880 Penerima Bansos di Sukoharjo Dicoret karena Terindikasi Judol
Kemensos mencoret 880 penerima bansos di Sukoharjo yang terindikasi bermain judi online. DPRD meminta langkah tegas menjadi efek jera.
Guyon Waton menghibur ribuan penonton di konser Sukoharjo Spektakuler dalam rangka Hari Jadi ke-80 Kabupaten Sukoharjo. /Espos.
Harianjogja.com, SUKOHARJO—Grup musik pop Jawa Guyon Waton sukses memeriahkan konser bertajuk Sukoharjo Spektakuler yang digelar di Alun-alun Satya Negara Sukoharjo, Sabtu (18/7/2026) malam. Penampilan grup asal Jawa Timur tersebut menjadi salah satu agenda puncak dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-80 Kabupaten Sukoharjo dengan menghadirkan ribuan penonton yang memadati lokasi acara.
Sejak awal konser, suasana alun-alun dipenuhi antusiasme masyarakat, terutama kalangan muda, yang datang untuk menikmati pertunjukan musik pop Jawa secara gratis
Sebelum penampilan bintang utama, penyanyi pop Jawa asal Magelang, Woro Widowati, lebih dahulu menghibur penonton. Ia membawakan sejumlah lagu andalan yang sukses membangun atmosfer konser sebelum Guyon Waton naik ke panggung utama.
Klebus
Kemeriahan semakin terasa ketika Guyon Waton membuka penampilannya lewat lagu Klebus.
Ribuan penonton tampak kompak bernyanyi dan bergoyang mengikuti irama musik yang dibawakan grup tersebut hingga memenuhi kawasan Alun-alun Satya Negara.
Vokalis Guyon Waton, Bagus, juga menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat Sukoharjo yang hadir dalam konser tersebut.
"Terima kasih Sukoharjo. Malam ini benar-benar spektakuler," ujarnya dari atas panggung.
Kompak
Setelah Klebus, Guyon Waton melanjutkan penampilannya dengan sejumlah lagu populer lainnya, seperti Sanes dan Korban Janji.
Sepanjang konser berlangsung, penonton terlihat kompak menyanyikan lirik lagu bersama hingga pertunjukan berakhir.
Salah seorang penonton asal Klaten, Indah, mengaku sengaja datang ke Sukoharjo karena ingin menyaksikan langsung penampilan Guyon Waton.
Menurutnya, konser musik gratis seperti Sukoharjo Spektakuler menjadi hiburan yang jarang ditemui dan sangat dinantikan masyarakat.
"Cukup jarang ada konser musik gratis. Konser musik ini jelas menghibur masyarakat," katanya.
Kolaborasi
Founder Dua Naga Corporation, Luky Adhi Sulaksana, menjelaskan konser Sukoharjo Spektakuler merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dan Dua Naga Corporation dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-80 Kabupaten Sukoharjo.
Ia mengatakan persiapan konser telah dilakukan dalam waktu yang cukup lama agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar sekaligus memberikan hiburan terbaik bagi masyarakat.
"Memang persiapan konser musik cukup lama. Kami ingin agar konser musik berjalan sukses. Konser musik ini dipersembahkan untuk masyarakat Sukoharjo," ujarnya.
Konser tersebut menjadi salah satu hiburan yang menyedot perhatian masyarakat sekaligus menutup malam perayaan Hari Jadi ke-80 Kabupaten Sukoharjo dengan suasana meriah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Espos
Kemensos mencoret 880 penerima bansos di Sukoharjo yang terindikasi bermain judi online. DPRD meminta langkah tegas menjadi efek jera.
Bupati Sleman Harda Kiswaya melantik 63 pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator. Pejabat diminta memegang falsafah Golong Gilig dan mengutamakan pelay
Pemkab Kulonprogo dan Kemendag melatih 60 UMKM agar mampu menembus pasar ekspor. Program pendampingan intensif disiapkan selama delapan bulan.
Ketua DPRD Jogja FX Wisnu Sabdono Putro berharap persoalan sampah tuntas pada 2027. PSEL Piyungan dirancang mengolah 1.000 ton sampah per hari.
Qatar memperingatkan risiko perang regional di tengah perundingan Iran-AS. Teheran menilai tuntutan Washington yang berlebihan menghambat kesepakatan damai.
Karhutla Gunung Lawu di Karanganyar meluas hingga 490 hektare. Api mengarah ke Segorogunung dan Tambak, sementara kabut menghambat pemadaman udara.