Cara Mengajukan Perubahan Data Desil DTSEN Lewat HP dan Kelurahan
Masyarakat bisa mengajukan pembaruan data DTSEN melalui aplikasi Cek Bansos atau kelurahan. Simak cara, syarat, dan alasan desil tidak langsung berubah.
Ilustrasi persiapan operasi plastik./Shutterstock
Harianjogja.com, JOGJA— Tren operasi plastik di Jepang memasuki fase yang memicu perhatian publik dan kalangan medis. Tidak hanya remaja, anak-anak yang baru lulus Sekolah Dasar (SD) kini mulai menjalani prosedur estetika, terutama operasi kelopak mata ganda atau double eyelid surgery. Fenomena tersebut meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir dan mencapai puncaknya saat masa liburan sekolah, ketika para pelajar memanfaatkan waktu luang untuk menjalani tindakan kecantikan.
Industri kecantikan Jepang mencatat peningkatan signifikan jumlah pasien usia muda yang menjalani prosedur estetika. Salah satu klinik besar di kawasan Shibuya, Tokyo, yakni Kyoritsu Cosmetic Surgery, melaporkan bahwa proporsi pasien berusia 19 tahun ke bawah meningkat dari 7,2% pada 2017 menjadi 18,8% pada 2025.
Kenaikan tersebut menunjukkan lonjakan hampir 2,6 kali lipat dalam kurun waktu kurang dari satu dekade. Dari berbagai prosedur yang tersedia, operasi kelopak mata ganda menjadi tindakan yang paling banyak diminati kelompok usia muda.
Fenomena ini semakin terlihat saat musim liburan sekolah. Banyak pelajar memilih menjalani prosedur kecantikan ketika tidak harus mengikuti aktivitas belajar sehingga memiliki waktu pemulihan yang lebih leluasa sebelum kembali ke sekolah.
Anak Lulusan SD Mulai Menjadi Pasien Klinik Kecantikan
Perhatian publik semakin besar setelah terungkap bahwa sejumlah klinik menawarkan prosedur kecantikan kepada anak-anak yang baru menyelesaikan pendidikan SD.
Shonan Beauty Clinic di kawasan Shinjuku, Tokyo, misalnya, menyediakan layanan operasi kelopak mata ganda bagi pasien muda dengan syarat memperoleh persetujuan tertulis serta pendampingan orang tua atau wali bagi mereka yang berusia di bawah 18 tahun.
Dokter Kim Ahmi dari klinik tersebut mengungkapkan bahwa permintaan konsultasi biasanya meningkat selama liburan musim panas maupun menjelang masuk jenjang SMA.
"Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah pasien kelas 3 SMP terus meningkat," ujar Kim Ahmi.
Teknik yang Banyak Digunakan
Untuk pasien usia muda, metode yang paling sering digunakan adalah teknik jahitan tanam (buried suture). Teknik ini dinilai memiliki risiko pembengkakan dan memar yang lebih rendah dibanding prosedur lain.
Selain itu, metode tersebut memungkinkan hasilnya dibatalkan dengan cara melepas benang yang ditanam. Menurut dokter Kim, hasil tindakan umumnya mulai stabil dalam waktu sekitar satu bulan.
Meski demikian, para ahli menilai persoalan terbesar bukan terletak pada aspek medis, melainkan dampak psikologis yang dapat muncul setelah prosedur dilakukan.
Ahli Ingatkan Risiko Psikologis
Anggota Dewan Japan Association of Aesthetic Medicine, Akihito Kujime, menekankan pentingnya proses konsultasi yang mendalam sebelum anak menjalani operasi plastik.
Menurutnya, dokter dan orang tua harus memastikan bahwa keputusan tersebut benar-benar berasal dari keinginan anak, bukan akibat tekanan lingkungan maupun standar kecantikan yang berkembang di masyarakat.
Kujime juga menyarankan agar pasien usia muda menghindari prosedur permanen yang sulit atau bahkan tidak dapat dipulihkan.
"Saat konsultasi, semua pihak harus menyamakan persepsi agar anak benar-benar yakin dengan keputusan mereka," kata Kujime, dikutip dari Japan Times.
Tekanan Sosial dan Peran Orang Tua
Di balik meningkatnya angka operasi plastik, muncul pula cerita mengenai tekanan sosial yang dialami anak-anak dan remaja.
Seniman manga Gura Hamuco mengungkapkan pengalaman pribadinya menjalani operasi estetika pertama ketika duduk di kelas 3 SMP karena dorongan dari ibunya. Pengalaman tersebut meninggalkan dampak emosional yang mendalam hingga membuatnya menangis saat hendak menjalani prosedur berikutnya ketika kuliah.
Menurut Hamuco, pandangan bahwa kelopak mata tunggal dianggap kurang menarik turut membentuk tekanan yang ia rasakan sejak usia muda.
Kini, sebagai seorang ibu, ia melihat pentingnya memberikan ruang bagi anak untuk menerima dirinya sendiri tanpa harus terbebani standar kecantikan tertentu.
Permintaan Terus Naik di Kota-Kota Besar
Data dari Alpin K Clinic di Kyoto menunjukkan persentase pasien remaja meningkat dari 15,4% pada 2019 menjadi 28,6% pada 2025.
Sementara itu, di Aesthetic Clinic, konsultasi operasi kelopak mata ganda pada pasien di bawah 18 tahun mencapai sekitar 30% dari total konsultasi. Dari jumlah tersebut, sekitar 70% akhirnya memutuskan menjalani prosedur.
Permintaan tertinggi tercatat berasal dari wilayah metropolitan seperti Tokyo, Osaka, dan Aichi.
Meningkatnya tren operasi plastik pada anak dan remaja di Jepang kini menjadi perhatian serius para ahli. Di tengah kemajuan teknologi kecantikan, mereka menilai perlunya pendekatan yang lebih hati-hati agar keputusan menjalani prosedur estetika benar-benar didasarkan pada kesadaran pribadi, bukan tekanan sosial maupun tuntutan lingkungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Masyarakat bisa mengajukan pembaruan data DTSEN melalui aplikasi Cek Bansos atau kelurahan. Simak cara, syarat, dan alasan desil tidak langsung berubah.
Instagram resmi mengganti logo teks atau wordmark setelah 10 tahun. Desain baru menuai pro dan kontra karena banyak pengguna salah membaca tulisan Instagram men
Ledakan industri drama AI di China melahirkan bisnis baru berupa lisensi wajah manusia. Warga mendapat bayaran hingga Rp12 juta, namun risiko penyalahgunaan dat
AFC resmi menolak banding Persib Bandung terkait kericuhan suporter saat ACL 2. Maung Bandung tetap didenda Rp3,5 miliar dan menjalani laga tanpa penonton.
Borneo FC resmi ditunjuk AFC sebagai tuan rumah fase grup AFC Challenge League 2026/2027. Stadion Segiri Samarinda akan menjadi venue pertandingan Asia.
Lonjakan operasi plastik di kalangan anak muda Jepang memicu kekhawatiran. Bahkan anak lulusan SD mulai menjalani operasi kelopak mata dengan persetujuan orang