuat Anda kenyang dan berenergi. Secara otomatis akan mengurangi keinginan Anda untuk makan lebih banyak.
Serat membantu dalam meningkatkan pencernaan sekaligus mencegah penyerapan lemak di tubuh dan membuat Anda tetap kenyang. Serat juga sangat baik untuk usus. Masukkan biji-bijian, buah dan sayur dalam menu harian Anda. Itu akan membuat Anda merasa lebih kenyang dan menyehatkan.
Anda harus minum air yang banyak terutama jika merasa lapar lagi. Dengan melakukannya, secara otomatis akan membuat Anda merasa kenyang dan bebas kalori. Meminum air juga membuat Anda terhidrasi, meningkatkan gerakan usus, mengurangi sembelit dan baik untuk kulit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
GKJ Wonocatur Bantul menahbiskan Andreas Kurnianto sebagai pendeta baru. Momentum ini diharapkan memperkuat pelayanan gereja, toleransi, dan kerukunan antarumat
Pendaftaran Magang Nasional 2026 resmi dibuka hingga 28 Juli. Simak syarat, cara daftar, dokumen yang wajib disiapkan, jadwal seleksi, dan estimasi gaji peserta
8 juta tanda tangan tuntut Argentina didiskualifikasi Piala Dunia 2026. Tudingan wasit & FIFA berpihak ke Messi memanas setelah kemenangan kontroversial lawan M
BCA buka Beasiswa PPBP & PPTI 2027. Kuliah gratis 2,5 tahun, uang saku, asrama, laptop, dan peluang kerja. Pendaftaran hingga 20 Oktober 2026. Cek syaratnya!
Penampilan impresif Timnas Tanjung Verde di Piala Dunia 2026 memicu lonjakan minat wisatawan dunia. Negara kepulauan di Afrika Barat ini menawarkan pantai tropi