Sapi Jumbo 1,2 Ton Asal Boyolali Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.
Ilustrasi fast food sumber lemak trans/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Lemak trans ada dua jenis yaitu yang alami dan yang buatan. Lemak trans buatan lah yang harus Anda waspadai sebab bisa menimbulkan penyakit di kemudian hari. Waspadai, simak cara menghindarinya.
Lemak trans alami diproduksi di usus hewan. Biasanya ada pada produk makanan, seperti susu dan aneka daging. Sedangkan lemak trans buatan diciptakan dalam proses industri, yang menambahkan hidrogen ke minyak nabati cair agar tampak lebih padat. Idealnya, takaran lemak trans dalam minyak sudah ditentukan oleh badan keamanan pangan di seluruh dunia, supaya tidak ada efek samping serius bila dikonsumsi.
Lemak trans ini biasanya ada dalam produk makanan tidak sehat. Seperti makanan cepat saji, makanan kemasan, pizza, donat, kue serba manis, hingga aneka gorengan dan beberapa jenis makanan yang minim nutrisi. Perusahaan pangan atau restoran benar-benar memanfaatkan kandungan lemak trans itu karena tak perlu modal banyak untuk membuat makanan lezat dan nikmat.
Padahal efek sampingnya, makanan yang mengandung tinggi lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) Anda. Dalam jangka panjang, seseorang yang terlalu sering konsumsi makanan yang mengandung lemak trans meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Lebih buruknya, diabetes tipe 2.
Temuan ini berdasarkan hasil sebuah penelitian yang dimulai pada 1990-an, yang mulai mengidentifikasi efek buruk dari lemak trans. Berdasarkan temuan ini, lemak trans umumnya ditemukan dalam makanan yang digoreng.
The American Heart Association merekomendasikan untuk mengurangi makanan yang mengandung minyak nabati terhidrogenasi parsial, agar tubuh terbebas dari risiko buruk lemak trans. Healthyforgood, merekomendasikan cara menghindari lemak trans, yaitu:
1. Mengatur Pola Diet
Lebih banyak makan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, produk susu rendah lemak, unggas, ikan dan kacang-kacangan. Batasi makan daging merah dan minuman serba manis.
2. Menggunakan Minyak Alami
Minyak alami yang dimaksud adalah minyak yang tidak dihidrogenasi seperti kanola, biji bunga matahari atau minyak zaitun lebih sering daripada minyak nabati. Aneka jenis minyak sehat itu juga bagus untuk meningkatkan kesehatan jantung dan menjaga fungsi organ tubuh lainnya dalam kehidupan sehari-hari.
3. Menghindari Makanan Manis dan Kerupuk
Donat, kue, kerupuk, muffin, pie, hingga aneka jenis roti manis adalah contoh makanan yang mengandung tinggi lemak trans. Batasi konsumsi makanan tersebut supaya membuat berat badan Anda tetap stabil dan tidak memicu penyakit serius di masa mendatang.
4. Setop Gorengan
Hindari konsumsi makanan yang serba digoreng karena di bagian tubuh Anda mudah menimbun lemak jahat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.
Sarwendah bantah keras fitnah ikut pesugihan di Gunung Kawi. Kuasa hukum sebut itu murni syuting horor dan bidik konten video Pesulap Merah.
Konsep halal tidak cukup dipahami sebatas label pada kemasan produk. Kehalalan harus dibangun dari niat dan kesadaran pelaku usaha.
Taeyang BIGBANG merilis album Quintessence setelah 9 tahun, berisi 10 lagu dan kolaborasi global lintas musisi.
xAI meluncurkan Grok Build, AI coding berbasis terminal untuk saingi Claude Code dengan fitur plan mode dan sub-agent.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.