Nasabah Bersaldo Jumbo di DIY Bertambah
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Ilustrasi bisul pada gusi./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Bisul yang muncul pada gusi tidak boleh Anda sepelekan karena bisa jadi ini adalah pertanda adanya suatu penyakit.
Dilansir dari verywellhealth.com, Senin (16/12/2024), munculnya bisul pada gusi disebabkan oleh bakteri yang masuk di antara gusi dan gigi. Bakteri yang terjepit di sela-sela gusi dan gigi ini akhirnya menyebar dan menyebabkan infeksi yang kemudian membentuk abses, kantung infeksi yang berisi nanah.
Hal ini paling sering terjadi karena kurangnya menjaga kebersihan dalam mulut. Selain karena bakteri, beberapa kondisi yang dapat menimbulkan abses ini di antara lain, seperti adanya penyakit gusi, kerusakan gigi, trauma gusi, operasi gusi, dan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Gejala utama adanya abses pada mulut bisa dirasakan dari adanya benjolan dan bengkak pada gusi. Biasanya benjolan ini diiringi dengan rasa nyeri hebat dan dapat bertambah parah saat makan atau mengunyah.
- Gusi bengkak
- Gigi terasa lebih sensitif terhadap dingin dan panas
- Drainase nanah
- Bau mulut
- Rasa tidak enak di mulut
- Sakit gigi
- Demam (bila infeksi abses gusi telah menyebar lebih jauh)
BACA JUGA: Ini Dampak Jika Anda Malas Membersihkan Gigi dan Mulut
Melansir medicalnewstoday.com, terdapat 2 jenis abses gusi, yaitu abses gingiva dan abses periodontal.
Abses gingiva merupakan jenis abses yang hanya melibatkan gusi. Abses ini tidak melibatkan gigi sama sekali dan dapat terjadi karena infeksi yang disebabkan oleh makanan tajam yang tersangkut di gusi.
Di satu sisi, abses periodontal merupakan abses yang berada di ruang antara gigi dan gusi. Abses ini juga bisa disebabkan oleh makanan yang tersangkut di gusi ataupun gigi, tetapi lebih umum terjadi pada orang yang sudah memiliki riwayat penyakit periodontal.
Karena abses gigi ini sering muncul karena masalah kebersihan mulut, maka disarankan untuk selalu menjaga kebersihan mulut Anda dengan menyikat gigi setidaknya 2 kali sehari dan berkumur hingga bersih setelah menyikat gigi. Ini akan membantu mencegah penumpukan kuman dalam mulut Anda.
Pada dasarnya, bisul di gusi bisa mengering dengan sendirinya, tetapi gejala ini tetap tidak boleh diremehkan karena masih ada sumber infeksi dalam mulut yang bisa saja kambuh sewaktu-waktu.
Oleh sebab itu, segeralah temui dokter gigi bila Anda merasa terdapat benjolan yang membuat mulut Anda tidak nyaman karena bisa saja terdapat abses di dalam mulut Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Kemendagri dorong aturan larangan perang suku di Papua Pegunungan lewat Raperdasus dan Raperdasi demi menjaga keamanan.
Lonjakan penumpang KAI Daop 4 Semarang capai 220 ribu saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Ini rute favoritnya.
Bahasa Inggris akan jadi pelajaran wajib SD mulai 2027. Pemerintah siapkan pelatihan guru dan strategi peningkatan mutu pendidikan.
Leo/Daniel juara Thailand Open 2026 usai kalahkan pasangan India. Kemenangan ini jadi momentum menuju Olimpiade 2028.
Ratusan warga Seloharjo Bantul menolak mantan dukuh kembali menjabat. Gugatan ke PTUN picu aksi dan pemasangan spanduk protes.