Harga Mentimun Naik Dua Kali Lipat, Petani Wonogiri Untung Besar
Harga mentimun di Wonogiri melonjak hingga Rp8.000 per kg. Petani berpeluang meraih omzet Rp24 juta dalam satu musim tanam.
Sate Petir Pak Nano./Instagram @jajanyogya
Harianjogja.com, JOGJA—Dokter spesialis penyakit dalam konsultan hematologi-onkologi medik dr Faizal Drissa Hasibuan, Sp.PD-KHOM tidak melarang orang-orang mengonsumsi sate. Namun sebaiknya dibatasi dan tidak lebih dari dua atau tiga kali dalam sepekan karena tergolong sudah berlebihan.
"Kalau memakai arang dan sering [makan sate yang dibakar dengan arang], tidak disertai konsumsi serat yang cukup, dia akan membuat deposit di permukaan usus, membuat radang karena yang dibakar itu akan menimbulkan oksidasi, yang disebut nitrile amine," kata dia dalam sebuah webinar kesehatan, Jumat (3/3/2023).
Menurut Faizal, risiko radang pada usus akan lebih kecil pada mereka yang menyantap sate (dibakar dengan arang) misalnya hanya sekali dalam sebulan, dan lebih banyak mengonsumsi sayur dan buah-buahan serta rutin berolahraga.
"Memang ada risiko kalau yang memakai arang. Kalau yang tidak pakai arang lebih aman," kata dia.
Tak hanya sate, Faizal turut mengingatkan orang-orang agar berhati-hati dalam menggunakan teflon karena sejumlah literatur menyebut terdapat bahan kimia sintetik, polytetrafluoroethylene (PTFE) yang berisiko menimbulkan kanker.
Baca juga: Benarkah Leher Tengeng alias Leher Kaku karena Salah Bantal?
"Bahan dasar panci, terutama penggorengan itu mesti hati-hati. Ada beberapa literatur yang menyebutkan teflon juga berisiko untuk menimbulkan kanker, terutama teflon yang sering dipakai itu kan terkelupas ya gabung dengan makanan, kalau berulang-ulang, memang berisiko," jelasnya.
Sementara itu, melansir dari Healthline, yang perlu diperhatikan dari risiko kanker bukanlah tentang teflon itu sendiri, tetapi penggunaan asam perfluorooctanoic (PFOA) yakni bahan kimia yang dipakai dalam pembuatan teflon.
PFOA pernah digunakan dalam pembuatan teflon. Namun sejak 2013, semua produk bermerek teflon bebas PFOA. Meskipun ada beberapa penelitian yang menunjukkan adanya hubungan antara PFOA dan kanker, namun tidak terbukti adanya hubungan antara teflon dan kanker.
Studi umumnya melibatkan paparan PFOA yang sangat tinggi memunculkan hasil beragam. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa zat polifluoroalkil (PFAS) tingkat tinggi tertentu dapat menyebabkan peningkatan risiko sejumlah kanker seperti kandung kemih, ovarium, prostat dan testis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Harga mentimun di Wonogiri melonjak hingga Rp8.000 per kg. Petani berpeluang meraih omzet Rp24 juta dalam satu musim tanam.
PSS Sleman masih memburu striker, bek, dan gelandang bertahan baru untuk memperkuat skuad menghadapi BRI Super League 2026/2027.
PNBP visa Ditjen Imigrasi naik 6,42% menjadi Rp2,81 triliun pada semester I 2026 di tengah penguatan layanan dan pengawasan keimigrasian.
KAI Daop 6 Yogyakarta melayani 1,2 juta penumpang selama libur sekolah. Stasiun Yogyakarta menjadi yang tersibuk di wilayah Daop 6.
ELS.ID resmi menggandeng Super Dazzle Gejayan dalam sebuah kolaborasi ritel perdana yang diluncurkan pada Jumat (17/7/2026). Langkah ini menyatukan keunggulan
DPRD Bantul mendorong sekolah mengembangkan ketahanan pangan melalui kebun produktif untuk mengenalkan pertanian kepada pelajar.