Kim Kardashian Tawarkan Kanye West Menginap saat Natal
Kim Kardashian menawarkan Kanye West dan Bianca Censori menginap saat Natal demi menjaga kedekatan mantan suaminya dengan keempat anak mereka.
Bayi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Indonesia diproyeksikan mencatat 4,44 juta kelahiran pada 2025, menempatkannya di posisi keenam negara dengan jumlah kelahiran tertinggi di dunia. Angka tersebut berada di bawah India, Nigeria, Pakistan, Republik Demokratik Kongo, dan China jika diurutkan berdasarkan jumlah kelahiran.
Proyeksi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam World Population Prospects 2024 memperlihatkan perbedaan tren demografi di berbagai negara. Sebagian negara masih mencatat jumlah kelahiran jauh lebih tinggi daripada kematian, sedangkan negara lain mulai menghadapi penyusutan populasi akibat perubahan struktur usia penduduk.
India diperkirakan memimpin dengan 23,07 juta kelahiran pada 2025. Jumlah tersebut hampir tiga kali lipat proyeksi kelahiran di China yang mencapai 8,71 juta bayi.
Data yang divisualisasikan Julie R. Peasley dan dirilis Visual Capitalist itu membandingkan jumlah kelahiran dan kematian di 12 negara dengan proyeksi kelahiran tertinggi pada 2025.
Dalam daftar tersebut, Indonesia berada di urutan keenam dengan proyeksi 4,44 juta kelahiran dan 2,20 juta kematian sepanjang 2025. Dengan demikian, jumlah kelahiran diperkirakan masih melampaui kematian.
India menempati posisi pertama dengan 23,07 juta kelahiran dan 9,72 juta kematian. Nigeria berada di urutan ketiga dengan 7,64 juta kelahiran dan 2,75 juta kematian, disusul Pakistan yang diproyeksikan mencatat 6,91 juta kelahiran dan 1,64 juta kematian.
Sementara itu, Republik Demokratik Kongo berada di posisi kelima dengan 4,56 juta kelahiran dan 940.000 kematian. Setelah Indonesia, Ethiopia menempati urutan ketujuh dengan 4,18 juta kelahiran dan 790.000 kematian.
Amerika Serikat berada di peringkat kedelapan. Negara tersebut diproyeksikan mencatat 3,66 juta kelahiran dan 3,09 juta kematian. Selisih sekitar 570.000 jiwa menjadikannya negara dengan jarak kelahiran dan kematian paling kecil di antara negara-negara dalam daftar yang masih diproyeksikan mencatat lebih banyak kelahiran daripada kematian.
Bangladesh menyusul dengan 3,44 juta kelahiran dan 900.000 kematian. Brasil diproyeksikan mencatat 2,53 juta kelahiran dan 1,53 juta kematian, sedangkan Mesir memiliki 2,45 juta kelahiran dan 660.000 kematian. Tanzania melengkapi daftar dengan 2,42 juta kelahiran dan 400.000 kematian.
Berbeda dari negara-negara lain dalam daftar, China diproyeksikan mengalami jumlah kematian yang lebih tinggi daripada kelahiran pada 2025. Negara tersebut diperkirakan mencatat 8,71 juta kelahiran dan 11,72 juta kematian.
Selisih itu mencerminkan tantangan demografi China, termasuk rendahnya angka kelahiran dan bertambahnya populasi lanjut usia. Kondisi tersebut membuat jumlah kematian diperkirakan melampaui jumlah bayi yang lahir.
Perubahan demografi serupa juga menjadi perhatian di berbagai negara lain. Penurunan tingkat kesuburan membuat pertumbuhan penduduk semakin melambat, terutama di negara-negara yang telah berada di bawah tingkat kesuburan pengganti, yakni sekitar 2,1 anak per perempuan.
Meski demikian, tingkat kesuburan yang rendah tidak otomatis membuat jumlah penduduk langsung menyusut. Amerika Serikat, misalnya, masih diproyeksikan mencatat lebih banyak kelahiran daripada kematian pada 2025.
Jumlah penduduk juga dipengaruhi struktur usia dan besarnya populasi yang sudah ada. Karena itu, dampak penurunan angka kelahiran terhadap total populasi dapat berlangsung secara bertahap.
Perbedaan jumlah kelahiran dan kematian memperlihatkan bahwa perubahan demografi dunia tidak berlangsung seragam. Negara dengan populasi besar dan struktur penduduk relatif muda masih dapat mencatat jumlah kelahiran tinggi, sementara negara dengan penduduk menua berpotensi mengalami peningkatan jumlah kematian.
Di sejumlah negara berkembang, peningkatan layanan kesehatan dan penurunan angka kematian turut mendukung pertumbuhan populasi. Namun, tantangan kesehatan masyarakat dan keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah.
Dalam jangka panjang, kombinasi penurunan angka kelahiran dan penuaan penduduk berpotensi membuat semakin banyak negara mencatat kematian lebih tinggi daripada kelahiran. Meski begitu, perkembangan setiap negara tetap bergantung pada struktur usia, tingkat kesuburan, dan dinamika penduduknya.
Berikut perbandingan proyeksi jumlah kelahiran dan kematian berdasarkan World Population Prospects 2024 yang dicantumkan dalam materi sumber:
| Peringkat | Negara | Kelahiran | Kematian |
|---|---|---|---|
| 1 | India | 23,07 juta | 9,72 juta |
| 2 | China | 8,71 juta | 11,72 juta |
| 3 | Nigeria | 7,64 juta | 2,75 juta |
| 4 | Pakistan | 6,91 juta | 1,64 juta |
| 5 | Republik Demokratik Kongo | 4,56 juta | 940.000 |
| 6 | Indonesia | 4,44 juta | 2,20 juta |
| 7 | Ethiopia | 4,18 juta | 790.000 |
| 8 | Amerika Serikat | 3,66 juta | 3,09 juta |
| 9 | Bangladesh | 3,44 juta | 900.000 |
| 10 | Brasil | 2,53 juta | 1,53 juta |
| 11 | Mesir | 2,45 juta | 660.000 |
| 12 | Tanzania | 2,42 juta | 400.000 |
Data tersebut merupakan proyeksi untuk 2025, bukan otomatis angka pencatatan kelahiran dan kematian aktual. Indonesia berada di posisi keenam dalam daftar ini, sementara India diperkirakan menjadi negara dengan jumlah kelahiran tertinggi di dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kim Kardashian menawarkan Kanye West dan Bianca Censori menginap saat Natal demi menjaga kedekatan mantan suaminya dengan keempat anak mereka.
adwal KRL Jogja-Solo Jumat, 30 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Tiket konser Syahrini Rp35 juta menawarkan akses VIP, lounge khusus, sesi after-show, dan merchandise eksklusif. Kuotanya sekitar 40 orang.
Bakmi godog hangat dan suasana sawah menjadi daya tarik Sajian Kembang Turi di Turi, Sleman, untuk wisata kuliner keluarga saat musim hujan.
KAI menyiapkan extra seat diskon 50% untuk perjalanan kereta tertentu. Simak rencana penerapan, syarat pembelian, dan ketentuannya.
BPBD Gunungkidul mengajak komunitas keagamaan terlibat dalam mitigasi bencana, mulai dari kesiapsiagaan hingga pemulihan pascabencana.