3 Cara ChatGPT Work Bantu UMKM Atur Prioritas, Konten, hingga Laporan
OpenAI bagikan 3 cara ChatGPT Work bantu UMKM: susun prioritas mingguan, buat konten dari foto produk, dan analisis laporan penjualan. Mulai dari pekerjaan ruti
Selena Gomez/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA— Penyanyi dan aktris Selena Gomez menghadapi gugatan hukum dari sejumlah investor startup kesehatan mental Wondermind. Para investor menuduh Gomez dan jajaran pendiri perusahaan memberikan gambaran yang tidak sesuai mengenai prospek bisnis, kemitraan strategis, hingga tingkat keterlibatan sang bintang dalam perusahaan, sehingga menyebabkan kerugian investasi senilai US$1,2 juta atau sekitar Rp19,5 miliar.
Perselisihan hukum ini mencuat setelah lima investor mengajukan gugatan pada Kamis (13/8/2026) waktu setempat. Mereka mengaku menanamkan modal total US$1,2 juta pada 2022 dengan keyakinan bahwa popularitas Selena Gomez serta basis pengikutnya yang sangat besar di media sosial akan membantu mempercepat pertumbuhan Wondermind.
Wondermind merupakan platform kesehatan mental yang didirikan pada 2021. Perusahaan tersebut menghadirkan berbagai konten yang ditujukan untuk membantu masyarakat menjaga kesehatan mental dan kesejahteraan emosional dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam struktur perusahaan, Selena Gomez tercatat sebagai salah satu pendiri, Chief Impact Officer, sekaligus kepala pemasaran. Posisi itu menjadi salah satu faktor yang membuat investor tertarik menanamkan dana mereka.
Namun, para investor menilai perkembangan bisnis Wondermind tidak berjalan sesuai ekspektasi yang sebelumnya disampaikan perusahaan.
Dalam dokumen gugatan, investor menyebut para pendiri, pejabat, dan direktur perusahaan tidak memberikan informasi yang memadai ketika kondisi bisnis disebut mengalami kemunduran dalam beberapa tahun terakhir.
“Ketika perusahaan diam-diam runtuh, tidak satu pun dari pendiri, pejabat, atau direkturnya mengatakan apa pun kepada investor yang uangnya mendanai kehancuran tersebut,” demikian isi gugatan yang dikutip CNN International.
Tuntutan Tak Hanya Menyasar Selena Gomez
Selain Selena Gomez, gugatan juga ditujukan kepada ibunya yang menjabat sebagai Co-Chief Executive Officer Wondermind, Mandy Teefey. Mantan rekan bisnis mereka, Daniella Pierson, turut menjadi pihak tergugat dalam perkara tersebut.
Para penggugat menuduh ketiganya melakukan sejumlah pelanggaran, mulai dari dugaan penipuan sekuritas, penipuan berdasarkan hukum umum, pelanggaran kontrak, hingga berbagai tuduhan lain yang berkaitan dengan pengelolaan perusahaan.
Investor meminta pengembalian dana investasi, pembayaran ganti rugi, serta biaya hukum yang timbul akibat perkara tersebut.
Janji Kemitraan dan Aplikasi Dinilai Tak Terwujud
Dalam gugatan disebutkan bahwa pada 2022 Wondermind pernah memiliki valuasi sekitar US$95 juta atau setara Rp1,54 triliun.
Saat proses penggalangan dana berlangsung, investor mengaku mendapat gambaran bahwa Wondermind akan menjalin kemitraan korporasi dengan sejumlah perusahaan besar, termasuk JPMorgan. Selain itu, perusahaan disebut memiliki rencana pengembangan bisnis melalui kerja sama periklanan dan peluncuran aplikasi baru.
Namun para investor menilai berbagai rencana tersebut tidak pernah direalisasikan.
“Kemitraan itu tidak ada. Inisiatif tersebut tidak pernah terealisasi. Aplikasinya tidak pernah dibangun,” tulis investor dalam dokumen gugatan.
Menurut mereka, ketidaksesuaian antara janji bisnis dan realisasi di lapangan menjadi salah satu alasan utama munculnya tuntutan hukum terhadap perusahaan.
Konflik Internal Kembali Disorot
Gugatan terbaru ini juga mengangkat kembali berbagai persoalan internal yang sebelumnya sempat menjadi perhatian publik.
Laporan media The Cut pada tahun lalu mengungkap adanya konflik kekuasaan dan hubungan internal yang disebut membebani operasional perusahaan. Informasi tersebut turut dimasukkan investor sebagai bagian dari dasar gugatan.
Dalam dokumen yang diajukan ke pengadilan, investor juga menyinggung dugaan bahwa Selena Gomez tidak menjalankan sejumlah kewajiban kontraktual akibat persoalan pribadi yang berkepanjangan dengan ibunya.
Selain itu, gugatan menyebut Selena Gomez, Mandy Teefey, dan Daniella Pierson secara kolektif menguasai hampir 90% saham Wondermind.
Daniella Pierson Bantah Tuduhan
Salah satu tuduhan yang muncul dalam perkara ini berkaitan dengan penggunaan dana investor.
Mandy Teefey disebut pernah menyampaikan kepada investor bahwa Daniella Pierson diduga menggunakan dana perusahaan untuk membayar biaya sewa apartemen di New York yang nilainya mencapai sekitar US$60.000 per bulan.
Pierson yang sudah meninggalkan Wondermind sejak 2023 membantah tuduhan tersebut.
Dalam pernyataannya, ia menegaskan siap menunjukkan dokumen dan catatan keuangan perusahaan untuk membuktikan bahwa dirinya tidak pernah menggunakan dana investor untuk kepentingan pribadi.
Hingga berita ini ditulis, Selena Gomez, Mandy Teefey, maupun pihak Wondermind belum memberikan tanggapan resmi terkait gugatan yang diajukan para investor tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OpenAI bagikan 3 cara ChatGPT Work bantu UMKM: susun prioritas mingguan, buat konten dari foto produk, dan analisis laporan penjualan. Mulai dari pekerjaan ruti
Lonjakan operasi plastik di kalangan anak muda Jepang memicu kekhawatiran. Bahkan anak lulusan SD mulai menjalani operasi kelopak mata dengan persetujuan orang
Federasi Sepak Bola Laos melaporkan dugaan match fixing yang menyeret Timnas Laos di Piala AFF 2026. Polisi diminta menyelidiki indikasi manipulasi pertandingan
Xiaomi resmi meluncurkan HyperOS 4 di China. Sistem operasi terbaru ini membawa desain transparan ala kaca, AI Assistant 2.0, performa lebih cepat, dan fitur li
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.