Peneliti Temukan Resep Membuat Es Krim Anti Meleleh
Peneliti membuat terobosan baru setelah menemukan cara untuk membuat es krim yang hampir tidak meleleh.
Seorang penata rambut dari Nagoya, Jepang, memiliki kondisi tubuh yang unik, yaitu jari-jarinya yang bulat seperti bola. / Ist-8.days.sg
Harianjogja.com, JOGJA—Seorang penata rambut dari Nagoya, Jepang, memiliki kondisi tubuh yang unik, yaitu jari-jarinya yang bulat seperti bola. Kendati demikian, ia justru sukses berkarir karena semua orang ingin rambutnya dirawat oleh dia.
Dilansir dari Oddity Central, pria bernama Shogo Yoshida itu menderita penyakit genetik yang menyebabkan ujung jarinya membengkak seperti bola ping-pong, namun ia berhasil mengubah cacat fisik ini menjadi sebuah aset.
Yoshida, yang dikenal dengan Bachi Yubi-san atau Mr. Drumstick Fingers di media sosial, mulai menarik perhatian di Jepang pada akhir tahun 2022 dengan memposting foto dan video jari-jarinya yang cacat di media sosial. Tanggapan yang diberikan tidak selalu positif, karena beberapa orang menyebut tangannya 'aneh' dan memarahinya karena mencoba menghasilkan uang dari kecacatannya, namun pemuda Jepang ini sudah terbiasa dengan kritik sejak lama.
Sejak ia didiagnosis mengidap pachydermoperiostosis (PDP), suatu kondisi genetik langka yang menyebabkan ujung jarinya membengkak seperti bola kecil, Yoshida harus menghadapi ejekan dan tatapan jijik dari teman-temannya. Namun, seiring bertambahnya usia, ia belajar untuk mengatur keunikannya dan mengubahnya menjadi sesuatu yang positif.
BACA JUGA: Gunung Batu di Tiongkok Dijuluki Ujung Pisau Berkat Bentang Alamnya yang Unik
Dalam wawancara dengan Majalah Oricon, Yoshida mengatakan bahwa dia dan saudara laki-lakinya menderita kondisi yang sama dan dia mulai menyadari gejalanya saat pubertas. Dia masih duduk di bangku sekolah dasar ketika dia menyadari bahwa bentuk ujung jarinya mulai berubah.
Awalnya dia membenci tangannya dan berusaha menyembunyikannya sebisa mungkin, namun seiring berjalannya waktu, dia mulai menerima kondisinya dan menyadari bahwa dia bisa mengubahnya menjadi sesuatu yang positif.
Saat remaja, Yoshida segera menyadari bahwa keunikan fisiknya membuatnya menonjol, jadi dia mulai memposting foto dan video jari uniknya di media sosial. Dia memperhatikan bahwa rekan-rekan SMA-nya menjadi lebih menerima keburukan dirinya ketika dia mulai membuat lelucon tentang hal itu di sekitar mereka, dan dia pikir dia bisa melakukan hal yang sama secara online.
View this post on Instagram
Ketika dia masih di sekolah menengah pertama, Yoshida mengunjungi salon rambut dan tertarik dengan hal itu. Ia ingin belajar menjadi penata rambut, namun kondisi jarinya sepertinya menjadi tantangan. Dia tidak bisa memakai sarung tangan biasa, bahkan tidak bisa memegang gunting dengan benar, atau memegang alat pengeriting rambut. Ia harus bekerja ekstra keras untuk berhasil dalam bisnis ini, namun ia senang melakukannya, dan pada akhirnya, kecacatannya terbukti menjadi sebuah aset.
“Bahkan ketika saya menjadi asisten di salon rambut, saya sering dipuji karena betapa nikmatnya pijatan di kepala,” kata Yoshida.
“Juga, orang-orang bisa dengan mudah mengenali saya, seperti, 'Pria yang punya jari seperti itu', atau 'Dia pandai memijat.' Bahkan sekarang saya adalah seorang penata rambut, merupakan sebuah keuntungan besar bahwa orang-orang dapat mengingat saya karena karakteristik fisik saya,” terangnya.
BACA JUGA: Inilah Rute Penerbangan Terpendek di Dunia, Naik Pesawat Hanya Kurang dari 2 Menit
Mengambil persona Bachi Yubi-san di media sosial, Shogo Yoshida terus-menerus menggunakan ujung jarinya yang bulat untuk mempromosikan dirinya, baik dengan memfilmkan dirinya sedang memberikan pijatan kulit kepala yang menenangkan kepada klien atau mengecat kuku jarinya yang besar. Meski terkadang dia dikritik karena menghasilkan uang dengan mempromosikan disabilitasnya, Yoshida tidak peduli, sama seperti orang lain yang menggunakan aset terbaiknya untuk mempromosikan dirinya, dia pun demikian.
Terkenal di media sosial karena ujung jarinya yang unik, Bachi Yubi-san kini menjadi salah satu penata rambut paling dicari di Nagoya, dengan orang-orang yang mengantri untuk mendapatkan pijatan kulit kepala dengan ujung jari berbentuk bola tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Oddity Central
Peneliti membuat terobosan baru setelah menemukan cara untuk membuat es krim yang hampir tidak meleleh.
Prediksi Persik vs Persija di Super League 2026, tim tamu diunggulkan meski tuan rumah dalam tren positif.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.