Voxpol: Tingkat Kepercayaan Publik pada Pemerintah Capai 63,1 Persen
Survei Voxpol mencatat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran sebesar 63,1 persen, sementara Poltracking mencatat 64,8 persen.
Foto ilustrasi nutrisi - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kebutuhan nutrisi di setiap rentang usia perlu dipenuhi berdasarkan kebutuhan angka kecukupan gizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh di musim pancaroba. Hal ini diutarakan dokter spesialis gizi klinik lulusan Universitas Indonesia dr. S. Dian Rachmawati Sp.GK mengatakan.
“Jadi memang rentang kebutuhan tiap orang itu berbeda, bahwa dengan dia aktivitas fisika berbeda, kemudian tahapan usianya berbeda, maka kebutuhan itu juga akan berbeda,” katanya dalam diskusi tentang kesehatan di musim pancaroba yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis (8/5/2025).
Dian mengatakan pada anak-anak, kebutuhan karbohidrat, protein, lemak adalah yang paling dibutuhkan jauh dengan kebutuhan orang dewasa. Lemak dibutuhkan anak untuk proses pembentukan otak.
Sedangkan pada lansia, sudah tidak boleh lagi terlalu tinggi lemak, tapi lebih dibutuhkan makanan yang tinggi protein.
“Kalau untuk mikronutrien, contohnya vitamin-vitamin, pada dewasa dan juga lansia ini tentu memerlukan nilai yang lebih tinggi, hampir mirip, pada anak tentu dong, dia jauh lebih kecil untuk keperluannya,” katanya.
BACA JUGA: Kemensos Sebut 66 Sekolah Rakyat Siap Berdiri Tahun Ini
Dian mengatakan nutrisi yang seimbang bisa membuat imunitas tubuh terjaga lebih baik, dan infeksi tidak akan mudah masuk. Jika terjadi infeksi maka proses pemulihannya akan lebih cepat karena nutrisinya tercukupi.
Selain itu, mencukupi cairan juga dapat menyeimbangkan jumlah cairan dalam tubuh sehingga terjaga dan terhindar dari dehidrasi. Dian juga mengingatkan untuk memenuhi nutrisi dari mikronutrien vitamin dan mineral dari sayur ataupun buah.
“Kita juga perlu nutrien-nutrien spesifik yang juga sebetulnya penting untuk ketahanan tubuh, seperti omega 3, probiotik, dan juga salah satunya adalah astaxanthin,” tambahnya.
Dian mengatakan, perubahan suhu mendadak di musim pancaroba yang menyebabkan daya tahan tubuh mudah menurun dan menyebabkan terinfeksi penyakit umum (common illness) seperti infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), flu, dehidrasi, heat stroke, DBD hingga masalah pencernaan seperti diare.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Survei Voxpol mencatat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran sebesar 63,1 persen, sementara Poltracking mencatat 64,8 persen.
SIM Keliling Jogja Jumat 23 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Cek jadwal KRL Palur-Jogja Jumat 23 Oktober 2026. Tersedia 12 jadwal keberangkatan dari Palur hingga Stasiun Yogyakarta.
Hardjuno Wiwoho menilai batas risiko bisnis dan korupsi perlu diperjelas agar kepastian hukum terjaga tanpa melemahkan pemberantasan korupsi.
Rencana penghentian ekspor gas perlu diimbangi kesiapan pembeli domestik, infrastruktur penyaluran, dan kepastian harga bagi kontraktor migas.
BMKG menyebut sejumlah daerah di Jawa Tengah masih waspada kekeringan pada akhir Oktober 2026. Purworejo mencatat 172 hari tanpa hujan.