Kopenhagen Kota Paling Layak Huni 2026, Asia dan Australia Bersaing
Kopenhagen menjadi kota paling layak huni di dunia pada 2026. Eropa dan Australia mendominasi peringkat teratas berdasarkan indeks dari EIU.
Ilustrasi Sunscreen/skincancerfoundation
Harianjogja.com, JAKARTA—Selama ini perawatan kulit l;ebih bdidominasi oleh wanita. Padahal ternyata pria juga ternyata penting untuk melakukan perawatan kulit.
Salah satu alasan yang membuat kaum pria tidak melakukan perawatan kulit karena merasa kurang nyaman dengan aktivitas tersebut.
Padahal perawatan kulit tidak melulu soal mempercantik wajah dari riasan, tapi juga untuk merawat agar kulit lebih sehat, melindungi dari kerusakan, dan mengurangi risiko dari penyakit kulit yang berbahaya seperti kanker kulit di kemudian hari.
Salah satu produk yang bisa digunakan dan menjadi dasar perawatan kulit adalah dengan menggunakan sunscreen atau tabir surya.
Tabir surya bisa melindungi kulit dari terbakar matahari, terutama bagi orang-orang yang beraktivitas sehari-hari di luar rumah. Selain itu, untuk menjaga kulit agar tidak cepat kusam, rusak, menggelap, hingga muncul flek hitam.
BACA JUGA: Waspada! Gula dan Garam Berpotensi Sebabkan Serangan Jantung
Pasalnya, sinar matahari terdiri dari sinar UV A dan UV B juga berbahaya bagi kulit tak hanya dalam jangka pendek seperti menjadi terbakar atau kusam, tapi juga dalam jangka panjang bisa menyebabkan penuaan dini hingga meningkatkan risiko kanker kulit.
Adriani Oktadianti, Group Head Global Masstige Beuaty Brand Development Paragon Group, mengatakan dalam riset yang dilakukan Paragon Group, ditemukan bahwa kulit pria cenderung mendapat efek samping lebih tinggi dibandingkan dengan wanita ketika terpapar UV.
Hal ini salah satunya karena gaya hidup laki-laki yang cenderung lebih banyak beraktivitas di luar ruangan sementara mereka sulit atau jarang pakai produk perawatan kulit.
"Karena berdasarkan riset kulit pria berbeda dengan wanita dan sangat berbahaya ketika tidak menggunakan sunscreen,"
Efeknya jika laki-laki tidak memakain sunscreen antara lain laki-laki cenderung lebih cepat mengalami kerusakan kulit bahkan hingga risiko terkena kanker kulit. Selain itu, kemungkinan untuk terkena kerusakan kulit juga lebih besar.
Memilih Sunscreen yang Tepat
Untuk laki-laki yang terlalu malas menggunakan sunscreen karena terasa lengket atau terasa berat di kulit, kini sudah ada beberapa produk yang menyediakan sunscreen dengan formulasi yang sangat ringan.
Beberapa yang bisa menjadi pilihan adalah dengan menggunakan sunscreen berbentuk stick yang bisa digunakan kapan saja dan kapan saja tanpa terasa seperti memakai apapun.
Selain itu, pastikan sunscreen yang dipakai sudah diuji secara In Vivo dan In Vitro yang tidak hanya diuji di lab, tapi juga diuji pada manusia sehingga efektivitasnya teruji untuk digunakan sehari-hari.
Untuk penggunaan di luar ruangan, pastikan juga menggunakan sunscreen dengan SPF tinggi seperti SPF 50 ke atas sehingga bisa terlindungi dari bahaya paparan sinar matahari lebih lama.
Sumber: Bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kopenhagen menjadi kota paling layak huni di dunia pada 2026. Eropa dan Australia mendominasi peringkat teratas berdasarkan indeks dari EIU.
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
PANDI menargetkan jumlah domain .id mencapai 2,8 juta pada 2031 seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap domain lokal.
Kemenhaj verifikasi ulang 400.000 data antrean haji yang berpotensi mengurangi daftar tunggu dan memangkas waktu keberangkatan.
Ratusan santri Ponpes Mambai'ul Hikam Sidoarjo diduga keracunan setelah menyantap MBG. Sampel makanan diperiksa di laboratorium.
PHRI mendorong Borobudur menjadi hub bisnis kuliner dan pariwisata lewat Culinary Challenge dan Tabletop yang mempertemukan seller dan buyer.