Kinerja Perbankan Nasional Kuat, Himbara Tahan Tekanan Global
Kinerja perbankan nasional tetap kuat di tengah tekanan global. Kredit tumbuh 9,49% dan bank BUMN jadi penopang utama ekonomi.
Nasi merah dan sayuran menu sahur kenyang tahan lama. - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Menjaga kesehatan otak bisa dilakukan dengan menjaga asupan makanan, salah satunya adalah asupan karbohidrat.
Dikutip dari laman Eating Well Rabu (3/4), pakar nutrisi kesehatan otak dan penulis buku terlaris ‘The MIND Diet’ Maggie Moon, menjelaskan pada dasarnya otak membutuhkan karbohidrat karena karbohidrat dipecah menjadi glukosa, sumber energi pilihan otak. Dia menambahkan bahwa otak memiliki metabolisme yang tinggi dan menggunakan nutrisi dengan cepat.
“Meskipun otak hanya sekitar dua persen dari berat badan, ia mengonsumsi hingga 20 persen dari kalori harian kita. Ketika tidak ada cukup glukosa atau gula di otak, komunikasi antar neuron dapat terganggu, dan fungsi kognitif termasuk berpikir, belajar, dan mengingat dapat terganggu,” katanya.
Namun, tidak semua karbohidrat mendukung kesehatan otak Anda. Pilihan dengan banyak tambahan gula (misalnya makanan yang dipanggang, kue kering, permen, dan soda biasa) dapat meningkatkan risiko peradangan kronis dan stres oksidatif, yang berpotensi merusak sel-sel otak dan berdampak negatif pada fungsi kognitif jika dikonsumsi secara teratur.
Moon merekomendasikan beberapa makanan yang mengandung karbohidrat yang sebelumnya dianggap “buruk” bagi kesehatan otak, padahal sebenarnya tidak.
Kentang
Kentang mengandung potasium, mineral penting yang dibutuhkan otak untuk mengatur sinyal listrik antar sel otak, yang diperlukan untuk belajar, berpikir, dan mengingat.
“Orang Amerika tidak mendapatkan cukup potasium, dan ini merupakan nutrisi yang menimbulkan masalah kesehatan masyarakat,” kata Moon.
Kubis & Kentang Brussel Panggang ini adalah hidangan lezat untuk dinikmati jika Anda ingin memasukkan kentang ke dalam makanan Anda.
BACA JUGA: Ilmuwan Geologi Mengidentifikasi 75 Sesar Aktif di Pulau Jawa
Prune
Buah-buahan kering seperti plum terkadang dianggap “penuh gula”, namun banyak dari buah kering tersebut manis secara alami tanpa gula tambahan.
Moon mencatat bahwa warna ungu dari plum menunjukkan buah tersebut penuh dengan polifenol antioksidan yang melindungi otak dari kerusakan oksidatif, menenangkan peradangan dan meningkatkan aliran darah. Efek anti-inflamasi dari buah plum juga merupakan nilai tambah yang besar dalam kesehatan otak.
Madu
Penelitian menunjukkan bahwa madu memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang dapat mendukung kesehatan Anda secara keseluruhan, terutama bila asupannya menggantikan pemanis lainnya. Lebih khusus lagi untuk kesehatan otak, madu dapat membantu meningkatkan daya ingat dan memiliki efek neuroprotektif (melindungi sistem saraf pusat Anda).
Roti Gandum Utuh
Roti gandum sangat bermanfaat bagi kesehatan otak karena kaya akan karbohidrat kompleks, serat, dan nutrisi penting yang mendukung fungsi otak. Matthew Kulka, dokter pengobatan keluarga dari Philadephia mengatakan karbohidrat jenis ini memerlukan lebih banyak waktu dan kerja bagi sistem gastrointestinal untuk melakukan metabolisme karena harus dipecah terlebih dahulu.
Oleh karena itu, biji-bijian memberikan pelepasan glukosa yang stabil, sumber energi utama otak, tidak seperti karbohidrat sederhana, yang menyebabkan lonjakan dan penurunan kadar gula darah dengan cepat. Pasokan energi yang stabil membantu menjaga fungsi kognitif seperti konsentrasi dan memori.
Selain itu, roti gandum, terutama yang diperkaya, mengandung vitamin B, termasuk niasin, tiamin, dan asam folat, yang berperan penting dalam kesehatan saraf dan mencegah penurunan kognitif.
Beras merah
Kulka menjelaskan bahwa beras merah adalah karbohidrat lain yang mungkin mengejutkan banyak orang karena dapat mendukung kesehatan otak mereka. Dia menambahkan bahwa itu adalah “100 persen gandum utuh,” yang menyediakan energi, serat, dan nutrisi.
Biji-Bijian Utuh
Meskipun biji-bijian utuh harus menjadi setidaknya setengah dari pilihan biji-bijian harian Anda, pastikan ada ruang untuk biji-bijian yang diperkaya seperti gandum, nasi, pasta, dan sereal yang diperkaya. Elana Natker, ahli diet dan konsultan komunikasi nutrisi, berbagi, "Semua ini diperkaya dengan asam folat, vitamin B yang mencegah cacat tabung saraf (NTD) selama awal kehamilan”.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kinerja perbankan nasional tetap kuat di tengah tekanan global. Kredit tumbuh 9,49% dan bank BUMN jadi penopang utama ekonomi.
Program Beasiswa Santri Jateng 2026 masih dibuka hingga Juli. Pendaftar sudah mencapai 825 santri untuk studi dalam dan luar negeri.
Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran sejauh 2 kilometer pada Minggu malam. BPPTKG minta warga tetap waspada.
AHY memastikan penyesuaian tarif tiket pesawat dilakukan terukur di tengah kenaikan harga energi dunia akibat konflik Timur Tengah.
Mario Suryo Aji turun ke posisi 24 klasemen Moto2 2026 setelah absen di Catalunya akibat cedera. Manuel Gonzalez kukuh di puncak.
Pelajar asal Ngampilan tewas dibacok dalam aksi klitih di Kotabaru Jogja setelah diduga dikejar pelaku dari Jalan Magelang.