BNPB Ingatkan Kemarau Ekstrem, Empat Provinsi Alami Hari Tanpa Hujan
BNPB mengimbau masyarakat waspada setelah BMKG mencatat hari tanpa hujan tingkat menengah hingga ekstrem di sejumlah provinsi pada Juli 2026.
Ilustrasi kesehatan mata anak. Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Anak yang membutuhkan pemeriksaan mata hingga perlu memakai kacamata biasanya menunjukkan ciri-ciri khusus. Kenali agar kebutuhan anak segera tertangani dengan tepat.
Dokter spesialis mata yang juga pengajar di Universitas Brawijaya Lely Retno W. menyebutkan orang tua perlu mengenali beberapa ciri anak mereka membutuhkan pemeriksaan mata supaya mereka bisa segera mendapatkan penanganan yang tepat. Biasanya salah satu masalah kesehatan mata yang dihadapi anak-anak ialah penglihatan kabur atau buram. "Salah satu ciri atau tandanya biasanya anak-anak suka memicingkan matanya. Itu dia memicingkan mata untuk mencoba penglihatannya agar fokus agar apa yang dia lihat terlihat jelas," kata Lely saat acara daring yang diikuti dari Jakarta, Sabtu saat acara daring yang diikuti dari Jakarta, Sabtu (20/1/2024).
Selain itu, ciri lain dari anak yang membutuhkan pemeriksaan mata ialah kerap mengucek mata karena merasa tidak nyaman dengan penglihatannya yang tidak jelas. Kebiasaan mengucek mata biasanya disertai dengan keluhan pusing.
Baca Juga
Kok Bisa ya, Minus Terus Bertambah meski Sudah Rajin Pakai Kacamata ...
Gratis, Begini Cara Mudah Buat Kacamata dengan BPJS
Gara-Gara Pandemi Covid-19, Murid Sekolah di Jogja yang Periksa Mata Minus Tambah Banyak
Apabila ciri-ciri tersebut terjadi pada buah hati, orang tua dianjurkan menanyakan pada anak terkait rasa tidak nyaman itu dan membawanya untuk mengikuti pemeriksaan mata agar bisa diketahui apakah matanya bermasalah atau tidak.
Sang dokter juga memberikan kiat mudah agar baik orang tua maupun anak bisa melakukan pemeriksaan awal apakah matanya mengalami masalah atau tidak. "Bisa dengan mencoba menutup salah satu matanya dari situ bisa dilihat penglihatannya kabur atau tidak. Anak-anak, kan, enggak pernah menutup salah satu matanya. Kalau dua-duanya terbuka, kan, kelihatannya oke-oke saja, kalau satu ditutup ternyata mata lainnya kabur. Itu artinya perlu diperiksa," kata Lely.
Terkait dengan masalah gangguan penglihatan anak, pada akhir 2023 Ikatan Profesi Optometris Indonesia (IROPIN) menyebutkan bahwa sejak pandemi COVID-19 didapati 400 dari 1.000 anak Indonesia mengalami gangguan mata atau kelainan refraksi dini.
Salah satu penyebabnya ialah kebiasaan mengakses gawai yang tidak terkontrol dan membuat anak melebihi batas waktu ideal terpapar layar gawai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BNPB mengimbau masyarakat waspada setelah BMKG mencatat hari tanpa hujan tingkat menengah hingga ekstrem di sejumlah provinsi pada Juli 2026.
6 kebiasaan sepele bikin mobil boros BBM: berkendara agresif, rem mendadak, ban kempis, dan jarang servis. Simak tips hemat bensin dari Hyundai!
Kamboja resmi menjadi tuan rumah pembukaan Piala AFF 2026. Simak kemeriahan seremoni 30 tahun ASEAN Championship dan jadwal awal Timnas Indonesia.
Ingin liburan ke luar negeri tanpa menguras tabungan? Simak 5 strategi hemat mulai dari berburu tiket murah, memilih penginapan ekonomis, hingga memanfaatkan tr
Patah hati bukan cuma emosi, tapi proses biologis! Simak 6 langkah ilmiah move on ala Mel Robbins dari tren Life After Breakup di Threads.
Seorang juru parkir mengalami luka berat dalam kecelakaan di Jalan Monjali, Mlati, Sleman. Polisi masih memburu kendaraan yang diduga terlibat benturan awal.