Pendaki Asal Bogor Meninggal Saat Turun dari Gunung Merbabu
Pendaki asal Bogor meninggal dunia usai merasa tidak enak badan saat mendaki Gunung Merbabu via Selo. Korban diduga mengalami serangan jantung.
Kolesterol/boldsky.com
Harianjogja.com, JAKARTA – Kadar kolesterol bervariasi menurut usia, berat badan dan jenis kelamin.
Seiring berjalannya waktu, tubuh kita cenderung memproduksi lebih banyak kolesterol. Inilah alasan mengapa semua orang dewasa harus rutin memeriksakan kadar kolesterolnya, idealnya setiap 4 hingga 6 tahun. Sebab, jika kadar kolesterol tidak dikelola dengan baik, ini dapat memicu masalah kesehatan yang serius.
Selain rutin melakukan pemeriksaan kadar kolesterol, menjaganya tetap seimbang juga penting untuk dilakukan.
Tingkat kolesterol yang sehat tidak jauh berbeda untuk orang dewasa sehat. Variasi dari tingkat yang direkomendasikan cenderung berubah karena kondisi dan pertimbangan kesehatan lainnya. Juga, kadar kolesterol normal antara anak-anak dan orang dewasa ternyata berbeda.
Pada orang dewasa, melansir Medical News Today, Selasa (7/12/2021), kadar kolesterol total kurang dari 200 miligram per desiliter (mg/dL) dianggap normal untuk orang dewasa. Angka antara 200 dan 239 mg/dL dianggap sebagai batas tinggi, dan di atas 240 mg/dL dianggap tinggi.
Kadar kolesterol LDL harus kurang dari 100 mg/dL. Berada pada tingkat 100 hingga 129 mg/dL masih dapat diterima untuk orang yang tidak memiliki masalah kesehatan. Tetapi ini mungkin lebih mengkhawatirkan bagi mereka yang menderita penyakit jantung atau faktor risiko penyakit jantung.
Apabila kadar kolesterol LDL berada di angka 130 hingga 159 mg/dL ini adalah batas tinggi dan 160 hingga 189 mg/dL adalah tinggi. Sementara, berada di angka 190 mg/dL atau lebih tinggi dianggap sangat tinggi.
Sementara itu, tingkat HDL harus dijaga agar lebih tinggi dari LDL. Ini karena HDL merupakan kolesterol baik, yang dapat melindungi Anda dari berbagai penyakit termasuk penyakit jantung dan stroke.
Angka kurang dari 40 mg/dL dianggap sebagai faktor risiko utama penyakit jantung. Dan, berada di angka 41 mg/dL hingga 59 mg/dL dianggap batas rendah. Angka optimal untuk tingkat HDL adalah 60 mg/dL atau lebih tinggi.
Kadar kolesterol total dan kolesterol LDL yang dapat diterima pada anak-anak berbeda-beda.
Kisaran kolesterol total yang dapat diterima oleh anak-anak adalah kurang dari 170 mg/dL. Sementara, batas tinggi kolesterol total berkisar antara 170 hingga 199 mg/dL. Setiap pembacaan kolesterol total lebih dari 200 mg/dL pada anak dianggap terlalu tinggi.
Kadar kolesterol LDL pada anak juga harus lebih rendah dari orang dewasa. Kisaran optimal kolesterol LDL untuk anak adalah kurang dari 110 mg/dL. Batas tinggi adalah dari 110 hingga 129 mg/dL, sementara di atas 130 mg/dL dianggap tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Pendaki asal Bogor meninggal dunia usai merasa tidak enak badan saat mendaki Gunung Merbabu via Selo. Korban diduga mengalami serangan jantung.
Putri Kusuma Wardani bertahan di peringkat 6 dunia BWF per 30 Juli 2026. Pebulu tangkis Indonesia itu hanya terpaut 565 poin dari posisi lima besar yang ditempa
Wakil Ketua DPRD Bantul, Agung Laksmono, mendorong pengembangan pariwisata menjadi salah satu cara Kabupaten Bantul memperkuat kemandirian fiskal di tengah kebi
Harga emas Antam di Pegadaian turun Rp12.000 per gram pada Kamis 30 Juli 2026. Harga emas 1 gram kini Rp2.706.000, sementara buyback Rp2.406.000.
Aldila Sutjiadi/Erin Routliffe lolos ke semifinal WTA 500 DC Open 2026 usai kalahkan wakil tuan rumah 6-3, 6-2. Modal menuju US Open!
Pemerintah menyiapkan uji coba penyaluran bansos melalui 900 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Skema ini diharapkan memudahkan akses penerima manfaat di desa