Komnas HAM Desak Evaluasi Polda Jateng Terkait Penggerebekan Pesantren Putri
Komnas HAM meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga trauma akibat penggeledahan ponpes di Sukoharjo.
Ninndi Raras (kiri) bersama pemeran film Mbok dan Bung hadir dalam pemutaran perdana film tersebut di Gedung Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (22/7/2022)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA -- Rumah Produksi Rekata Studio bersama PT Sarinah (Persero) merilis film pendek karya Sutradara Ninndi Raras berjudul Mbok dan Bung di Gedung Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (22/7/2022).
Film ini terinspirasi dari pengasuh masa kecil Presiden pertama Indonesia Bung Karno bernama Mbok Sarinah.
Film ini bercerita tentang sosok Sarinah yang diperankan oleh Marissa Anita (Sarinah) dan artis cilik Kenichi Virendra sebagai Kusno (panggilan kecil Bung Karno) yang mengajarkan cinta kasih sesama manusia dan peduli pada rakyat kecil.
BACA JUGA: Bersua di Sosok, Off Air Pertama Band Letto Setelah Pandemi
Ninndi Raras sebagai sutradara sekaligus penulis cerita ini, merasa tertantang untuk menafsirkan ulang bagaimana sosok Sarinah ini sampai Bung Karno mengabadikan nama Sarinah menjadi nama gedung pusat perbelanjaan pertama di Indonesia.
"Wah menarik sekali untuk menafsirkan sosok Sarinah ini, karena kita tidak banyak data tentang siapa sosok Sarinah ini dan begitu spesial sekali sosok Sarinah ini di mata Bung Karno," ujarnya.
Aktris pemenang Piala Citra FFI 2021, Marissa Anita mengaku merasa tertantang untuk memerankan Sarinah yang sering mendengar namanya, tetapi tidak pernah mengetahui sosoknya seperti apa, dan ditambah lagi Sutradara dan penulis cerita ini adalah perempuan.
"Waktu saya diajak oleh produser, saya langsung tertarik, karena saya tahu sedikit tentang pengasuh Bung Karno ini, tapi saya tidak mengetahui sosoknya seperti apa, ditambah lagi sutradara dan penulisnya adalah perempuan yaitu Ninndi Raras," katanya lagi.
Pemutaran perdana film Mbok dan Bung ini juga dihadiri oleh beberapa pejabat BUMN, antara lain Direktur Utama PT Sarinah (Persero) Fetty Kwartati, dan seniman sekaligus putra Bung Karno, Guruh Soekarnoputra. Penayangan film pendek ini juga sudah bisa disaksikan masyarakat melalui kanal Youtube.
Proses produksi dari awal sampai akhir yang berlatar belakang suasana desa di Mojokerto era 1907 dengan waktu sekitar tiga bulan. Pemutaran perdana film pendek yang berdurasi 15 menit ini merupakan bagian dari rangkaian peresmian transformasi Gedung Sarinah pasca-pemugaran.
Film Mbok dan Bung ini bercerita tentang sosok Sarinah, pengasuh Kusno (panggilan Bung Karno semasa kecil) yang mengajarkan cinta kasih pada sesama manusia dan peduli pada rakyat kecil. Nilai-nilai kehidupan yang diajarkan Sarinah memiliki pengaruh kuat pada Kusno. Membuatnya tumbuh menjadi seorang yang humanis dan menjadi dasar perjuangan Bung Karno dalam membangun Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Komnas HAM meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga trauma akibat penggeledahan ponpes di Sukoharjo.
Harga RAM DDR5 di Jepang melonjak tajam. Kit Corsair 128 GB mencapai Rp59,2 juta, sedangkan RAM 32 GB menembus Rp16 juta.
Kegiatan ini mengusung semangat peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik, pemeriksaan kesehatan sederhana,
Polri melarang seluruh personel menggunakan vape di dalam maupun luar lingkungan kerja. Kebijakan berlaku sejak 30 Oktober 2026.
Harga iPhone di iBox berubah pada November 2026. iPhone 15 dan 17e naik, sedangkan beberapa varian iPhone 18 Pro turun hingga Rp1 juta.
Aroma tanah basah setelah hujan disebut petrichor. Wangi khas ini berasal dari geosmin, bakteri tanah, minyak tumbuhan, dan proses jatuhnya air hujan.