UIN Sunan Kalijaga Jogja Peringkat Kedua Nasional Versi THE WUR 2027
UIN Sunan Kalijaga masuk kelompok 801–1000 dunia THE WUR 2027 dan tercatat di posisi kedua nasional bersama sejumlah kampus Indonesia.
Seminar Gangguan Retina pada Penderita Diabetes Melitus, Sabtu (16/9/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Komplikasi penyakit diabetes melitus (Dm) ternyata bisa mempengaruhi mata dan menyebabkan kebutaan. Pencegahan harus dilakukan sejak dini untuk meminimalisasi kasus yang mengarah kebutaan menjadi kian parah.
Di Indonesia terdapat 8,8 juta pendudukan yang mengidap DM dan diperkirakan bertambah menjadi 21,3 juta di 20230 mendatang, Adapun prevalensi kebutaan di Indonesia sebesar 3 juta atau 1,5 persen dari populasi penyebabnya mulai dari katarak, glaukoma, gangguan refraksi dan gangguan retina berupa retinopati diabetika.
BACA JUGA : Jumlah Penderita Diabetes dan Hipertensi di Jogja Melebihi Angka Nasional
“Kemudian di DIY tercatat prevalensi retinopati diabetika sebesar 43,1 persen, dari jumlah ini 26,3 persen mengancam penglihatan dan berisiko terjadi kebutaan. Sebesar 4 persen retinopati diabetika menyebabkan kebutaan bilateral,” kata Dokter Spesialis Mata Subspesialis Viteroretina RS Mata DR YAP Firman Setya Wardhana dalam seminar Gangguan Retina pada Penderita Diabetes Melitus, Sabtu (16/9/2023).
Ia menambahkan penderita retinopatik diabetika akan terus meningkat jumlahnya jika tidak dicegah. Gula darah yang tidak dikontrol menjadi faktor yang memperberat penyakit ini. Selain itu tekanan darah tinggi, kadar lemak dalam darah yang tinggi juga berperan memperburuk retinopatik diabetika.
“Oleh karena itu pasien dengan diabetes yang sudah mengalami diabetik perlu mengontrol kadar gula darah dengan gaya hidup sehat, olahraga teratur, diet dan mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter,” ujarnya.
BACA JUGA : Sakit Diabetes Menahun, Juru Parkir Ditemukan Meninggal
Selain itu pasien wajib mengontrol tekanan darah, kolesterol dalam darah dan berhenti merokok. Karena 90 persen kebutaan akibat retinopati diabetika sebenarnya bisa dicegah. Pencegahan dapat dilakukan dengan melakukan skrining yang luas serta terapi dini.
“Setiap Dm berpotensi menderita retinopati diabetika dan menjadi penyebab utama kebutaan terkait diabetes di usia produktif, sehingga mari bersama-sama dicegah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UIN Sunan Kalijaga masuk kelompok 801–1000 dunia THE WUR 2027 dan tercatat di posisi kedua nasional bersama sejumlah kampus Indonesia.
Basarnas menghentikan penyelaman KM Virgo Transport 8 karena kondisi jasad korban berubah. Pencarian 55 korban tetap dilanjutkan.
Inggris mengalahkan Kroasia 7-0 di UEFA Nations League 2026/27. Harry Kane dan Bukayo Saka masing-masing mencetak dua gol.
Kementerian Pariwisata mencatat makanan lokal mulai langka dan 45% berpotensi punah. Sego golong hingga dawet sambel perlu dilestarikan.
Tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand telah terjual lebih dari 55 ribu kursi hingga Sabtu, 3 Oktober 2026.
Kekeringan membuat sekitar 255 hektare lahan pertanian di Prambanan tak ditanami. Petani khawatir gagal panen dan mengalami kerugian.