Drag Bike Sleman 2026 Jadi Magnet Sport Tourism, Catat Tanggalnya
Drag Bike Sleman 15 Agustus 2026 di Minggir jadi magnet sport tourism, dorong UMKM dan kampanye stop balap liar.
Ibu Hamil, Wanita Hamil, Kehamilan - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA — Merencanakan kehamilan bukan sekadar soal waktu, tetapi juga melibatkan berbagai faktor penting yang memengaruhi peluang keberhasilan. Dokter spesialis kesuburan dari Nova IVF Fertility, Kolkata, India, Dr. Anindita Singh, menjelaskan bahwa aspek biologis, medis, hingga gaya hidup memiliki peran krusial dalam menentukan kualitas kehamilan.
Dikutip dari Antara, dia menjelaskan bahwa dari sisi fisiologis, tingkat kesuburan wanita berada pada puncaknya di usia 20-an. Namun, memasuki usia 30 tahun, kesuburan mulai menurun dan akan semakin signifikan setelah usia 35 tahun. Penurunan ini dipengaruhi oleh berkurangnya jumlah dan kualitas sel telur, yang juga berdampak pada meningkatnya risiko komplikasi seperti diabetes gestasional hingga kelainan kromosom.
Meski demikian, peluang kehamilan tetap terbuka bagi wanita usia 30 hingga 40 tahun. Dengan catatan, kondisi kesehatan terjaga dan mendapatkan pemantauan medis yang tepat. Pemeriksaan rutin serta konsultasi dengan tenaga kesehatan menjadi langkah penting untuk meningkatkan peluang kehamilan yang sehat.
Tiga Faktor Utama Penentu Kehamilan
Dr. Singh menyebutkan setidaknya ada tiga faktor utama yang menentukan kesiapan seseorang untuk hamil, yaitu:
Ketiga faktor ini saling berkaitan dan menjadi fondasi penting dalam perencanaan kehamilan yang matang.
Gaya Hidup Jadi Penentu Besar
Selain faktor medis, gaya hidup juga memiliki pengaruh besar terhadap kesuburan. Pola makan sehat, kualitas tidur yang cukup, serta kemampuan mengelola stres menjadi kunci utama. Sebaliknya, kebiasaan buruk seperti merokok dan konsumsi alkohol berlebihan dapat menurunkan peluang kehamilan.
Tidak hanya itu, kesiapan menjadi orang tua juga perlu dipertimbangkan dari sisi emosional. Membangun hubungan yang sehat, kesiapan menghadapi tanggung jawab, hingga kematangan mental menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju keluarga baru.
Pentingnya Memahami Siklus Kesuburan
Memahami siklus kesuburan juga menjadi langkah strategis dalam merencanakan kehamilan. Dengan mengetahui masa subur, peluang terjadinya pembuahan dapat meningkat secara signifikan. Jika mengalami kesulitan, pasangan disarankan untuk segera berkonsultasi dengan tenaga medis.
“Pemeriksaan kesehatan rutin, penilaian kesuburan sejak dini, serta komunikasi terbuka dengan dokter akan membantu individu mengambil keputusan yang tepat,” jelasnya dikutip Minggu (17/5/2026)
Jangan Tunda Konsultasi
Perencanaan kehamilan yang matang membutuhkan pendekatan menyeluruh, mulai dari kondisi fisik, mental, hingga gaya hidup. Dengan persiapan yang tepat, peluang untuk mendapatkan kehamilan sehat dan optimal akan semakin besar.
Karena itu, bagi pasangan yang tengah merencanakan kehamilan, penting untuk tidak menunda pemeriksaan dan mulai menerapkan pola hidup sehat sejak dini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Drag Bike Sleman 15 Agustus 2026 di Minggir jadi magnet sport tourism, dorong UMKM dan kampanye stop balap liar.
Aliran sungai bawah tanah Pantai Baron berubah setelah 14 tahun. Gugusan pulau menghilang dan aliran kini langsung menuju laut.
Separator Ring Road Utara sepanjang 1,5 km dibongkar untuk persiapan Tol Jogja-Solo Segmen Purwomartani dan pelebaran jalan.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meluncurkan PKJ untuk perguruan tinggi dan mendorong ilmu lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Pendidikan khas Kejogjaan yang hari ini kita luncurkan bersama adalah ikhtiar untuk mempersingkat jarak itu,” tutur Sri Sultan.
Gempa Bantul M3,5 terjadi Kamis sore dan dirasakan di Jogja. BMKG meminta warga tetap tenang serta mengikuti informasi resmi.