Anak Lahir Musim Panas Dinilai Lebih Rentan Terkena Flu
Studi terbaru ungkap anak lahir musim panas berisiko lebih tinggi terkena flu akibat jadwal vaksin yang tidak optimal.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Untuk menjaga hubungan tetap bertahan dengan jangka waktu yang cukup panjang dibutuhkan berbagai upaya.
Termasuk bagaimana mengatasi rasa bosan, mudah tersinggung atau bahkan masalah kecil mudah membesar dan akan berdampak kepada keberlangsungan hubungan.
BACA JUGA: Dokter China Tanam Paru-Paru Babi
Motivator asal India, Javal Bhatt mengungkapkan, agar berfokus membangun kebiasaan-kebiasaan kecil namun memiliki makna mendalam. Diharapkan dengan upaya ini maka, cinta, rasa ingin tahu dan kebahagiaan tetap utuh seiring waktu tetap terjaga.
Selain itu, diperlukan sejumlah upaya dari kedua belah pihak, salah satunya adalah dengan tetap memberikan rayuan kepada pasangan.
“Rayuan menjaga hubungan romantis tetap hidup dan membantu mencegah anggap remeh pasangan atau hubungan anda,” katanya, dikutip dari Hindustan Times, Senin (22/9/2025).
Tak sampai disitu, Javal Bhatt meminta kepada pasangan untuk menghindari berbicara sepanjang hari. Sebab, ini akan menghilangkan rasa ingin tahu dan kegembiraan lainnya.
Selain itu, pasangan harus memiliki waktu yang berkualitas untuk bersama. Seperti, menonton film, berbagi meme, saling menggoda dengan cara yang menyenangkan bisa meningkatkan ketahanan sebuah relasi.
“Karena pasangan yang sering tertawa bersama adalah pasangan yang bertahan dalam hubungan yang langgeng,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi terbaru ungkap anak lahir musim panas berisiko lebih tinggi terkena flu akibat jadwal vaksin yang tidak optimal.
Harga Minyakita tetap Rp15.700 per liter meski CPO naik, pemerintah prioritaskan daya beli masyarakat.
Bantul tetapkan siaga darurat kekeringan hingga September, dampak El Nino mulai terasa.
KPK minta Bupati Kuansing dan Sekda menyerahkan diri usai OTT, 10 orang diamankan.
Modus sewa ilegal TKD Condongcatur terbongkar, 17 penyewa setor Rp1,3 miliar, negara rugi Rp1,7 miliar.
Eks pegawai bank di Banyumas jadi tersangka pemalsuan surat dan penipuan Rp25 miliar, korban lebih dari 100 orang.