Operasional KA Pangrango Terganggu Longsor, KAI Klaim Ganti 60% Tiket
Longsor di area jalur rel KM 17+7/8 antara Stasiun Cicurug dan Maseng berdampak pada operasional perjalanan KA Pangrango lintas Bogor- Sukabumi.
Beberapa gejala sinusitis antara lain sakit kepala, gejala flu lebih dari seminggu, warna lendir berubah, dan nyeri pada wajah dan area sinus (rongga udara dibalik tulang wajah). /rsmitrakeluargategal
Harianjogja.com, JAKARTA—Saat merasakan sakit kepala yang berlebihan, bisa jadi Anda alami sinusitis. Sinusitis merupakan penyakit yang disebabkan oleh peradangan pada lapisan di sinus paranasal.
Berdasarkan Direktorat Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, penderita sinusitis umumnya dialami oleh orang dengan usia 21 hingga 30 tahun dengan persentase 27,5%. Meskipun demikian, anak-anak dan orang lanjut usia juga bisa terkena infeksi ini. Pada anak-anak yang alami infeksi saluran pernapasan, 5 hingga 10% diantaranya juga alami sinusitis.
Orang yang alami sinusitis sangat umum alami post nasal drip. Ini merupakan kondisi saat hidung tersumbat, lalu ingus akan terasa seperti mengalir menuju tenggorokan.
Cairan ingus berwarna keruh, hijau atau kuning ini juga seringkali mengalir ke luar hidung atau yang biasa disebut hidung meler. Hal ini juga bisa sebabkan suara serak.
BACA JUGA: Kenali 5 Tanda Kekebalan Tubuh Anda Menurun!
Penyebab sakit kepala yang berat seperti ditusuk-tusuk atau dicengkram bisa jadi merupakan gejala sinusitis. Sakit kepala akibat sinusitis bisa menjadi lebih parah pada pagi hari, sebab pada malam hari terjadi pengumpulan cairan.
Infeksi sinusitis juga bisa mempengaruhi pernapasan melalui hidung yang tersumbat akibat adanya pembengkakan saluran hidung. Ini bisa sebabkan berkurangnya kemampuan mencium sesuatu dan suara akan terdengar seperti pengap.
Tanda sinusitis yang lain adalah adanya nyeri beberapa bagian wajah seperti pipi, antara kedua mata, dahi. Selain itu, beberapa bagian kepala seperti belakang telinga, hingga ke arah daerah mulut dan gigi juga sering nyeri akibat sinusitis ini.
BACA JUGA: Kenali Fenomena Quiet Firing, Taktik Kantor yang Bikin Karyawan Resign
Dilansir dari Healthline, salah satu gejala sinusitis yang lain adalah iritasi pada saluran tenggorokan serta alami batuk. Hal ini disebabkan oleh cairan sinus yang mengalir ke tenggorokan sehingga sebabkan iritasi.
Iritasi ini jika terjadi terus menerus bisa sebabkan batuk yang akan menjadi lebih parah pada pagi hari. Pada malam hari, kondisi ini bisa sebabkan susahnya tidur. Cara mengatasinya adalah tidur dengan kepala ditinggikan atau tidur tegak.
Lendir bau yang mengalir dari hidung ke tenggorokan juga bisa melalui mulut, ini bisa sebabkan bau mulut. Cara mengatasinya dengan rajin berkumur serta menyikat lidah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Longsor di area jalur rel KM 17+7/8 antara Stasiun Cicurug dan Maseng berdampak pada operasional perjalanan KA Pangrango lintas Bogor- Sukabumi.
Angin kencang di Klaten robohkan tower seluler dan ganggu listrik. Puluhan rumah rusak, BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Solusi Bangun Indonesia Cilacap raih GMP Award 2026. Catat nol kecelakaan tambang dan reklamasi 110 hektare lahan.
PSBS Biak vs Arema FC berakhir 2-4 di babak pertama. Trio Brasil tampil ganas, ini jalannya laga dan susunan pemain.
Adhi Karya bagikan susu tiap bulan untuk siswa SDN Nglarang Sleman sebagai dukungan proyek Tol Jogja-Solo.