Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, E10 Dimulai pada 2027
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Ilustrasi baju muslim/REUTERS-Beawiharta
Harianjogja.com, JOGJA—Perancang busana dari Indonesian Fashion Chamber (IFC) Lisa Fitria berpendapat motif floral yang dicampur motif geometris dan logo monogram masih menjadi tren busana Lebaran wanita pada tiga tahun terakhir.
Melansir dari Antara, Lisa mengungkapkan warna-warna pastel yang menampilkan gaya klasik elegan dan feminim romantis masih disukai sebagian wanita di Indonesia.
"Karena pada dasarnya wanita Indonesia mayoritas menyukai gaya ini. Hal ini bisa terlihat brand-brand busana muslim mengeluarkan koleksi lebaran hampir mirip," kata dia.
Menurut Lisa yang tahun lalu mengeluarkan koleksi bertema "Teman Tapi Mesra" atau "TTM" dalam pergelaran closing ceremony "Spotlight Indonesia" itu, tren pola belanja masyarakat menjadi perbedaan lebaran tahun ini dan tahun sebelumnya seiring Indonesia memasuki masa endemi COVID-19.
Baca juga: Fakta Unik Minuman Soda, Ternyata Awalnya Dibuat Oleh Apoteker
"Masyarakat berlomba-lomba bikin banyak acara keluarga maupun acara komunitas," kata dia.
Tak ayal jika peluang ini begitu dimanfaatkan para pemilik jenama busana muslim untuk mengeluarkan beberapa tema koleksi demi memenuhi permintaan konsumen mereka.
Di sisi lain, mengenakan busana sarimbit atau kesamaan warna serta corak tetap menjadi tren di sebagian keluarga, mengingat ini telah menjadi budaya di masyarakat saat merayakan Idulfitri. Bagi Lisa, alasannya tak jauh dari untuk menunjukkan kekompakan atau citra keluarga yang rukun dan bahagia.
"Sarimbitan sudah menjadi semacam statement kekompakan atau citra keluarga yang bahagia dan rukun. Untuk itu kenapa hampir mayoritas brand muslim mengeluarkan koleksi sarimbitan untuk keluarga," jelasnya.
Ada pula tips dari Lisa bagi kaum yang ingin memilih busana sarimbit. Untuk wanita, disarankan memilih tiga potong pakaian yang terdiri dari long dress, outer vest, dan bawahan misalnya kulot atau celana. Nantinya tiga potong pakaian bisa dipadu padan menjadi tiga tampilan berbeda.
Sementara untuk pria, disarankan pula memilih satu kemeja lengan pendek dan kemeja lengan panjang dengan detail tali berkancing pada bagian lengan sehingga dapat digulung menjadi lengan pendek.
Sehingga dapat berubah menjadi dua tampilan yakni casual dan tampil formal dengan lengan panjang.
Sedangkan untuk warna dan motif, bisa memilih warna yang senada dengan tone lebih muda, lebih tua atau gradasi agar saat padu padan terlihat berbeda-beda tampilannya dan tetap stylish.
"Sehingga pada saat mengunjungi banyak kerabat serasa memakai berbagai macam gaya pakaian," tutup Lisa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Jetty Muara Sungai Bogowonto di Kulonprogo rusak akibat gelombang tinggi. BBWSSO menyebut kerusakan sekitar 2 persen dan fungsi masih aman.
Ferran Torres dikabarkan pindah dari Barcelona ke PSG dengan nilai transfer 48,5 juta euro. Simak profil dan perjalanan kariernya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Sekjen Gerindra Sugiono mengumpulkan sekjen parpol KIM di Jakarta untuk memperkuat komunikasi politik dan refleksi pemerintahan Prabowo.