Mulai September, Kuota Internet Tak Boleh Hangus Sembarangan
Komdigi melarang operator menghilangkan sisa kuota internet pelanggan. Simak pilihan rollover, perpanjangan masa aktif hingga refund.
Lisa Blackpink. AllKpop
Harianjogja.com, JOGJA— Lisa BLACKPINK kembali membuka babak baru dalam perjalanan solo kariernya. Penyanyi asal Thailand tersebut resmi merilis single “SaWaDiKa” pada Jumat (4/9/2026) pukul 09.00 waktu Korea Selatan atau sekitar pukul 07.00 WIB.
Lagu tersebut bukan sekadar rilisan tunggal. “SaWaDiKa” menjadi single prarilis untuk EP terbaru Lisa yang berjudul Press Play.
EP tersebut dijadwalkan meluncur secara penuh pada 23 Oktober 2026. Dengan demikian, perilisan “SaWaDiKa” menjadi bagian awal dari rangkaian aktivitas Lisa yang akan berlangsung hingga akhir tahun.
Korea JoongAng Daily mengonfirmasi bahwa “SaWaDiKa” merupakan lagu prarilis untuk Press Play. Judulnya diambil dari sapaan dalam bahasa Thailand yang bermakna “halo”. Lagu tersebut juga menampilkan Lisa dalam format rap dengan nuansa hip-hop.
SaWaDiKa bawa identitas Thailand Lisa
Pemilihan nama “SaWaDiKa” memiliki makna tersendiri bagi Lisa. Sapaan tersebut merujuk pada bahasa dan budaya Thailand, negara tempat ia lahir dan dibesarkan.
Identitas tersebut menjadi salah satu bagian yang semakin menonjol dalam perjalanan solo Lisa. Setelah dikenal secara global sebagai anggota BLACKPINK, Lisa terus membangun karakter musikal dan citra dirinya di luar aktivitas grup.
Melalui “SaWaDiKa”, unsur Thailand kembali menjadi bagian dari karya yang ditujukan untuk pasar global.
Bagi penggemar, rilisan ini juga menjadi pengantar menuju Press Play. EP tersebut akan menjadi salah satu proyek musik utama Lisa setelah sebelumnya merilis album studio debut Alter Ego pada 2025.
Perjalanan solo Lisa sendiri berkembang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Ia tidak hanya beraktivitas sebagai penyanyi, tetapi juga memperluas kiprahnya ke dunia akting dan berbagai proyek personal.
Lisa siapkan konser residensi di Las Vegas
Setelah merilis musik baru, Lisa masih memiliki agenda besar lain. Ia akan tampil dalam residensi VIVA LA LISA di Las Vegas, Amerika Serikat.
Konser tersebut akan digelar di The Colosseum at Caesars Palace pada 13-14 November serta 27-28 November 2026.
Pihak Caesars Entertainment mengumumkan residensi tersebut pada Maret 2026. Dalam pengumumannya, Lisa tercatat sebagai artis K-Pop pertama yang menggelar residensi di Las Vegas.
Total terdapat empat pertunjukan dalam rangkaian tersebut. Jadwal yang tercantum di Ticketmaster menunjukkan seluruh pertunjukan berlangsung pukul 20.00 waktu setempat.
Residensi di Las Vegas menjadi langkah penting bagi Lisa karena format pertunjukan tersebut berbeda dari konser tur biasa. Seorang artis tampil di venue yang sama dalam beberapa jadwal yang telah ditentukan, sehingga pertunjukan dapat dikemas lebih khusus.
Bagi Lisa, proyek tersebut sekaligus memperluas aktivitas solonya di pasar Amerika Serikat.
Always Lalisa ungkap perjalanan solo Lisa
Tidak berhenti di musik dan panggung, kisah perjalanan Lisa juga akan diangkat melalui film dokumenter.
Dokumenter tersebut berjudul “Always Lalisa” dan disutradarai Sue Kim. Sony Music Vision mengumumkan film tersebut akan tayang secara terbatas di bioskop dan IMAX di seluruh dunia mulai 12 Oktober 2026. Setelah periode penayangan di bioskop, film dijadwalkan hadir secara eksklusif di YouTube Premium pada tahun yang sama.
Film ini mengambil periode penting dalam kehidupan Lisa ketika ia menjalani fase independen di luar aktivitas BLACKPINK.
Menurut keterangan Sony Music Vision, dokumenter tersebut mengikuti satu tahun penting dalam kehidupan Lisa ketika ia untuk pertama kalinya sejak masa kanak-kanak menjalani periode independen dari BLACKPINK.
Perjalanan tersebut mencakup proses Lisa mengembangkan karier solo, aktivitas bermusik, hingga kiprahnya di dunia akting.
“Always Lalisa” juga akan lebih dulu hadir dalam rangkaian Toronto International Film Festival yang berlangsung pada September 2026 sebelum perilisan bioskop secara global. Korea JoongAng Daily menyebut film tersebut dijadwalkan hadir lebih awal di festival yang berlangsung hingga 20 September.
Kehadiran dokumenter ini memberikan sisi berbeda dari proyek musik Lisa. Jika “SaWaDiKa” dan Press Play memperlihatkan karya musiknya, “Always Lalisa” membawa penonton mengikuti perjalanan Lisa sebagai individu dan artis di balik panggung.
2026 jadi tahun padat Lisa
Rangkaian agenda tersebut membuat paruh kedua 2026 menjadi periode yang cukup padat bagi Lisa.
Dimulai dengan “SaWaDiKa” pada September, penggemar kemudian akan menantikan Press Play pada Oktober. Pada bulan yang sama, “Always Lalisa” juga mulai ditayangkan di bioskop.
Setelah itu, perhatian akan beralih ke Las Vegas ketika Lisa memulai residensi “VIVA LA LISA” pada November.
Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa aktivitas solo Lisa tidak hanya bertumpu pada satu jenis proyek. Musik, film dokumenter, akting, dan pertunjukan langsung menjadi bagian dari ekspansi kariernya.
Bagi penggemar BLACKPINK, kondisi ini juga menarik karena aktivitas solo Lisa berjalan beriringan dengan statusnya sebagai salah satu anggota grup K-Pop terbesar di dunia.
“SaWaDiKa” akhirnya bukan sekadar lagu baru. Rilisan tersebut menjadi pintu masuk menuju serangkaian proyek yang telah disiapkan Lisa untuk beberapa bulan ke depan.
Setelah sebelumnya membangun identitas solo melalui Alter Ego, Lisa kini memasuki fase berikutnya dengan Press Play, dokumenter “Always Lalisa”, serta residensi Las Vegas.
Dengan agenda yang berlangsung berurutan hingga November, kiprah Lisa pada 2026 masih akan menjadi salah satu perhatian utama penggemar K-Pop di berbagai negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komdigi melarang operator menghilangkan sisa kuota internet pelanggan. Simak pilihan rollover, perpanjangan masa aktif hingga refund.
Pemkab Kulonprogo memperketat APBD Perubahan 2026 akibat penurunan pendapatan daerah. Infrastruktur rusak berat dan regrouping sekolah menjadi prioritas utama.
Gal Gadot mengungkap James Gunn dan Peter Safran pernah menjanjikan Wonder Woman 3 bersamanya. Namun proyek itu akhirnya tidak berlanjut
George Russell mengakui McLaren menjadi tim yang harus dikalahkan jelang F1 GP Italia 2026. Mercedes masih mengejar dalam pengembangan mobil.
Memperingati Hari Pelanggan Nasional, Epson Indonesia kembali menyelenggarakan Epson Customer Day 2026 pada 3–4 September 2026
DPRD Bantul mendorong pembangunan dan rehabilitasi RJIT di kawasan Pansela untuk membantu petani mendapatkan pasokan air dan menekan risiko gagal panen.