Rute dan Jadwal Transportasi Wisata KSPN Malioboro-Parangtritis Selasa 22 September
Jadwal bus KSPN Malioboro-Parangtritis dan tarif Rp12.000. Cek jadwal keberangkatan menuju Pantai Parangtritis dan sebaliknya.
YK Rebelfest Vol. 3 digelar di Maguwoharjo dengan 23 penampil, mengusung tema Welcome Home Saudaraku dan konsep Lebaran Punk Rock. /Istimewa.
Harianjogja.com, SLEMAN— Gelaran festival musik YK Rebelfest Vol. 3 siap dihelat di Parkir Timur Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (27/9/2026). Perhelatan tahunan yang diinisiasi unit punk rock asal Jogja, Rebellion Rose, bersama promotor Mahakreator ini tidak hanya menjadi pentas musik, tetapi juga membawa edukasi lingkungan dan literasi kepada penggemar musik..
Mengusung tema Welcome Home Saudaraku, festival tersebut menjadi ruang bertemunya para penikmat musik punk dari berbagai daerah dalam suasana kebersamaan. Sebanyak 23 penampil dijadwalkan mengguncang panggung festival.
Vokalis Rebellion Rose, Fyan Sinner, mengatakan skala penyelenggaraan YK Rebelfest Vol. 3 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika edisi sebelumnya menghadirkan sekitar 18 penampil dengan dua panggung, tahun ini jumlah panggung ditambah menjadi tiga.
"Tahun lalu ada sekitar 18 penampil, terus tahun ini kita perbanyak lagi jadi 23. Ketika panggungnya masih dua, otomatis kita bakal pusing mengatur rundown-nya, jadi kita buat tiga panggung. Semoga tahun depan bisa jadi empat panggung," ujarnya dalam konferensi pers sebelum gelaran acara.
Fyan menjelaskan istilah Lebaran Punk Rock muncul secara organik dari para penggemar dan kolektif yang selama ini konsisten mendukung perjalanan musik Rebellion Rose.
Kebiasaan para penggemar berkumpul dan kembali ke Jogja setiap gelaran festival kemudian menjadi salah satu latar belakang tema utama YK Rebelfest Vol. 3.
"Secara organik teman-teman menyebut festival ini saatnya 'lebaran' bersama Rebellion Rose. Kami sekalian mengamini itu dengan membuat salah satu tema Welcome Home Saudaraku. YK Rebelfest menjadi rumah kedua bagi mereka yang tiap tahun punya agenda datang ke Jogja, merasakan atmosfer kebersamaan," tuturnya.
Selain menghadirkan Rebellion Rose, festival tersebut juga menampilkan sejumlah nama besar seperti Superman Is Dead, Shaggydog, hingga Endank Soekamti.
"Kita semua tahu Superman Is Dead, Shaggydog, Endank Soekamti, itu kan termasuk band-band nasional dan sudah senior istilahnya. Mereka kan di zaman mudanya juga punya agenda bersama dan kita pasti akan tampilkan lagi," ucapnya.
YK Rebelfest Vol. 3 tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik. Festival ini juga membawa kolaborasi lintas gerakan sosial dan komunitas akar rumput.
Salah satunya melalui keterlibatan Center for Orangutan Protection (COP) yang akan memberikan edukasi mengenai pelestarian habitat satwa. Selain itu, kelompok tani muda Harvest Mind dari Banyumas dan Purbalingga turut hadir dengan isu ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan. Perpustakaan Jalanan juga menjadi bagian dari kolaborasi yang dihadirkan dalam festival tersebut.
"Kita tahu habitat orangutan di Kalimantan sedang istilahnya terjadi kebakaran besar gitu ya. Jadi kita juga mengajak teman-teman COP untuk mengedukasi dan sekaligus bisa menceritakan bagaimana kondisi teman-teman COP yang ada di lapangan, kita ajak ke sini. Garis besarnya hanya untuk edukasi agar semua orang lebih peka terhadap isu kebakaran hutan dan orangutan yang terserang dari habitatnya," ujarnya.
Drummer Gilang Sandi menambahkan aktivasi lainnya turut melengkapi area festival. Salah satunya area khusus Pangku Bola adalah Alat Perjuangan yang menggandeng komunitas pencinta sepak bola lokal. "Ada pula stan Rebel Record Store yang menjadi wadah apresiasi terhadap rilisan fisik musik," ucapnya.
Pihak penyelenggara menegaskan komitmennya untuk menjaga kenyamanan dan keamanan seluruh pengunjung selama festival berlangsung.
"Pengaturan crowd control dan alur penonton disiapkan secara matang. Langkah tersebut dilakukan untuk mematahkan stigma negatif yang selama ini melekat pada festival musik keras," ujarnya.
Sementara itu, perwakilan promotor Mahakreator, Anggit, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi yang terjalin dalam YK Rebelfest Vol. 3.
Sebagai promotor yang sebelumnya banyak menangani berbagai genre hiburan, keterlibatan dalam festival tersebut menjadi langkah edukatif sekaligus ruang kolaborasi yang inklusif.
"Ini sebuah gebrakan bagi kami untuk membawa dan mengedukasi teman-teman bahwa membuat sebuah karya bersama tidak hanya soal panggung musik atau sekadar event. Banyak lini dan pihak yang diajak berkolaborasi, baik yang terlibat langsung maupun tidak. Harapannya kolaborasi antara promotor dan pelaku seni ini bisa terus berlanjut," ungkap Anggit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal bus KSPN Malioboro-Parangtritis dan tarif Rp12.000. Cek jadwal keberangkatan menuju Pantai Parangtritis dan sebaliknya.
Penipu diduga memasang nomor telepon palsu pada profil bisnis Google Maps. Simak cara memeriksa kontak resmi agar tidak terhubung dengan pelaku penipuan.
Mac Mini M6 mulai US$899. The Verge mengusulkan Mac Neo berchip iPhone dengan desain tanpa kipas dan estimasi harga US$499.
Agen AI OpenAI mengakses file nonpublik di portal statistik Medicare Australia saat menjalankan tugas riset. OpenAI baru melaporkannya hampir tiga bulan kemudia
Tren menggunakan ampas kopi untuk membersihkan kloset viral di media sosial. Benarkah efektif? Ini manfaat dan risiko ampas kopi bagi saluran pembuangan.
YK Rebelfest Vol. 3 digelar di Maguwoharjo dengan 23 penampil, mengusung tema Welcome Home Saudaraku dan konsep Lebaran Punk Rock.