Komet Langka Muncul di 2026, Hanya Sekali Seumur Hidup
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.
Ilustrasi mimpi saat tertidur/Freepik.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Apakah Anda termasuk orang yang sulit tidur, atau malah kebanyakan tidur? Ternyata keduanya tidaklah baik untuk kesehatan Anda.
Disarankan untuk enam hingga delapan jam tidur untuk fungsi tubuh yang sehat. Tidur berlebihan juga tidak boleh diabaikan karena dapat meningkatkan risiko stroke.
BACA JUGA : Peneliti: Orang Kidal Lebih Cepat Sembuh Jika Terserang
Ahli menyebutkan tidur terlalu banyak setiap hari dapat mengindikasikan masalah medis. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang tidur lebih dari delapan jam setiap hari lebih mungkin untuk menderita stroke dibandingkan dengan orang yang tidur antara enam sampai delapan jam.
Karena gaya hidup yang tidak banyak bergerak, orang-orang berusia 25 tahun meninggal karena serangan jantung yang menyebabkan stroke.
Para ilmuwan mengevaluasi risiko stroke di antara 32.000 orang dengan rata-rata 62 dalam edisi online jurnal Neurology, jurnal medis American Academy of Neurology pada 11 Desember 2019.
Para ilmuwan menghubungkan tingkat stroke dengan pola tidur yang dilaporkan sendiri dari para peserta penelitian.
Stroke terjadi ketika aliran darah ke bagian otak terganggu atau berkurang, menyebabkan kerusakan pada jaringan otak.
Sesuai penelitian, orang yang tidur lebih dari sembilan jam per malam memiliki 23 persen peningkatan risiko stroke dibandingkan orang yang tidur kurang dari delapan jam per malam.
Selanjutnya, orang yang tidur siang setidaknya 90 menit di tengah hari memiliki kemungkinan 25 persen lebih tinggi terkena stroke daripada mereka yang tidur siang kurang dari 30 menit.
Orang yang tidur lebih lama tetapi melaporkan memiliki kualitas tidur yang buruk berisiko 82 persen lebih tinggi terkena stroke. Masalah tidur sering terjadi bahkan setelah stroke. Lebih dari separuh penyintas mengalami kesulitan tidur di bulan-bulan berikutnya. Ini dapat mengganggu pemulihan, membuat melankolis dan menyebabkan masalah memori.
BACA JUGA : Usia Muda Mulai Banyak yang Terserang Stroke, Yuk Cegah
Bagaimana tidur berlebihan dikaitkan dengan stroke belum jelas, tetapi telah diamati bahwa orang yang tidur terlalu banyak mengalami peningkatan kadar kolesterol, yang dapat menyebabkan penambahan berat badan dan peningkatan risiko stroke.
Dokter percaya bahwa diet sehat dan pilihan gaya hidup dapat membantu menghindari 80 persen risiko stroke. Jadi, teruslah bergerak, kurangi junk food, katakan tidak untuk merokok dan pantau tekanan darah, gula dan berat badan Anda untuk memiliki kehidupan yang lebih baik dan mengurangi risiko stroke.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.
I.League resmi rilis kalender 2026-2027: League Cup kick-off 3 November, Championship 12 September. Persib dan Borneo dapat bye. Simak jadwal lengkapnya!
DJP menerbitkan SE-8/PJ/2026 yang memperluas pengawasan pajak hingga tingkat desa dengan dukungan teknologi digital, web scraping, remote sensing, serta jejarin
5 bahasa tubuh yang kerap dikaitkan dengan kebohongan: pola bicara berubah, ucapan tak selaras, isyarat wajah, senyum palsu, dan sentuhan hidung.
Piala Dunia 2026 di Meksiko ternyata hanya memberi dampak ekonomi terbatas. Pertumbuhan, konsumsi rumah tangga, hingga sektor hotel belum menunjukkan lonjakan.
Trump Media menawarkan akses lebih cepat ke unggahan Donald Trump di Truth Social dengan tarif Rp1,7 miliar per bulan. Skema ini memicu kritik soal.