Kebiasaan Manis Berlebihan Bisa Ganggu Kinerja Otak
Konsumsi gula dan karbohidrat berlebih bisa ganggu otak dan picu masalah mental, ini penjelasannya.
Foto ilustrasi Yoga. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Keseimbangan hormon menjadi faktor penting dalam kesehatan perempuan, mulai dari siklus menstruasi hingga metabolisme tubuh. Hal ini diperkuat sejumlah penelitian yang menunjukkan yoga dapat membantu menurunkan stres, meningkatkan sensitivitas insulin, serta memperbaiki fungsi hormonal secara alami.
Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) mencatat berbagai gangguan hormon, termasuk sindrom polikistik ovarium (PCOS), banyak dipengaruhi faktor metabolik dan peradangan kronis. Kondisi tersebut kerap berkaitan dengan resistensi insulin, stres berkepanjangan, serta gaya hidup yang kurang aktif.
Peradangan tingkat rendah yang berlangsung lama sering tidak disadari, tetapi dapat memengaruhi keseimbangan hormon, metabolisme, hingga kesehatan reproduksi. Penelitian menunjukkan praktik yoga berpotensi membantu menenangkan respons stres tubuh sekaligus meningkatkan sirkulasi darah, sehingga mendukung keseimbangan hormon sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Yoga dan Keseimbangan Hormon Tubuh
Seperti dikutip dari The Times of India, Jumat (27/2/2026), sebuah ulasan ilmiah yang dipublikasikan dalam National Library of Medicine menemukan bahwa yoga mampu memperbaiki resistensi insulin, kadar lipid, serta indikator stres. Efek tersebut terjadi karena yoga dapat menurunkan hormon kortisol, meningkatkan aliran darah ke organ panggul, serta memperkuat kelompok otot besar yang berperan dalam penggunaan glukosa secara lebih efisien.
Dengan mekanisme tersebut, yoga tidak hanya berdampak pada kebugaran fisik, tetapi juga membantu menjaga stabilitas hormon yang berperan dalam kesehatan perempuan secara menyeluruh.
Tujuh Pose Yoga yang Dinilai Bermanfaat
Berikut tujuh pose yoga yang dapat membantu menjaga keseimbangan hormon dan metabolisme tubuh.
Rangkaian 12 gerakan ini membantu meningkatkan detak jantung secara bertahap. Kontraksi otot berulang membantu penyerapan glukosa dari darah sehingga meningkatkan sensitivitas insulin, sementara ritme napas membantu menurunkan hormon stres.
Pose ini membuka pinggul dan meningkatkan sirkulasi di area panggul. Aktivasi otot paha dan gluteus membantu pengaturan metabolisme glukosa serta mendukung sistem pencernaan.
Gerakan ini meregangkan perut dan memperkuat punggung bawah, sekaligus menstimulasi kelenjar adrenal yang berperan dalam pengaturan hormon stres. Sistem saraf yang lebih tenang membantu komunikasi hormonal tubuh menjadi lebih stabil.
Pose ini meningkatkan aliran darah ke organ reproduksi dan memberikan stimulasi lembut pada area tiroid, yang berperan penting dalam metabolisme dan energi tubuh.
Gerakan memuntir membantu kerja organ pencernaan sehingga mendukung kestabilan gula darah. Stabilitas metabolisme ini berperan penting dalam menjaga keseimbangan hormon tubuh.
Pose sederhana ini membantu memperlambat detak jantung dan memberikan efek relaksasi mendalam, sehingga membantu mengurangi stres kronis yang sering menjadi pemicu gangguan hormon.
Pose pemulihan ini menenangkan sistem saraf dan membantu meningkatkan kualitas tidur. Tidur yang cukup berperan penting dalam menjaga keseimbangan hormon dan metabolisme tubuh secara keseluruhan, sehingga praktik yoga secara rutin dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat bagi perempuan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : The Times of India
Konsumsi gula dan karbohidrat berlebih bisa ganggu otak dan picu masalah mental, ini penjelasannya.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.