Harga BBM 26 Agustus 2026, Pertamax Turun Jadi Rp15.950
Daftar harga BBM terbaru 26 Agustus 2026 di Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo. Pertamax turun menjadi Rp15.950 per liter.
Ilustrasi daging giling. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Momen Iduladha selalu identik dengan sajian daging kurban yang melimpah, mulai dari sate, gulai, tongseng, hingga rendang. Namun, konsumsi daging kurban secara berlebihan tanpa pola makan yang terkontrol dapat meningkatkan risiko kolesterol naik, berat badan bertambah, hingga memicu gangguan pencernaan.
Selain memperhatikan jumlah konsumsi, cara mengolah daging kurban juga menjadi faktor penting untuk menjaga kesehatan selama perayaan Iduladha. Pengolahan yang tepat dapat membantu menekan kadar lemak dan kalori tanpa mengurangi cita rasa hidangan khas Lebaran Kurban.
Cara memasak daging sangat memengaruhi kandungan lemak dan kalori pada makanan. Karena itu, masyarakat dianjurkan memilih metode pengolahan yang lebih sehat agar konsumsi daging kurban tetap aman bagi tubuh.
Kurangi penggunaan santan berlebihan saat memasak gulai atau rendang. Santan encer maupun alternatif rendah lemak dapat menjadi pilihan untuk mengurangi asupan lemak jenuh.
Utamakan teknik memasak seperti merebus, mengukus, atau memanggang dibandingkan menggoreng.
Hindari membakar sate hingga terlalu gosong karena bagian yang hangus dinilai kurang baik bagi kesehatan tubuh.
Lengkapi dengan Sayur dan Buah
Saat menikmati hidangan Iduladha, jangan hanya mengandalkan daging dan nasi dalam satu piring. Sayur dan buah penting untuk membantu menjaga keseimbangan nutrisi harian.
Kandungan serat dalam sayur dan buah membantu melancarkan pencernaan sekaligus menekan penyerapan lemak berlebih di dalam tubuh. Beberapa pilihan yang baik dikonsumsi antara lain:
Asupan serat juga membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga dapat mencegah kebiasaan makan berlebihan selama Iduladha.
Batasi Porsi Daging Kurban
Meski stok daging kurban melimpah saat Iduladha, konsumsi tetap perlu dikendalikan agar kesehatan tubuh tetap terjaga.
Perbanyak minum air putih hangat setelah makan.
Teh hijau tanpa gula dapat menjadi alternatif minuman karena mengandung antioksidan.
Kurangi konsumsi minuman bersoda atau tinggi gula yang dapat meningkatkan asupan kalori harian.
Tetap Aktif Bergerak Setelah Makan
Kebiasaan langsung berbaring setelah makan besar saat Lebaran Kurban sebaiknya dihindari karena dapat memicu gangguan lambung dan penumpukan lemak dalam tubuh.
Beberapa aktivitas ringan yang dapat dilakukan setelah makan antara lain:
Masyarakat yang memiliki riwayat hipertensi, kolesterol tinggi, asam urat, maupun penyakit jantung tetap perlu membatasi konsumsi daging merah selama Iduladha.
Jika diperlukan, konsultasikan pola makan dengan dokter dan tetap konsumsi obat sesuai anjuran medis agar kondisi kesehatan tetap terkontrol selama perayaan Iduladha berlangsung. Dengan pola makan seimbang serta pengolahan daging kurban yang tepat, masyarakat tetap dapat menikmati sajian khas Iduladha tanpa mengabaikan kesehatan tubuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Daftar harga BBM terbaru 26 Agustus 2026 di Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo. Pertamax turun menjadi Rp15.950 per liter.
Film "Operasi Pesta Copet" tayang hari ini. Debut sutradara Edy Khemod dengan Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, dan Zulfa Maharani. Simak sinopsis dan daftar pe
Google rilis Gemini 3.5 Transcribe, AI speech-to-text 70% lebih cepat dari Chirp 3. Bisa hilangkan kata pengisi, support 85 bahasa, dan sudah di Gboard Pixel 11
UGG Gunungsewu akan menjalani revalidasi 2027. Pemkab Gunungkidul mulai memperbaiki catatan evaluasi 2023 dan menyiapkan dokumen.
Yamaha YZF-R2 meluncur di India dengan tiga varian. Harganya mulai Rp42,8 juta dan bobotnya 2,8 kg lebih ringan dari R15.
Jadwal bola malam ini 27-28 Agustus 2026 menghadirkan Chelsea, Barcelona, serta laga kualifikasi Liga Europa dan Conference League.