KPK Geledah Kantor Bea Cukai Kudus dan PT Djarum, Penyidikan Kasus Impor Berlanjut
KPK menggeledah kantor Bea Cukai Kudus dan PT Djarum dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi importasi barang.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA — Rutinitas pagi ternyata memiliki peran penting dalam menentukan kondisi kesehatan tubuh sepanjang hari, terutama bagi sistem kardiovaskular. Kebiasaan sederhana yang sering dianggap sepele justru bisa berdampak besar terhadap kesehatan arteri dan jantung jika dilakukan terus-menerus.
Konsultan kardiologi intervensi di Manipal Hospital, Dr Akash Motgi, menjelaskan bahwa tubuh mengalami perubahan fisiologis signifikan di pagi hari. Tekanan darah cenderung meningkat, hormon stres seperti kortisol berada di puncak, dan sistem jantung mulai beralih dari kondisi istirahat ke fase aktif.
Menurutnya, kondisi ini memang alami. Namun, jika dibarengi dengan kebiasaan yang kurang sehat, dampaknya bisa mempercepat kerusakan pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
“Paparan kebiasaan buruk secara berulang dapat memicu kekakuan arteri, penumpukan plak, hingga memperbesar risiko gangguan jantung dalam jangka panjang,” jelasnya.
Kebiasaan Pagi yang Perlu Diwaspadai
Salah satu kebiasaan yang sering terjadi adalah melewatkan sarapan. Tanpa asupan energi di pagi hari, metabolisme tubuh menjadi tidak stabil, yang bisa memicu lonjakan gula darah serta meningkatkan keinginan makan berlebih di siang hari. Kondisi ini berisiko meningkatkan kadar kolesterol dan memberi tekanan tambahan pada pembuluh darah.
Selain itu, konsumsi makanan tinggi garam atau olahan instan di pagi hari juga patut dihindari. Kandungan natrium yang tinggi dapat menyebabkan retensi cairan, sehingga meningkatkan tekanan darah dan membebani kerja jantung.
Kebiasaan lain yang tak kalah berisiko adalah mengonsumsi kafein dalam jumlah berlebihan saat perut kosong. Minum kopi atau teh pekat tanpa makanan dapat memicu peningkatan detak jantung dan tekanan darah secara tiba-tiba.
Merokok segera setelah bangun tidur juga menjadi faktor yang memperburuk kondisi pembuluh darah. Nikotin diketahui menyebabkan penyempitan arteri dan mempercepat kerusakan dinding pembuluh darah.
Kurangnya aktivitas fisik di pagi hari turut berdampak pada sirkulasi darah. Bahkan gerakan ringan seperti peregangan atau berjalan singkat sudah cukup membantu menjaga elastisitas pembuluh darah.
Tak kalah penting, kebutuhan cairan tubuh setelah tidur semalaman sering diabaikan. Dehidrasi ringan dapat membuat darah lebih kental dan meningkatkan beban kerja jantung.
Selain faktor fisik, stres di pagi hari juga berperan besar. Kebiasaan langsung memeriksa ponsel atau menghadapi tekanan pekerjaan sejak bangun tidur dapat meningkatkan hormon stres, yang dalam jangka panjang berdampak buruk pada tekanan darah.
Perubahan Kecil, Dampak Besar
Dr. Akash menyarankan agar masyarakat mulai menerapkan kebiasaan sehat sejak pagi hari, seperti sarapan bergizi seimbang, membatasi konsumsi garam, cukup minum air putih, serta mengelola stres dengan baik.
Ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin, terutama bagi individu dengan riwayat tekanan darah tinggi, diabetes, atau kolesterol tinggi.
Menurutnya, kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari akan terakumulasi dan menentukan kondisi kesehatan jangka panjang. Jika diabaikan, risiko penyempitan pembuluh darah bisa meningkat dan berujung pada tindakan medis seperti pemasangan stent hingga operasi bypass.
Dengan menjaga rutinitas pagi yang sehat, risiko gangguan jantung dapat ditekan sejak dini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menggeledah kantor Bea Cukai Kudus dan PT Djarum dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi importasi barang.
Jadwal KA Bandara YIA 29 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan Jogja–YIA dan sebaliknya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Anggaran infrastruktur Kulon Progo dalam KUA 2027 mencapai Rp425,2 miliar, dengan fokus pemeliharaan rutin dan rekonstruksi jalan.
Pemprov Jateng berkoordinasi dengan BKN, PPATK, dan OJK untuk menelusuri ASN yang diduga terlibat judi online serta menegakkan aturan disiplin.