Resmi! Romelu Lukaku Gabung Fenerbahce, Nilai Transfer 6 Juta Euro
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Beberapa titik di dalam rumah sering kita lupakan kebersihannya. Padahal, ketiga titik tersebut keberadaannya sangat penting dalam kehidupan sehari-hari kita. Lalu titik apa saja yang biasa terlewat saat kita bersihkan rumah?
1. Gagang pintu, pegangan, sakelar
Gagang pintu, gagang jendela, lampu, dan sakelar jarang tersentuh, padahal banyak debu dan kotoran yang menempel, dan bakteri yang bisa berkembang biak di sana. Bersihkan permukaannya dengan tisu desinfektan atau larutan antibakteri.
2. Di dalam dan sekitar keranjang cucian
Pakaian kotor bisa menjadi sumber kotoran dan tempat berkembang biak bakteri. Pertimbangkan untuk mendisinfeksi keranjang cucian secara teratur untuk menghindari kontaminasi pada pakaian.
Selain itu, di masa pandemi, biasakan melepas sepatu saat masuk ke dalam rumah. Ganti pakaian dengan yang bersih setelah habis dari tempat ramai.
3. Bak cuci piring
Selama ini, mungkin kita merasa sudah cukup membersihkan bak cuci piring. Tetapi, selalu ada upaya ekstra yang bisa dilakukan untuk membuatnya tetap bersih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.