Jejak Romusha Pekanbaru Dikenang, Keluarga Korban dari Belanda Datang
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Ibadah haji. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA — Rangkaian ibadah haji menuntut kondisi fisik prima karena melibatkan aktivitas yang cukup berat, seperti tawaf mengelilingi Ka'bah dan sai antara Bukit Shafa dan Marwah.
Karena itu, calon jemaah haji disarankan mempersiapkan stamina sejak jauh hari agar mampu menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan lancar.
Dosen Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Universitas Faletehan, Rita Ramayulis, mengatakan sebagian besar aktivitas saat haji didominasi dengan berjalan kaki.
"Kalau kita lihat, kegiatan saat haji itu lebih banyak berjalan. Jadi stamina harus kuat," ujarnya.
Latihan Fisik Sejak Sebulan Sebelumnya
Rita menyarankan calon haji mulai menerapkan pola hidup sehat setidaknya satu bulan sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.
“Pola hidup sehat itu dilatih selama satu bulan ini supaya terbiasa saat di Tanah Suci,” katanya.
Latihan fisik sederhana seperti berjalan kaki secara rutin pada pagi atau sore hari dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
Kombinasi Latihan untuk Daya Tahan
Selain jalan kaki, calon haji juga dianjurkan melakukan latihan ketahanan untuk menunjang stamina, seperti:
Berenang
Bersepeda
Treadmill
Senam pernapasan
Latihan tersebut bertujuan memperkuat daya tahan tubuh sekaligus melatih pernapasan agar lebih optimal selama menjalani ibadah.
Atur Istirahat dan Pola Makan
Rita menekankan pentingnya keseimbangan antara latihan, istirahat, dan waktu tidur. Kondisi tubuh yang prima tidak hanya ditentukan oleh olahraga, tetapi juga pemulihan yang cukup.
Selain itu, pola makan sehat bergizi seimbang juga perlu diterapkan. Calon haji dianjurkan makan secara teratur dengan porsi kecil namun lebih sering.
“Pagi, siang, malam, lalu ada selingan,” katanya.
Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan
Sebelum berangkat, calon haji juga diimbau melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Hal ini penting untuk memastikan kondisi tubuh dalam keadaan siap.
“Kalau ada hasil yang tidak baik, dikonsultasikan ke dokter supaya mendapatkan penanganan,” ujar Rita.
Dengan persiapan fisik yang matang, calon jemaah diharapkan dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan tetap menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Cuaca Jogja Sabtu ini berawan dengan potensi hujan lokal. BMKG ingatkan hujan bisa turun tiba-tiba siang–sore hari.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.