Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Ilustrasi perceraian/ist-divorceandmoneymatters
Harianjogja.com, ANKARA—Perselisihan di rumah tangga bisa bermula dari apa saja, termasuk jika salah satu dari pasangan dikeluhkan bau badan. Bahkan, keluhan ini bisa berujung perceraian.
Seorang wanita Turki baru-baru ini mengajukan gugatan terhadap suaminya, dengan menyatakan bahwa suaminya jarang mandi, berbau keringat, dan menggosok gigi hanya sekali atau dua kali seminggu.
BACA JUGA: Marak Perceraian, Begini Tips Mempertahankan Rumah Tangga
Dilansir dari Oddity Central, wanita tersebut, yang hanya diidentifikasi sebagai AY oleh media berita Turki, mengajukan gugatan cerai dari suaminya, CY, dengan alasan kurangnya kebersihan diri sebagai alasan utamanya.
Pengacara penggugat mengatakan kepada Pengadilan Keluarga ke-19 di Ankara bahwa tergugat mengenakan pakaian yang sama selama minimal 5 hari berturut-turut, jarang mandi, dan selalu bau keringat. Para saksi didatangkan untuk mengkonfirmasi klaim ini, termasuk kenalan bersama dan bahkan beberapa rekan kerja sang suami. Mereka semua memberikan pernyataan yang membenarkan kebersihan pribadi terdakwa yang buruk.
Akhirnya, pengadilan menyetujui permintaan cerai wanita tersebut dan juga memerintahkan sang suami untuk membayar 500.000 Lira Turki (Rp258 juta) sebagai kompensasi kepada mantan pasangannya karena menanggung kurangnya kebersihan pribadi.
“Pasangan harus memenuhi tanggung jawab hidup bersama. Jika kehidupan bersama menjadi tidak tertahankan karena kelakuan, pihak lain berhak mengajukan gugatan cerai. Kita semua harus berhati-hati dalam hubungan antarmanusia. Oleh karena itu, kita harus memperhatikan perilaku dan kebersihan kita,” kata pengacara AY, Senem Yılmazel, kepada surat kabar Turki Sabah.
BACA JUGA: Dilarang Cerai, Desa Ini Punya Penjara Perkawinan untuk Pasangan yang Berkonflik
Dalam hukum perdata Turki, alasan perceraian yang diterima dibagi menjadi dua kategori, yaitu alasan khusus dan alasan umum. Adapun alasan umum mencakup semua alasan yang membuat hidup tidak tertahankan bagi salah satu atau kedua belah pihak. Dalam kasus ini, kebersihan pribadi suami yang buruk dianggap sebagai alasan yang sah untuk bercerai oleh Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung, yang putusannya baru-baru ini bersifat final.
Berdasarkan dokumen pengadilan, serta keterangan saksi, CY mandi paling banyak setiap 7-10 hari sekali, dan hanya menggosok gigi satu atau dua kali seminggu, sehingga menyebabkan napasnya berbau “tak tertahankan”. Menariknya, beberapa rekan kerja pria tersebut setuju untuk hadir sebagai saksi dalam kasus ini dan menyatakan bahwa bau badannya yang tidak sedap membuat bekerja bersamanya menjadi sebuah siksaan.
Rupanya perceraian dengan alasan kebersihan pribadi yang buruk bukan kali ini saja terjadi dan telah digunakan sebagai penyebab perceraian sebelumnya. Pada tahun 2018, ada juga seorang pria Taiwan yang menceraikan istrinya karena istrinya hanya mandi setahun sekali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Oddity Central
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Ratusan warga Parangjoro Sukoharjo menggelar doa bersama terkait polemik izin warung kuliner nonhalal di Dusun Sudimoro.
Veda Ega Pratama gagal lolos Q2 Moto3 Catalunya 2026 dan akan memulai balapan dari posisi ke-21 di Barcelona.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Pendaki asal Riau patah tulang saat mendaki Gunung Rinjani. Tim TNGR dan EMHC lakukan evakuasi di jalur Pelawangan Sembalun.