Pemancing Hilang di Sungai Wilangan Ponorogo Ditemukan Meninggal
Pemancing Hilang di Sungai Wilangan Ponorogo Ditemukan MeninggalPemancing Asal Ponorogo Ditemukan Tewas di Sungai Wilangan
Film Solata gagal meraih penghargaan di Festival Film Bandung 2026, tetapi sukses meraih apresiasi dan penghargaan di sejumlah festival internasional. /Antara.
Harianjogja.com, MAKASSAR— Film layar lebar Solata (Teman adalah keluarga yang kita pilih) belum berhasil meraih prestasi pada Festival Film Bandung (FFB) 2026. Meski demikian, karya garapan sutradara sekaligus produser Ichwan Persada justru terus menuai apresiasi di berbagai ajang perfilman internasional, termasuk penghargaan di Eropa dan undangan mengikuti sejumlah festival bergengsi di luar negeri.
Menurut Ichwan Persada, perbedaan penerimaan antara festival dalam negeri dan internasional menjadi bahan refleksi terhadap sistem apresiasi perfilman nasional, terutama terkait penilaian terhadap kualitas karya.
Sutradara Soroti Sistem Apresiasi Festival Domestik
Ichwan menilai pencapaian film Solata di berbagai festival luar negeri menunjukkan bahwa kualitas sebuah karya tidak selalu memperoleh pengakuan yang sama di Indonesia.
"Ini menjadi refleksi kita bersama atas sistem apresiasi festival domestik. Meski, karya-karya kita diapresiasi oleh luar negeri, tapi belum tentu hal itu terjadi di negeri kita sendiri karena mungkin adanya sudut pandang lain," ujarnya di Makassar, Sabtu.
Ia mengingatkan kondisi serupa pernah dialami film Women From Rote Island dua tahun lalu. Menurutnya, para pemain film tersebut menampilkan akting yang luar biasa, tetapi tidak memperoleh rekognisi pada Festival Film Indonesia.
Ichwan menilai apabila kondisi tersebut terus berulang, hal itu dapat mengindikasikan adanya pola penilaian yang lebih mengedepankan popularitas dibandingkan kualitas artistik karya.
Dirinya pun mengaku jika kondisi itu jika terus berlanjut, akan menunjukkan adanya pola diskriminasi berbasis ketenaran yang masih perlu dievaluasi dalam ekosistem perfilman nasional.
Solata Terus Raih Apresiasi di Festival Internasional
Film Solata yang diproduksi pada 2025 kembali mencatatkan prestasi di tingkat global setelah memperoleh penghargaan khusus untuk kebudayaan dan kemanusiaan pada Golden FEMI Film Festival di Bulgaria pada Juni 2026.
Prestasi tersebut kemudian berlanjut dengan kepastian keikutsertaan film produksi Walma Pictures dan Indonesia Sinema Persada dalam ASEAN Plus Three Film Festival di Cekoslowakia yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.
"Apresiasi dunia internasional itu sangat besar, apalagi film Solata ini masih menunggu hasil seleksi kompetisi di Tirana International Film Festival di Albania yang merupakan festival berkualifikasi Oscar," katanya.
Masuk Festival di Yordania, Perluas Diplomasi Budaya
Selain tampil di sejumlah festival Eropa, Solata juga terus memperluas jangkauan diplomasi budaya Indonesia melalui dukungan pemerintah.
Ichwan menjelaskan film tersebut mendapat fasilitasi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Yordania untuk berpartisipasi dalam 5th Jordan Children and Youth Film Festival yang akan digelar di Amman dalam waktu dekat.
"Film Solata terus memperluas jangkauan diplomasi budaya melalui dukungan institusi negara. Berkat fasilitasi dari KBRI Yordania, film ini dijadwalkan akan berpartisipasi dalam 5th Jordan Children and Youth Film Festival di Amman dalam waktu dekat," terangnya.
Menurut Ichwan, keberhasilan Solata menembus berbagai festival internasional, mulai dari kawasan Balkan hingga Timur Tengah, menjadi bukti bahwa sinema Indonesia memiliki daya saing serta mampu diterima oleh penonton lintas negara.
Ia menilai kekuatan naratif dan visual yang dimiliki film tersebut mampu melampaui perbedaan bahasa maupun budaya sehingga memperoleh apresiasi di berbagai belahan dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemancing Hilang di Sungai Wilangan Ponorogo Ditemukan MeninggalPemancing Asal Ponorogo Ditemukan Tewas di Sungai Wilangan
Profil Ferran Torres, penyerang Timnas Spanyol yang dikenal dengan kecepatan, mobilitas tinggi, dan penyelesaian akhir yang tajam.
Jadwal SIM Keliling Sleman Senin 20 Juli 2026 tersedia di MPP Sleman. Simak lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Daftar negara peraih gelar juara Piala Dunia FIFA sepanjang masa. Spanyol meraih gelar kedua setelah menjuarai Piala Dunia 2026.
Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 lewat gol Ferran Torres pada babak extra time.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Senin 20 Juli 2026 berlangsung di Kantor PJR Prambanan. Simak jam layanan, lokasi, dan syarat perpanjangan SIM.