Pendaftaran Magang Nasional 2026 Dibuka 16 Juli, Cek Jadwalnya
Kemnaker membuka pendaftaran Program MagangHub Angkatan II Batch I mulai 16 Juli 2026. Registrasi mitra penyelenggara ditutup 15 Juli.
Ilustrasi demensia dan alzheimer. Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Para ahli mengungkap bahwa risiko demensia tidak hanya muncul pada usia lanjut, tetapi dapat mulai terbentuk sejak masa kanak-kanak, bahkan sebelum seseorang dilahirkan, melalui berbagai faktor biologis, lingkungan, dan gaya hidup.
Hal ini berdasarkan hasil studi peneliti di Swedia dan Republik Ceko pada 2023. Dikutip dari laman Science Alert, Sabtu (20/12/2025), sejumlah faktor risiko demensia dapat muncul sejak dalam kandungan, seperti berbagi rahim dengan bayi kembar, jarak kelahiran yang pendek, serta kehamilan di atas usia 35 tahun.
Faktor-faktor tersebut dapat memengaruhi kondisi awal perkembangan otak, sementara risiko lainnya berkembang seiring perjalanan hidup dari masa kanak-kanak hingga dewasa muda.
Studi lanjutan yang diterbitkan pada akhir 2024 meneliti faktor risiko demensia pada kelompok dewasa muda berusia 18–39 tahun. Tim peneliti yang dipimpin Global Brain Health Institute (GBHI) di Irlandia melibatkan ahli dari 15 negara untuk menyusun pendekatan kesehatan otak berbasis siklus hidup.
“Masa dewasa muda merupakan periode penting untuk intervensi yang dapat secara signifikan mengurangi risiko demensia di kemudian hari. Untuk memastikan hasil kesehatan otak yang lebih baik, kaum muda harus dilibatkan sebagai mitra kunci dalam upaya penelitian, pendidikan, dan pembuatan kebijakan,” kata Francesca Farina, ahli saraf di GBHI.
Dari faktor risiko demensia yang diidentifikasi, sejumlah di antaranya berkaitan langsung dengan gaya hidup, seperti konsumsi alkohol berlebihan, kebiasaan merokok, kurang aktivitas fisik, serta isolasi sosial.
Faktor risiko lainnya bersifat lingkungan, termasuk paparan polusi, cedera otak traumatis, gangguan pendengaran atau penglihatan, serta tingkat pendidikan yang rendah. Sementara faktor kesehatan, seperti obesitas, diabetes, hipertensi, kolesterol LDL tinggi, dan depresi, dapat berkembang akibat pilihan gaya hidup jangka panjang.
Sebagian besar penelitian demensia selama ini berfokus pada perubahan kognitif pada usia lanjut. Namun, semakin banyak bukti menunjukkan bahwa perbedaan struktur dan fungsi otak yang berkaitan dengan demensia mungkin telah terbentuk sejak masa kanak-kanak.
Dalam studi jangka panjang, kemampuan kognitif seseorang dilacak sepanjang hidupnya. Salah satu faktor terpenting yang memengaruhi kemampuan kognitif pada usia 70 tahun adalah kemampuan kognitif saat usia 11 tahun.
“Artinya, orang dewasa yang lebih tua dengan kemampuan kognitif lebih rendah sering kali sudah memiliki kemampuan tersebut sejak masa kanak-kanak, dan perbedaan ini bukan semata-mata akibat penurunan yang lebih cepat di usia lanjut,” kata tim peneliti.
Berdasarkan temuan tersebut, para peneliti menegaskan bahwa pencegahan demensia perlu dipandang sebagai upaya seumur hidup, bukan hanya intervensi pada usia lanjut.
Dalam studi 2024, sejumlah faktor risiko yang diidentifikasi bersifat preventif, seperti mengurangi konsumsi alkohol dan rokok, serta mencegah cedera otak, yang selama ini telah diketahui berdampak buruk bagi kesehatan otak.
Upaya pencegahan ini dapat dilakukan melalui kampanye kesehatan masyarakat dan pendidikan sejak usia sekolah, serta didukung kebijakan fiskal, misalnya pajak terhadap produk yang berdampak negatif bagi kesehatan otak, seperti alkohol dan rokok.
Selain itu, peneliti menilai masih diperlukan kajian lanjutan terhadap faktor risiko baru, termasuk konsumsi makanan ultra-olahan, penggunaan narkoba, paparan layar berlebihan, stres kronis, serta paparan mikroplastik.
“Mungkinkah akar penyebab demensia bermula sejak masa kanak-kanak atau bahkan saat masih dalam kandungan? Bukti yang semakin kuat menunjukkan iya, dan paparan faktor risiko pada dekade pertama kehidupan dapat membawa implikasi seumur hidup terhadap risiko demensia,” jelas tim peneliti dalam artikel di The Conversation.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemnaker membuka pendaftaran Program MagangHub Angkatan II Batch I mulai 16 Juli 2026. Registrasi mitra penyelenggara ditutup 15 Juli.
Jadwal film bioskop terbaru 15-17 Juli 2026 menghadirkan The Odyssey, Cek Khodam, Ghost Buzzer, Lastri, Takkan Kubiarkan Kau Menangis, hingga Evil Dead Burn.
3 rekomendasi HP lipat terjangkau 2026: Tecno Phantom V Flip, Nubia Flip 2, dan Motorola Razr 60. Harga makin bersahabat, performa tetap mumpuni!
Pengelolaan arsip yang baik dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung keberhasilan reformasi kalurahan di Daerah Istimewa Yogyakarta
DPRD Bantul meminta evaluasi menyeluruh pengelolaan wisata Parangtritis usai muncul dugaan pungli. Salah satu usulan yang mengemuka adalah pencantuman hotline p
Anthropic luncurkan Claude for Teachers, AI gratis 1 tahun untuk guru K-12 di AS. Bantu rencana pembelajaran, analisis siswa, dan integrasi Canva, MagicSchool,