Buntut Serangan Ransomware, Jokowi Minta BPKP Audit Tata Kelola Pusat Data Nasional
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Kota Espoo di Finlandia. / Oddity Central
Harianjogja.com, ESPOO—Selama beberapa tahun terakhir, polisi di Kota Espoo, Finlandia, punya taktik yang unik untuk mencegah anak muda berpesta di pantai setempat. Ternyata, caranya adalah dengan memutar musik klasik dari pengeras suara.
Dilansir dari Oddity Central, cara itu telah digunakan polisi di Espoo selama enam tahun. Mereka meyakini anak-anak muda enggan berpesta di pantai setempat jika diputarkan musik klasik dari pengeras suara.
Sebenarnya, tidak ada bukti ilmiah bahwa kaum muda tidak menyukai musik klasik. Namun, polisi setempat rupanya berhasil melakukan taktik tersebut.
Biasanya, di penghujung tahun sekolah, pantai di lingkungan Haukilahti di Espoo menjadi tempat berkumpulnya anak muda yang ingin berpesta hingga larut malam. Pihak berwenang setempat telah mencoba berbagai metode lain untuk membubarkan generasi muda, namun tidak ada yang berhasil.
BACA JUGA: Cara Unik Pekerja Muda di China Menghilangkan Stres dengan Menanam Pohon Pisang di Meja Kantor
Anak muda yang berpesta di pantai tersebut sering menyisakan tumpukan sampah dan pecahan kaca. Sehingga polisi setempat mulai berpikir bagaimana caranya agar mereka tidak lagi berkumpul hingga larut malam di sana.
Entah dari mana polisi mendapatkan ide memutar musik klasik dari beberapa pengeras suara di pantai setelah matahari terbenam. Nyatanya, begitu mereka memutar karya musik klasik seperti The Blue Danube karya Strauss, Four Seasons karya Vivaldi, dan Ave Maria karya Schubert, anak-anak muda tidak tampak lagi berkumpul hingga larut malam.
“Untuk beberapa alasan, musik klasik tidak menarik bagi kaum muda, sehingga kaum muda menjauhi tempat-tempat yang terdapat musik klasik,” kata Mikko Juvonen dari departemen kepolisian Uusimaa Barat kepada Yle.
BACA JUGA: Viral, Ada Rapper Bisu dan Tuli dari Kongo
“Sebaiknya anak-anak kita biarkan di daratan, dan menyenangkan bagi para keluarga untuk datang dan berenang di sini pada pagi hari saat pantai bersih,” imbuhnya.
Warga setempat mengaku bahwa mereka menganggap inisiatif polisi ini agak aneh. Namun, karena trik itu berjalan dengan baik, sepertinya tidak ada yang mengeluh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Ramalan zodiak 13 Mei 2026: Aries & Scorpio waspadai konflik asmara. Ada pengeluaran mendadak. Simak saran untuk 12 zodiak agar hari lebih tenang.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tampil dominan dan menang hanya 23 menit pada hari pertama Thailand Open 2026 di Bangkok.
Tanggal 13 Mei diperingati sebagai World Cocktail Day, World Fair Trade Day, dan National Apple Pie Day.
Penguatan karakter anak dinilai menjadi bekal penting untuk menghadapi perkembangan zaman yang semakin cepat
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.