Tiga Pemuda Ngawi Ditahan dalam Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Ilustrasi wanita merasa bersalah akibat makan fast food yang mengandung kolesterol tinggi/Freepik.com
Bisnis.com, JAKARTA - Ketika Anda mencoba makan dengan baik, mungkin secara tidak sengaja membuat keputusan yang buruk dalam proses diet Anda. Ada beberapa tanda yang dapat Anda waspadai karena menunjukkan pola makan Anda tidak sehat.
Dengan memperhatikan tanda-tanda peringatan ini, Anda dapat menciptakan kesadaran tentang kebiasaan yang perlu diubah untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.
BACA JUGA: Cara Turunkan Berat Badan Tanpa Olahraga
Anda tidak perlu membatasi pada makanan yang Anda sukai untuk tetap sehat. Namun, Anda harus memperhatikan sinyal berikut bahwa ini saatnya untuk melakukan perubahan.
Simak 6 tanda kebiasaan makan Anda sudah tidak sehat, seperti yang dilansir dari Eat This pada Jumat (18/3/2022).
Tahukah Anda bahwa kesehatan mulut sebenarnya dapat memberikan wawasan tentang kualitas diet Anda? Menurut Cheryl Mussatto, MS, RD, penulis buku The Nourished Brain, gusi berdarah dan gigi berlubang bukan hanya karena kurangnya flossing dan menyikat gigi, tetapi juga bisa menjadi tanda bahwa kebiasaan makan Anda tidak baik.
“Gusi bengkak atau berdarah berhubungan dengan tidak cukup makan makanan kaya vitamin C, seperti buah jeruk, tomat, dan sayuran hijau,” jelas Mussatto. “Dan terlalu banyak minuman atau makanan manis sering dikaitkan dengan gigi berlubang dan peradangan.”
Normal untuk sesekali membutuhkan sedikit camilan beberapa jam setelah makan malam. Namun, jika Anda terus-menerus merasa lapar di malam hari, bahkan setelah makan malam yang seimbang, maka berarti Anda tidak mengonsumsi cukup kalori atau memenuhi kebutuhan Anda akan zat gizi makro tertentu.
“Banyak karbohidrat olahan dan sedikit protein adalah resep untuk rasa lapar di kemudian hari, karena komponen ini membantu kita tetap merasa kenyang,” kata Kitty Broihier, MS, RD, pemilik Konsultasi NutriComm dan pencipta Lab Kebiasaan Makan.
“Makan makanan yang cukup sepanjang hari, termasuk protein dan serat yang cukup, akan menjaga ngemil malam tetap terkendali. Jika Anda mendapati diri Anda secara rutin meraih camilan satu atau dua jam setelah makan malam, (maka) perhatikan pola asupan makanan Anda,” tambah Broihier.
“Meskipun ada banyak alasan atau penyebab sembelit, kebanyakan orang tidak mendapatkan cukup serat dalam makanan mereka, yang dapat menyebabkan masalah ini atau memperburuknya. Serat ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian," kata Christina Iaboni, RD.
Jika Anda merasa tidak mendapatkan cukup serat, maka Iaboni menyarankan untuk menambahkan lebih banyak makanan kaya serat ke dalam diet Anda secara perlahan dan bertahap untuk mengurangi risiko efek samping yang tidak menyenangkan, seperti gas dan kembung.
Anda bisa mulai dengan menambahkan beberapa biji-bijian utuh, sereal untuk yogurt Anda di pagi hari, atau menyajikan sayuran di samping saat makan siang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
MK mengabulkan sebagian gugatan UU APBN 2026 dan menegaskan anggaran MBG tidak boleh menjadi bagian anggaran pendidikan pada APBN berikutnya.
BPBD Bantul memperkuat edukasi pencegahan karhutla dan mengajak warga segera melaporkan titik api selama musim kemarau 2026.
Kejagung memeriksa Tan Kian dan Ferry 'Boboho' sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan TPPU yang menjerat eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Presiden Prabowo meminta KAI mengutamakan pelayanan publik dan tetap melayani kota-kota kecil di tengah modernisasi transportasi kereta api.
Pria berinisial P, 70, meninggal dunia di hotel kawasan Pantai Parangtritis, Bantul. Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.