Profil Gus Rozin Bangun BPRS untuk UMKM di Sekitar Pesantren
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Ilustrasi ponsel pintar/Reuters
Harianjogja.com, VIRGINIA—Pulang kerja masih ribet, mengurus ini itu soal kantor. Mengecek email, membalas, mengirim, mengonfirmasi. Ada risiko kesehatan mengincar Anda berdasarkan penelitian terbaru yang dilakukan Universitas Virginia Tech.
Karyawan di universitas ini diteliti dan ternyata mereka memiliki tingkat kecemasan yang bisa membahayakan kesehatan. Gara-garanya, mereka masih suka mengecek email terkait pekerjaan meski sudah lewat jam kantor. Begitu juga mereka punya kebiasaan mengecek email ketika bangun di pagi hari.
"Tuntutan kerja dan kehidupan non-kerja yang bersaing menghadirkan dilema bagi karyawan, yang memicu perasaan cemas dan membahayakan pekerjaan serta kehidupan pribadi," kata rekan penulis William Becker, profesor manajemen di Pamplin College of Business, seperti dilansir Dailymail.
Dianggap Tak Pernah Istirahat
Temuan ini menambah semakin banyaknya bukti bahwa batasan kerja fleksibel sering berubah menjadi kerja tanpa batas, yaitu atasan menganggap staf tidak akan pernah istirahat.
Kekhawatiran itu muncul dari jutaan karyawan yang membaca email sebelum mereka pergi tidur dan hal yang dilakukan pertama kali saatmereka bangun tidur.
Studi Becker menemukan kebiasaan itu menimbulkan ketegangan dan kecemasan, bagi karyawan, pasangannya, atau anak-anak mereka.
Ini adalah makalah pertama yang mengidentifikasi fenomena yang memiliki implikasi bagi pekerja kantor di seluruh dunia. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan tekanan dari bertambahnya tuntutan pekerjaan menyebabkan ketegangan dan konflik dalam hubungan keluarga.
Penelitian sebelumnya menemukan bahwa mengecek email kerja di rumah atau menerima telepon dari bos saat akhir pekan dapat merusak kesehatan.
Penelitian lain terhadap 57.000 orang menemukan bahwa lebih dari separuh orang bekerja di luar jam normal mereka.
Para peneliti menemukan bahwa mereka yang bekerja di malam hari dan akhir pekan lebih cenderung mengeluhkan insomnia, sakit kepala, kelelahan, kecemasan dan masalah perut. Masalah otot dan masalah kardiovaskular juga terkait dengan bekerja di luar jam normal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Target 3,49 juta lapangan kerja baru pada 2027 dinilai berat. Investasi padat modal dan struktur pasar kerja menjadi tantangan pemerintah.
Dortmund menang 2-0 atas Hamburg pada pekan pertama Liga Jerman. Serhou Guirassy dan Giannis Konstantelias mencetak gol kemenangan.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian membuka peluang negosiasi dengan AS dengan syarat tindakan kedua pihak harus timbal balik dan proporsional.
Dokter UMY meluruskan mitos behel, mulai dari anggapan bikin pipi tirus, tekanan lebih kuat hingga anggapan semua orang perlu kawat gigi.
Lima daerah meraih Penghargaan IKD 2026 dari PII dan Kemendagri. Maluku Utara mendapat Platinum, disusul Riau, Sragen, DKI Jakarta, dan Balikpapan.