JOGJA JOB FAIR 2026: Pemkot Jogja Hadirkan Konsultasi Karier
Jogja Job Fair 2026 menghadirkan lebih dari 3.000 lowongan kerja, layanan konsultasi karier, dan peluang kerja inklusif bagi penyandang disabilitas.
Bayi - Ilustrasi/Freepik
CIANJUR—Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Cianjur, Jawa Barat terus menginovasikan berbagai program dan edukasi kesehatan yang berfokus pada pencegahan penyakit serta peningkatan kualitas hidup. Salah satu yang dilakukan adalah penyuluhan kesehatan terkait Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKA).
Dalam laman resmi IDI Cabang Cianjur (https://idicianjur.org/) disebutkan bahwa AKI mengacu pada jumlah ibu yang meninggal dunia akibat komplikasi selama kehamilan, persalinan, atau masa nifas, sementara AKB mencerminkan jumlah bayi yang meninggal sebelum mencapai usia satu tahun. Kedua indikator ini menjadi tolak ukur penting dalam menilai kualitas layanan kesehatan suatu daerah.
Faktor kematian ibu dan bayi dapat disebabkan oleh berbagai aspek medis, sosial, dan sistemik. Berikut adalah beberapa faktor utama:
Faktor Kematian Ibu:
Faktor Kematian Bayi:
Langkah-Langkah Penyuluhan IDI Cianjur
Edukasi untuk Ibu Hamil dan Keluarga. Dalam penyuluhan, IDI Cianjur memberikan informasi tentang pentingnya perawatan antenatal (ANC) secara rutin, pola makan sehat, dan tanda-tanda bahaya selama kehamilan.
Peningkatan Kesadaran tentang Persalinan Aman. IDI Cianjur mengimbau para ibu untuk memilih persalinan di fasilitas kesehatan yang dilengkapi tenaga medis terlatih untuk menghindari risiko komplikasi.
IDI Cianjur berharap, melalui program edukasi dan penyuluhan ini, masyarakat dapat lebih memahami pentingnya kesehatan ibu dan anak. Dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan organisasi masyarakat, IDI Cianjur optimis dapat menurunkan AKI dan AKB di Kabupaten Cianjur secara signifikan.
Untuk informasi lebih lanjut tentang program kesehatan ibu dan anak serta kegiatan lainnya, masyarakat dapat mengunjungi situs resmi IDI Cianjur di idicianjur.org. Situs ini menyediakan berbagai informasi penting tentang layanan kesehatan dan panduan yang bermanfaat bagi masyarakat. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja Job Fair 2026 menghadirkan lebih dari 3.000 lowongan kerja, layanan konsultasi karier, dan peluang kerja inklusif bagi penyandang disabilitas.
Rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif dan melemah ke Rp18.060-Rp18.110 per dolar AS dipicu sentimen geopolitik dan fiskal domestik.
enginap di sebuah hotel kini bukan lagi sekadar mencari tempat untuk beristirahat. Wisatawan juga mencari pengalaman yang hangat, personal, dan memiliki cerita.
BSN menjadi tuan rumah APMP Mid-Year Meeting 2026 yang diikuti 20 negara untuk memperkuat ketertelusuran pengukuran dan ekonomi sirkular.
Job Fair Gunungkidul 2026 membuka lebih dari 5.000 lowongan kerja dari 32 perusahaan. Pencari kerja bisa melamar langsung secara gratis.
Australia berencana meningkatkan impor kakao dari Indonesia. Peluang ekspor produk kakao premium terbuka lebar, tetapi pasokan biji kakao nasional masih menjadi