Hujan Intensitas Tinggi Guyur Merapi Sabtu Siang, Waspada Lahar
Hujan intensitas tinggi di lereng barat daya Merapi picu potensi lahar dan awan panas, warga diminta waspada.
Sebagai tanaman luar ruang ikonik, Bougainvillea kerap menghiasi taman, dinding, hingga balkon. - ist/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Musim kemarau panjang dan tingkat kelembapan yang tinggi kerap membuat rutinitas menyiram tanaman terasa melelahkan. Bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi atau waktu terbatas, memilih tanaman tahan kering menjadi solusi praktis untuk tetap menghadirkan nuansa hijau tanpa harus menyiram setiap hari. Selain menghemat waktu dan tenaga, langkah ini juga membantu menjaga efisiensi penggunaan air di rumah.
Tidak semua tanaman membutuhkan perhatian intensif. Sejumlah jenis justru dirancang alam untuk bertahan di kondisi minim air. Berikut lima tanaman tangguh dengan perawatan rendah yang mampu hidup subur tanpa penyiraman harian.
Aloe Vera (Lidah Buaya)
Lidah Buaya termasuk sukulen paling populer di rumah tangga. Selain tampil menarik, tanaman ini dikenal memiliki gel penenang yang bermanfaat. Keunggulannya terletak pada daun tebal yang menyimpan cadangan air, sehingga tetap bertahan saat kondisi kering. Tanaman ini menyukai cahaya terang tanpa paparan langsung sinar matahari. Penyiraman cukup dilakukan ketika tanah benar-benar kering—umumnya setiap 2–3 minggu saat musim panas dan lebih jarang pada musim hujan.
Snake Plant (Lidah Mertua)
Lidah Mertua dikenal sebagai tanaman supertahan banting dan sangat toleran terhadap kelalaian perawatan. Daunnya mampu menyimpan kelembapan sehingga tanaman ini dapat bertahan berminggu-minggu tanpa air, tetap tegak dan hijau. Manfaat tambahannya, tanaman ini membantu meningkatkan kualitas udara dengan menyaring racun. Penyiraman cukup dilakukan saat media tanam terasa kering.
Jade Plant (Tanaman Giok / Crassula ovata)
Tanaman Giok menjadi favorit dekorasi dalam ruangan, terutama di iklim hangat. Keunggulannya adalah toleransi tinggi terhadap panas. Dalam banyak budaya, tanaman ini dipercaya membawa keberuntungan dan energi positif. Penyiraman ideal dilakukan ketika 2–5 cm lapisan atas tanah sudah kering, biasanya sekali tiap 2–3 minggu.
ZZ Plant (Pohon Dolar / Zamioculcas zamiifolia)
Berasal dari Afrika Timur, ZZ Plant mampu bertahan lama tanpa air dan tetap tumbuh baik pada cahaya rendah. Tanaman ini ideal untuk ruang dalam ruangan yang minim cahaya. Daunnya hijau pekat dan mengilap, mempercantik interior maupun balkon. Penyiraman dianjurkan hanya saat tanah benar-benar kering.
Bougainvillea (Bunga Kertas)
Sebagai tanaman luar ruang ikonik, Bougainvillea kerap menghiasi taman, dinding, hingga balkon. Tanaman ini memiliki daya tahan tinggi dan menyukai sinar matahari penuh. Ia tumbuh subur di iklim cerah dengan bunga merah muda, ungu, merah, dan oranye yang mencolok. Penyiraman cukup dilakukan ketika tanah telah benar-benar kering.
Dengan memilih tanaman tahan kering, Anda tetap dapat menikmati ruang hijau yang segar tanpa beban perawatan harian. Baik di lingkungan lembap maupun panas kering, kelima tanaman ini mampu tumbuh subur dengan kebutuhan air minimal—praktis, hemat, dan ramah lingkungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : The Times of India
Hujan intensitas tinggi di lereng barat daya Merapi picu potensi lahar dan awan panas, warga diminta waspada.
Denver, anjing malamut alaska seberat 70 kg di Semarang, ‘bekerja’ lewat sesi foto berbayar untuk membantu biaya shelter anjing telantar.
Pemkab Sleman membuka Sleman Creative Weeks #6 untuk memperkuat ekonomi kreatif dan ekosistem seni budaya hingga Oktober 2026.
Basral Graito memilih menikmati pertandingan untuk menjaga fokus di Asian Games 2026 dan bersiap tampil di World Skate Paraguay.
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Polda Banten membongkar sindikat penyalahgunaan solar subsidi di Serang. Polisi menyita 1.000 liter solar dan menetapkan dua tersangka.