Menteri PPPA Ingatkan Pentingnya Mendidik dan Melindungi Anak
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menegaskan masa depan Indonesia ditentukan cara mendidik dan melindungi anak menuju Generasi Emas 2045.
Karyawan duduk - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Menggunakan perangkat elektronik seperti terlalu lama menunduk untuk menatap layar gawai bisa menyebabkan nyeri tengkuk atau tegang otot leher. Dokter spesialis rehabilitasi medik Inge Jiemesha menyampaikan bila kondisi tersebut dibiarkan dalam jangka panjang dapat mempengarhi kualitas hidup.
"Kondisi ini dikenal sebagai gadget neck, yaitu nyeri yang muncul karena posisi kepala menunduk terlalu lama, seperti saat menatap layar ponsel atau laptop," kata dr. Inge Jiemesha, Sp.KFR dari Bethsaida Hospital Gading Serpong dalam keterangan persnya pada Jumat.
"Postur tubuh yang tidak ideal saat menggunakan gadget bisa menyebabkan ketegangan otot leher yang terus-menerus. Dalam jangka panjang, hal ini bisa menurunkan kualitas hidup," katanya.
Guna mencegah masalah kesehatan semacam ini, dia menyarankan pengguna gawai menghindari posisi menunduk dalam waktu lama, menggunakan keyboard eksternal saat bekerja lebih dari 30 menit, dan mengatur posisi layar sejajar dengan tinggi mata.
Kalau tengkuk sudah terlanjur nyeri, dokter Inge mengatakan, sebaiknya menghentikan sejenak penggunaan gawai serta melakukan peregangan ringan untuk meredakan ketegangan otot leher.
BACA JUGA: Anggur Membantu Menjaga Kesehatan Jantung
Ia menambahkan, obat pereda nyeri dan pelemas otot bisa digunakan bila diperlukan.
"Namun, langkah yang paling penting adalah segera berkonsultasi dengan dokter spesialis agar penanganannya lebih tepat," katanya.
Penanganan medis keluhan nyeri tengkuk biasanya diawali dengan pemeriksaan menyeluruh kondisi otot dan saraf.
Pilihan terapi untuk mengatasi nyeri tengkuk disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Opsi terapi bisa berupa terapi panas atau dingin, elektroterapi, terapi pijat, terapi laser, terapi gelombang kejut, atau latihan fisik.
Dalam beberapa kasus, dokter dapat merekomendasikan penggunaan teknologi terapi modern seperti Redcord yang dirancang untuk membantu mengatasi gangguan otot dan sendi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menegaskan masa depan Indonesia ditentukan cara mendidik dan melindungi anak menuju Generasi Emas 2045.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 26 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.