Ratusan Karya Bocor, Ariana Grande Tempuh Jalur Hukum
Ariana Grande menggugat peretas yang diduga mencuri dan menjual puluhan lagu belum dirilis, foto, serta video pribadinya melalui dark web.
Personel baru Yovie & Nuno - Instagram
Harianjogja.com, JOGJA — Grup musik Yovie & Nuno akhirnya mengenalkan formasi baru. Pengenalan formasi baru ini tidak lepas, usai Pradikta Wicaksono atau akrab disapa Dikta mundur dari grup tersebut.
Dalam formasi anyar ini, ada dua vokalis baru yakni Adhyra Yudhi dan Chico Andreas. Formasi tersebut sudah aktif serta sedang mempersiapkan lagu-lagu baru. Single terbaru Yovie & Nuno dengan formasi baru dikabarkan akan rilis dalam waktu dekat.
“Ini yang baru dari Yovie & Nuno, Adhyra dan Chico. Semoga bisa melanjutkan perjalanan para pendahulunya, Mas Yovie, Gail, Rere, Yuke, Ersta, Dudy, Dikta, Windura, dan semua dari keluarga besar Yovie & Nuno,” tulis grup musik itu melalui akun Instagram-nya dengan mengunggah foto dengan formasi baru.
Yovie & Nuno menjalani debut pada 2001 dengan mengeluarkan album “Semua Bintang”. Grup ini mulanya digawangi oleh Yovie Widianto, Muchamad Ahadiyat atau Diyat, Dudi Oris, Yuke Sampurna, dan Rere Reza.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ariana Grande menggugat peretas yang diduga mencuri dan menjual puluhan lagu belum dirilis, foto, serta video pribadinya melalui dark web.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Danantara hanya sebagai undangan dalam rapat KSSK dan tidak memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan.
DLH Gunungkidul mencatat 70 persen sampah di TPAS Wukirsari masih berupa sampah organik. Warga didorong memilah sampah dari rumah.
Josko Gvardiol resmi memperpanjang kontrak bersama Manchester City hingga 2031. Bek Kroasia itu ingin terus meraih prestasi bersama The Citizens.
PWI Pusat akan mencabut laporan terhadap Hotman Paris di Polda Metro Jaya setelah tercapai kesepahaman melalui mediasi yang difasilitasi Sufmi Dasco Ahmad.
Wamendagri Bima Arya menyatakan pemerintah belum membahas usulan kewarganegaraan ganda dan masih mengkaji aspek hukum serta data pendukung.