Polri Usut Beras Fortifikasi, 5 Merek Diduga Tak Sesuai Label
Polri mengusut dugaan beras fortifikasi tak sesuai label pada lima merek. Sebanyak 1.194 kemasan disita dengan nilai Rp155,2 juta.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Bagi orang dewasa yang lebih tua yang mungkin tidak punya waktu atau stamina untuk sesi olahraga yang lama bisa melakukan berbagai aktivitas rumah.
Dikutip dari Medical Daily, Selasa, para peneliti menemukan bahwa hanya tiga menit aktivitas sedang, yang secara alami terjalin dalam kehidupan sehari-hari, mungkin cukup untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan.
Melakukan pekerjaan rumah tangga atau berjalan-jalan sebentar di sekitar rumah mungkin tidak tampak seperti aktivitas fisik yang signifikan, tetapi bagi banyak orang, bahkan gerakan sederhana ini cenderung menurun seiring bertambahnya usia.
Penurunan aktivitas insidental atau tugas sehari-hari seperti menyiapkan makanan, membersihkan rumah, memotong rumput, atau berkebun, dapat menyebabkan risiko serangan jantung dan masalah kardiovaskular lainnya yang lebih tinggi.
Meskipun aktivitas ini mungkin bukan bagian dari rutinitas latihan formal, aktivitas ini tetap dihitung sebagai aktivitas fisik dan berperan penting dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Sebuah studi terkini yang diterbitkan dalam jurnal Circulation menekankan pentingnya bagi orang lanjut usia untuk tetap aktif, bahkan dalam hal-hal kecil.
BACA JUGA: Struktur dan Kekuatan Gigi pada Anak Dapat Diturunkan Secara Genetik
Untuk memahami hubungan dosis-respons aktivitas fisik insidental dengan risiko penyakit kardiovaskular di masa mendatang, para peneliti melacak pergerakan lebih dari 24.000 orang dewasa selama sedikitnya tujuh hari menggunakan akselerometer yang dikenakan di pergelangan tangan dengan peserta yang berusia rata-rata 62 tahun mengidentifikasi diri mereka sebagai orang yang tidak berolahraga.
Hasilnya, orang yang secara teratur melakukan aktivitas insidental sedang memiliki risiko lebih rendah terkena masalah jantung atau meninggal karenanya.
Para peneliti menemukan manfaat kesehatan lebih terasa pada tingkat yang lebih rendah dan mendatar setelah mencapai jumlah tertentu.
Mereka menemukan bahwa hanya 1 menit aktivitas dengan intensitas tinggi, seperti berlari atau bersepeda, memberikan manfaat kardiovaskular yang sama dengan 2,8 hingga 3,4 menit aktivitas dengan intensitas sedang, seperti pekerjaan rumah tangga yang berat (menyedot debu, mengepel lantai, atau berkebun), atau 35 hingga 48 menit aktivitas dengan intensitas rendah, seperti berjalan santai atau pekerjaan rumah tangga ringan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polri mengusut dugaan beras fortifikasi tak sesuai label pada lima merek. Sebanyak 1.194 kemasan disita dengan nilai Rp155,2 juta.
Yamaha MT-125 model 2027 mendapat desain baru, jok revisi, dan layar TFT 5 inci. Apakah pembaruan ini menjadi petunjuk untuk MT-15?
Gen Z dan milenial punya kebiasaan finansial berbeda, mulai dari belanja impulsif hingga pilihan tempat tinggal. Simak lima perbedaannya.
Airbnb membatasi tugas kebersihan yang boleh diminta host kepada tamu mulai 20 November 2026. Simak aturan baru dan pengecualiannya.
HP Android sulit bertahan hingga 10 tahun karena baterai, performa, dan pembaruan keamanan. Simak kapan harus servis atau ganti ponsel.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan peringatan Hari Santri bukan sekadar momentum mengenang perjuangan ulama dan santri