Yuk Ikutan, Link Streaming Apple Event Peluncuran iPhone 17 Series
Jajaran iPhone 17 series dan gadget baru lainnya akan diperkenalkan pada Apple Event pada 9 September 2025 pukul 10.00 waktu pasifik.
Ilustrasi sakit perut.-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Selama ini, masyarakat Indonesia banyak yang mempercayai bahwa oralit merupakan obat untuk penyakit diare.
Oralit dapat dibeli di apotek dengan berbagai merek dagang seperti Oralit, Pedialyte, Naturalyte, dan Parolit.
Obat ini juga bisa dibuat sendiri di rumah dengan bahan yang sederhana. Biasanya oralit disebut sebagai Larutan Gula Garam atau Oral Rehydration Salts.
Namun, tak sedikit orang yang justru mengeluhkan diarenya lebih parah setelah minum oralit. Mengapa demikian?
Profesor Zubairi Djoerban menjelaskan dalam akun Twitternya bahwa diare disebabkan oleh beberapa hal. Apabila menderita diare berat, maka pemberian oralit bisa dibilang tak manjur.
"Begini. Kalau sehari lebih dari 10 kali, baru keluar pintu WC sudah ingin BAB lagi, nah itu diare berat—yang menyebabkan cairan akan keluar banyak. Maka, kalau pakai oralit, tidak akan bisa mengejar cairan yang sudah terlanjur keluar itu," tulisnya pada Selasa (18/10/2022).
Sehingga dalam kasus tersebut perlu ditangani dengan dua obat. Satu obat untuk dehidrasi dan satu obat untuk mengatasi penyebab diare.
"Jika lebih dari 10 kali, maka kemungkinan besar kan bakteri. Menurut saya obat yang lebih pas adalah antibiotik. Apakah itu ciprofloxacin atau yang lain, terserah.”
Profesor Zubairi mengatakan apabila seseorang takut menggunakan obat ciprofloxacin karena membuat maag kambuh, maka bisa kombinasikan dengan obat maag. "Bisa dengan omeprazole atau pantoprazole ataupun yang serupa dengan itu. Bisa juga kombinasi dengan sukralfat ataupun dengan obat cairan yang semacam sukralfat," lanjutnya.
Terakhir ia menekankan bahwa pada kasus diare akut kemungkinan bisa ada gangguan ginjal. Sehingga dianjurkan untuk menggunakan obat sukralfat atau impepsa.
"Untuk mylanta atau polysilane itu sebaiknya dihindari," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Jajaran iPhone 17 series dan gadget baru lainnya akan diperkenalkan pada Apple Event pada 9 September 2025 pukul 10.00 waktu pasifik.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.