5 Pabrik Tekstil Bakal Tutup, 12.000 Karyawan Terancam Di-PHK
laku industri tekstil mengaku produk impor semakin deras sehingga mengancam keberlangsungan usaha dan menjamurnya PHK massal.
Ilustrasi wanita tidur nyenyak/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Beberapa waktu lalu, seorang perawat melalui akun Twitternya menuliskan tentang istilah utang tidur. Menurutnya istilah tersebut tidak pernah ada, karena balas dendam dengan tidur yang lama setelah tidak tidur selama beberapa hari hanya akan merusak tubuh.
Dia kemudian menyarankan membayar waktu tidur yang terlewat dengan menyicil jam tidur. Caranya dengan memajukan 15 menit waktu tidur dari biasanya, dan menambah satu jam lamanya. Menurutnya, menggunakan cara ini selama tiga hari efektif untuk membayar tidur yang terlewat.
Cuitannya ini kemudian menjadi ramai hingga di retweet sebanyak 9251 kali dan mendapat 33 ribu suka. Namun, banyak warganet yang justru meragukan dengan cuitan akun bernama @afrkml tersebut.
Lalu apakah hutang tidur akibat begadang bisa dibayar dengan tidur di lain waktu? Berikut penjelasannnya.
1. Hutang tidur bisa dibayar, namun berbeda kualitasnya
Dilansir dari Healthline, orang bisa saja mengejar ketertinggalan tidur. Namun, kualitas tidur yang didapat memang tidak akan sebanding dengan kualitas tidur pada waktu asalnya.
BACA JUGA: Mari Perhatikan, Ini Gejala Hewan Peliharaan Anda Terkena Rabies
2. Membayar hutang tidur lebih mahal dari tidur pada waktunya
Bahkan, penelitian yang dilakukan pada tahun 2016 mengungkapkan, bahwa kehilangan satu jam waktu tidur, membutuhkan empat hari pembayaran utang tidur.
Healthline juga menyebutkan, jumlah waktu tidur sama hanya seperti membayar cicilan. Harus dibayar tepat waktu dan jika tidak membayar, maka tetap harus dilunasi. Namun, jika cicilan tersebut tidak dibayar dalam jangka waktu yang lama, maka akan sangat kesulitan untuk membayar seluruh cicilan yang terlewatkan.
Ketika merasakan lelah akibat seminggu bekerja dan kekurangan waktu tidur. Balas dendam dengan tidur lebih banyak di akhir pekan hanya akan membuat kesulitan tidur pada awal pekan depan. Ini membuat seseorang akan terus begadang, dan membuat jam tidurnya berantakan.
BACA JUGA: Waspada! Kurang Bergerak Bisa Sebabkan Penyakit Kardiovaskular
Bagaimana cara membayar hutang tidur yang baik?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
laku industri tekstil mengaku produk impor semakin deras sehingga mengancam keberlangsungan usaha dan menjamurnya PHK massal.
Angin kencang di Klaten robohkan tower seluler dan ganggu listrik. Puluhan rumah rusak, BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Solusi Bangun Indonesia Cilacap raih GMP Award 2026. Catat nol kecelakaan tambang dan reklamasi 110 hektare lahan.
PSBS Biak vs Arema FC berakhir 2-4 di babak pertama. Trio Brasil tampil ganas, ini jalannya laga dan susunan pemain.
Adhi Karya bagikan susu tiap bulan untuk siswa SDN Nglarang Sleman sebagai dukungan proyek Tol Jogja-Solo.