BEI Hapus Batas Rp50, Saham GOTO Bisa Turun ke Rp1
BEI berencana menghapus batas minimum Rp50. Saham GOTO secara teori bisa turun hingga Rp1, tetapi tetap bergantung pada fundamental.
Ilustrasi makan/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Anda merasa sering kali lapar dan tak terkendali? Penyebabnya bisa macam-macam.
Mulai dari stres, kurang minum air, kurang tidur hingga masalah kesehatan lain. Namun, makan yang berlebihan juga bisa menimbulkan penyakit.
Rasa lapar dikendalikan oleh tiga hormon yakni insulin, ghrelin dan leptin. Saat Anda tidak makan selama lebih dari tiga hingga empat jam, tingkat insulin menurun karena tidak ada glukosa. Saat ini terjadi, ghrelin akan disekresikan di dalam tubuh untuk memicu rasa lapar. Setelah kita makan, kadar gula dalam tubuh memicu hormon leptin yang menahan rasa lapar. Hormon leptin berperan dalam menghentikan rasa lapar dan mengendalikan massa tubuh, tetapi jika Anda makan berlebihan, itu mengarah ke resistensi leptin dan Anda terus makan berlebihan.
Lapar ada dua jenis, yaitu fisik dan mental. Ketika Anda merasa lapar karena kurangnya gula darah, itu disebut rasa lapar fisik, tetapi ketika Anda masih merasa lapar meski makan dengan baik karena faktor emosional, itu disebut lapar mental. Yang terakhir membuat Anda makan berlebihan dan memicu masalah seperti obesitas dan penyakit yang terkait dengannya.
Untuk itu, Anda perlu mengontrol rasa lapar, seperti dilansir Boldsky, berikut ini kiatnya:
Saat berencana untuk hidup sehat, Anda harus benar-benar fokus dan disiplin. Anda harus memiliki target dan juga beri tenggat waktu agar selalu termotivasi.
Sangat penting untuk merasa kenyang dengan makanan dan minuman yang sehat agar tidak makan berlebihan atau merasa lapar. Secangkir teh hijau atau kopi hitam membantu dalam menahan rasa lapar. Anda juga dapat memilih kopi tanpa kafein untuk membuatnya lebih sehat.
Protein sangat bagus untuk membuat Anda kenyang. Melakukan hal itu juga akan membantu Anda kenyang lebih lama. Protein membutuhkan waktu untuk dicerna, itu berguna dalam membangun otot-otot tanpa lemak dan juga meningkatkan tingkat metabolisme. Kacang-kacangan, tahu, dada ayam adalah beberapa makanan kaya protein yang dapat Anda masukkan ke dalam menu.
Sarapan akan membuat Anda kenyang dan berenergi. Secara otomatis akan mengurangi keinginan Anda untuk makan lebih banyak.
Serat membantu dalam meningkatkan pencernaan sekaligus mencegah penyerapan lemak di tubuh dan membuat Anda tetap kenyang. Serat juga sangat baik untuk usus. Masukkan biji-bijian, buah dan sayur dalam menu harian Anda. Itu akan membuat Anda merasa lebih kenyang dan menyehatkan.
Anda harus minum air yang banyak terutama jika merasa lapar lagi. Dengan melakukannya, secara otomatis akan membuat Anda merasa kenyang dan bebas kalori. Meminum air juga membuat Anda terhidrasi, meningkatkan gerakan usus, mengurangi sembelit dan baik untuk kulit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BEI berencana menghapus batas minimum Rp50. Saham GOTO secara teori bisa turun hingga Rp1, tetapi tetap bergantung pada fundamental.
Lima tokoh disebut masuk bursa Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, pengalaman, dan gagasan para kandidat dalam Muktamar ke-35 NU.
YOT VI di GOR UNY diikuti 5.200 karateka. Ajang ini menjadi wadah pembinaan atlet usia dini hingga kompetisi tingkat internasional.
Tiga karya budaya Sleman resmi ditetapkan sebagai WBTb nasional 2025, yakni Reog Keprajuritan, Sruntul, dan Bebek Bacem Nglengis.
Gus Rozin menghormati mekanisme AHWA dalam pemilihan Ketum PBNU dan mengajak warga NU menjaga persatuan setelah keputusan Muktamar ke-35.
Komisi III DPR RI merumuskan 13 jenis tindak pidana yang menjadi sasaran RUU Perampasan Aset. Simak daftar lengkapnya.