Prediksi Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar Berpotensi Diguyur Hujan
BMKG memprakirakan mayoritas kota besar di Indonesia berpotensi hujan pada Senin 25 Mei 2026, mulai hujan ringan hingga petir.
Paru-paru. /Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA-Banyak orang yang ingin berhenti merokok bahkan tidak sedikit yang bisa lepas dari produk tembakau, namun terkadang ada rasa keinginan untuk kembali mencoba.
Saat seseorang berhenti merokok, mereka mungkin mengalami efek samping seperti keinginan untuk mengonsumsi nikotin. Kebanyakan juga menjadi mudah tersinggung, frustrasi, kesulitan berkonsentrasi, insomnia, gelisah, cemas, depresi, dan nafsu makan meningkat.
Dikutip dari Medical Daily, Rabu (12/3), mengatasi kecanduan merokok bukan hanya tentang kemauan keras, tetapi juga tentang memahami dan mengelola keinginan secara efektif.
Anda dapat memulai perjalanan menuju hidup bebas asap rokok dengan mengenali gejala putus zat yang umum dan mempelajari strategi untuk mengatasi keinginan.
Berikut adalah beberapa kiat praktis untuk mengelola keinginan:
Tegaskan kembali alasan untuk berhenti
Saat keinginan muncul, ingatkan diri anda sendiri mengapa memilih untuk berhenti sejak awal. Keinginan merokok bersifat sementara, tetapi manfaat berhenti merokok akan bertahan seumur hidup. Dengan menegaskan alasannya, kita akan menciptakan afirmasi kuat yang membantu Anda tetap fokus. Setiap kali keraguan muncul, tinjau kembali daftar alasan yang kita miliki.
Hindari pemicu
Pemicu adalah situasi atau aktivitas tertentu yang dikaitkan perokok dengan kebiasaan merokok, dan pemicu tersebut berbeda-beda pada setiap orang. Pemicu dapat berkisar dari stres dan kebosanan hingga acara sosial atau sekadar melihat orang lain merokok.
Memahami pemicu adalah kunci untuk menghindarinya. Misalnya, jika pemicunya adalah melihat seseorang merokok saat istirahat, cobalah menghabiskan waktu istirahat di zona bebas asap rokok untuk mengurangi godaan.
Alihkan perhatian
Saat keinginan merokok muncul, mengalihkan fokus dapat membuat perbedaan besar. Gangguan sederhana seperti menyeruput air, berjalan-jalan sebentar, mengambil camilan sehat, atau mengunyah permen karet dapat membantu mengatasi keinginan merokok.
Bagi sebagian orang, mengobrol dengan teman dapat menjadi pengalih perhatian yang bermanfaat, karena duduk diam sering kali meningkatkan keinginan merokok.
Untuk meredakan rasa kesal, cari aktivitas fisik yang disukai. Ini membantu meredakan ketegangan dan meningkatkan suasana hati. Teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, atau bahkan memanjakan diri dengan pijat atau mandi air hangat dapat lebih menenangkan pikiran dan tubuh.
Gunakan pengganti
Bagi sebagian orang, terapi penggantian nikotin (NRT) dapat menjadi alat yang berguna untuk mengelola keinginan dengan memberikan dosis nikotin yang kecil dan terkontrol tanpa racun berbahaya yang ditemukan dalam rokok.
Terapi ini tersedia dalam berbagai bentuk, termasuk permen karet, koyo, tablet hisap, dan semprotan mulut. Namun, NRT bukanlah solusi yang cocok untuk semua orang. Berkonsultasi dengan dokter dapat membantu menentukan apakah NRT merupakan pilihan yang tepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG memprakirakan mayoritas kota besar di Indonesia berpotensi hujan pada Senin 25 Mei 2026, mulai hujan ringan hingga petir.
Penjualan sapi kurban asal Gunungkidul tembus 4.700 ekor jelang Iduladha 2026. Permintaan naik dibanding tahun lalu.
Sebanyak 28 orang tewas dan dua lainnya hilang akibat longsor tambang emas ilegal di Angola barat laut, termasuk 13 korban dari satu keluarga.
Bareskrim memastikan blackout di Sumatra bukan sabotase, melainkan dampak cuaca ekstrem yang merusak jaringan transmisi listrik di Jambi.
JAECOO telah mengirimkan 16.000 unit J5 EV ke konsumen Indonesia. SUV listrik ini dibanderol mulai Rp279,9 juta.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM